• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kaesang-PKS: Mengaduk Air-Minyak di Belanga Pilkada Jakarta

fusilat by fusilat
July 8, 2024
in Feature, Pilkada, Pojok KSP
0
Kaesang-PKS: Mengaduk Air-Minyak di Belanga Pilkada Jakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dijadwalkan bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu di Jakarta, Senin (8/7/2024) sore ini.

Pertemuan tersebut tidak hanya untuk silaturahim, tetapi juga akan menyinggung soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Kaesang adalah anak bungsu Presiden Joko Widodo. PSI juga pendukung berat Jokowi. Selama ini hubungan Jokowi dengan PKS bak air dengan minyak yang sulit dipersatukan.

Apakah PKS sedang menjajaki Kaesang untuk kemudian diajukan sebagai calon gubernur atau wakil gubernur dalam Pilkada Jakarta 2024?

Sejauh ini PKS sudah mengajukan Anies Baswedan sebagai cagub di Pilkada Jakarta 2024. PKS juga sudah mengajukan kadernya, Wakil Ketua Dewan Syuro Sohibul Iman sebagai cawagub bagi Anies. Anies dan Sohibul Iman, yang kemudian disingkat AMAN, dijadikan satu paket cagub-cawagub oleh PKS.

Namun, partai politik yang sudah lebih dulu mengusung Anies sebagai cagub, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak duet AMAN. Terlalu berbahaya, katanya. Mengapa?

Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda menilai duet AMAN berbahaya karena menutup pintu koalisi dengan parpol lain. Sedangkan PKS hanya memiliki 18 kursi di DPRD Jakarta periode 2024-2029 yang tidak cukup untuk memenuhi “parliamentary threshold” atau ambang batas parlemen untuk mengajukan cagub-cawagub.

Sesuai ketentuan Pasal 40 Undang-Undang (UU) No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, ambang batas parlemen adalah 20% kursi parlemen. Artinya, jika PKS mau mengajukan paket AMAN di Jakarta maka diperlukan sedikitnya 22 dari 106 kursi di DPRD. Sedangkan PKS hanya memiliki 18 kursi. Inilah yang disebut berbahaya, karena PKS bisa gagal mengajukan calon bila tidak dapat kawan koalisi.

Lalu, apakah PKS melirik PSI untuk dijadikan mitra koalisi, mengingat partai ini memiliki 8 kursi di DPRD Jakarta sehingga lebih dari cukup untuk mengajukan cagub-cawagub? Mungkin!

Langkah tersebut bisa untuk mengantisipasi penolakan riil PKB atas duet AMAN, karena partai yang dinakhodai Muhaimin Iskandar itu juga sedang menggadang-gadang kadernya, Ida Fauziyah yang sekarang menjabat Menteri Ketenagakerjaan, untuk diajukan sebagai cawagub pendamping Anies.

PKS mungkin melihat, jika cawagubnya dari PKB maka sama juga alias “sami mawon” karena “captive market” atau ceruk suara PKS-PKB tak akan berbeda jauh dengan duet AMAN, yakni religius-religius. Tak ada unsur nasionalis untuk memperluas ceruk suara.

Demi memperluas ceruk suara, dan juga demi bisa mengajukan cagub-cawagub, mungkin PKS akan rela jika kursi cawagub diberikan kepada Kaesang, sehingga akan membentuk kombinasi religius-nasionalis. Sohibul Iman pun harus mengalah.

Apalagi, berdasarkan survei berbagai lembaga, elektabilitas Kaesang di Jawa Tengah merupakan yang tertinggi di antara kandidat cagub lainnya. Di Jakarta pun mungkin tak terlalu jauh berbeda.

Sebab itu, jika Kaesang “dikawinkan” dengan Anies yang elektabilitasnya tertinggi di Jakarta, mungkin akan ampuh dan Pilkada Jakarta cukup satu putaran saja.

Apalagi Kaesang adalah anak seorang presiden yang tentu saja memiliki sumber daya luar biasa dan bisa dimanfaatkan. Buktinya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang berduet sebagai caeapres dengan capres Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2024 dan terpilih.

Jokowi memang akan lengser pada 20 Oktober 2024. Sementara Pilkada 2024 akan digelar serentak pada 27 November 2024 atau saat Jokowi sudah lengser keprabon.

Namun jangan lupa, Prabowo adalah “follower” Jokowi. Gibran juga kakak kandung Kaesang.

Pertanyaannya, bagaimana Kaesang dan PKS “mengaduk” para pendukung masing-masing yang ibarat air dan minyak di belanga Pilkada Jakarta 2024, sehingga kedua belah pihak yang karakternya berbeda satu sama lain bisa dipersatukan?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepala BKKBN Bantah Mewajibkan Setiap Keluarga Punya Satu Anak Perempuan

Next Post

Sore Ini Ketum PSI Kaesang Bikin Kunjungan “bersejarah” Samperin DPP PKS

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”
Feature

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Next Post
Mengacu Putusan MA, KPU Siap Gelar Karpet Merah Untuk Pencalonan Kaesang Dalam Ajang Pilkada

Sore Ini Ketum PSI Kaesang Bikin Kunjungan "bersejarah" Samperin DPP PKS

Polri dan Satgas Judi “Online” Digugat Terkait Terhentinya Penyidikan Wulan Guritno dan Nikita Mirzani

Polri dan Satgas Judi “Online” Digugat Terkait Terhentinya Penyidikan Wulan Guritno dan Nikita Mirzani

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...