• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Akan Dikenang Sebagai Pemimpin Yang Gagal

Kultur Memuji dan Realita Penghinaan: Memotret Kepemimpinan Jokowi yang Gagal

Ali Syarief by Ali Syarief
September 20, 2024
in Feature, Politik
0
Jokowi, Gibran, Bobby, dan Kaesang: Mungkinkah Mereka Semua Berakhir dalam Satu Sel Penjara?
Share on FacebookShare on Twitter

Di Indonesia, memuji-muji pemimpin sudah lama menjadi bagian dari budaya politik. Setiap presiden yang berkuasa umumnya mendapatkan pujian, baik dari kalangan politisi, birokrat, hingga masyarakat umum. Tradisi ini, entah karena rasa hormat, loyalitas, atau sekadar mengikuti arus, seolah menjadi warna dalam setiap pergantian kekuasaan. Namun, di balik kebiasaan tersebut, situasi di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terasa berbeda. Jika pada masa lalu pujian terhadap pemimpin sering kali berlimpah tanpa tantangan berarti, kini suara-suara kekecewaan dan cemoohan datang secara terbuka dari berbagai penjuru negeri. Fenomena ini menggarisbawahi kinerja buruk, kebohongan, nepotisme, serta dugaan korupsi yang melibatkan lingkaran kekuasaan Jokowi.

Kinerja yang Buruk dan Kepemimpinan yang Gagal

Jokowi, presiden dari kalangan rakyat yang awalnya dielu-elukan sebagai pemimpin yang merakyat, kini menghadapi kenyataan pahit. Janji-janji yang dilontarkan saat kampanye, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, dan perbaikan infrastruktur, banyak yang belum terwujud sepenuhnya. Lebih dari satu dekade setelah menjabat, masih banyak persoalan krusial yang terabaikan, dari sektor kesehatan yang rapuh hingga tata kelola pemerintahan yang justru semakin kacau.

Kepemimpinan Jokowi semakin diragukan ketika berbagai kebijakan yang diambil tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Alih-alih memperbaiki sektor-sektor vital seperti pendidikan dan kesehatan, fokus pemerintah teralih pada proyek-proyek besar yang lebih bersifat seremonial, seperti pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Sementara itu, pendidikan di pelosok masih terabaikan, fasilitas kesehatan minim, dan ekonomi rakyat kecil semakin tercekik. Kesalahan dalam pengelolaan pandemi COVID-19 juga memperkuat gambaran kepemimpinan yang lemah, dengan keputusan yang terlambat dan inkonsisten.

Pendusta yang Terbongkar

Janji-janji manis Jokowi, terutama mengenai penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, seakan hanya isapan jempol belaka. Dalam berbagai kesempatan, Jokowi selalu menekankan pentingnya transparansi dan integritas, namun faktanya, rezim ini banyak melakukan hal yang sebaliknya. Salah satu contoh paling mencolok adalah kasus pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja, yang dinilai banyak pihak melanggar prinsip-prinsip keadilan sosial dan hanya menguntungkan segelintir oligarki. Rakyat yang berharap pada keadilan dan perubahan, justru merasa dikhianati oleh kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan umum.

Di tengah gencarnya kampanye antikorupsi, institusi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru dilumpuhkan melalui revisi undang-undang yang melemahkan kinerja lembaga tersebut. Jokowi berulang kali menekankan pentingnya pemberantasan korupsi, namun tindakan dan kebijakan yang diambil justru menunjukkan kebalikan. Apakah ini yang disebut sebagai presiden yang jujur?

Nepotisme yang Mengakar

Nepotisme yang diperlihatkan Jokowi selama masa jabatannya adalah salah satu ironi terbesar dari kepemimpinannya. Meski pernah menolak dengan tegas tuduhan adanya dinasti politik, Jokowi nyatanya membiarkan keluarganya terjun ke dunia politik dengan cara yang tidak bisa dipandang wajar. Gibran Rakabuming Raka, putranya, terpilih sebagai Wali Kota Solo, dan kini menjadi Wakil Presiden terpilih untuk periode 2024-2029. Sementara Kaesang Pangarep, putra bungsunya, menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebuah partai yang seharusnya mewakili generasi muda namun tampak jelas digunakan sebagai kendaraan politik keluarga.

Praktik-praktik nepotisme ini bertentangan dengan semangat demokrasi yang egaliter. Bukankah jabatan publik seharusnya diperoleh melalui proses yang adil dan meritokratis, bukan karena pengaruh keluarga? Apa yang dilakukan Jokowi mencerminkan kemunduran dari nilai-nilai reformasi yang dulu diperjuangkan dengan keras oleh bangsa ini. Ia membangun dinasti politik yang menguntungkan keluarganya, sekaligus mengabaikan asas keterbukaan dan kesetaraan dalam sistem politik.

Dugaan Korupsi dan Lingkaran Kekuasaan

Kecurigaan terhadap korupsi yang melibatkan lingkaran terdekat Jokowi semakin menguat, terutama ketika sejumlah proyek besar seperti pembangunan infrastruktur disorot karena adanya dugaan penyalahgunaan anggaran. Kasus bansos COVID-19 yang menyeret mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara, adalah salah satu contoh nyata bagaimana korupsi tetap merajalela di era Jokowi. Tidak hanya itu, banyak kasus yang menjerat orang-orang dekat pemerintah seakan dipeti-eskan, sementara rakyat terus merasakan beban berat ekonomi yang tidak kunjung membaik.

Bahkan, beberapa pengamat politik dan ekonom mencurigai bahwa kekuasaan Jokowi tidak hanya dipenuhi oleh perilaku koruptif dari pejabat-pejabatnya, namun juga dilindungi oleh jaringan oligarki yang semakin kuat dan mendominasi kebijakan-kebijakan strategis. Proyek-proyek besar seperti IKN diduga hanya menjadi sarana bagi segelintir elite untuk memperkaya diri, sementara kesejahteraan rakyat kian terabaikan.

Sebuah Refleksi: Akankah Jokowi Diingat sebagai Pemimpin yang Gagal?

Jika ada satu hal yang dapat dipelajari dari periode kepemimpinan Jokowi, adalah bahwa pujian tidak selalu mencerminkan kebenaran. Masyarakat Indonesia kini lebih kritis dan berani menyuarakan kekecewaan mereka. Cemoohan dan olok-olok yang diterima Jokowi, tidak hanya di media sosial tetapi juga dalam berbagai demonstrasi di lapangan, menunjukkan betapa jauhnya harapan masyarakat dari realitas kepemimpinannya. Di lapangan bola, suara-suara kritik menggema tanpa henti, sesuatu yang jarang terjadi pada pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Kini, sejarah akan mencatat Jokowi bukan hanya sebagai presiden yang pernah dipuji karena asal-usulnya yang sederhana, tetapi juga sebagai pemimpin yang gagal memenuhi janji-janjinya, mempraktikkan nepotisme, dan membiarkan korupsi mengakar. Di tengah hiruk-pikuk pujian yang kosong, suara-suara cemoohan itulah yang akhirnya lebih jujur dalam memotret kepemimpinannya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pembunuh Penjual Gorengan Nia Kurnia Sari Ditangkap, Ibu korban Lega, dan Minta Hukum Mati Pelaku!

Next Post

Kelakuan Jokowi: Jakarta Bukan Ibu Kota Lagi, IKN Belum Resmi, Lalu Prabowo Dilantik di Mana?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional
Birokrasi

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Next Post
Para TKN Sibuk Berkampanye – Presiden Hiruk-Pikuk KunKer Ke Daerah-Daerah

Kelakuan Jokowi: Jakarta Bukan Ibu Kota Lagi, IKN Belum Resmi, Lalu Prabowo Dilantik di Mana?

Pasir Laut atau Sedimen? Perdebatan Kebijakan antara Bahlil dan Jokowi

Pasir Laut atau Sedimen? Perdebatan Kebijakan antara Bahlil dan Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist