Dr. SusiLawati SE., MM., MA., M.Han – Kabid Advokasi dan jaringan DPP KPPI.
Sesuai amanah AD/ART, Kaukus Perempuan Politik Indonesia yang terdiri kader-kader politik perempuan dari partai politik (parpol) nasional di tanah air, maka dalam waktu dekat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KPPI akan melaksanakan rapat kerja nasional (Rakernas) yang diikuti oleh seluruh pengurus pusat maupun daerah dari 34 provinsi yang dihadiri oleh ketua dan sekretaris DPD KPPI.
Rakernas dilaksanakan dalam rangka menghasilkan program-program kerja KPPI secara menyeluruh baik nasional maupun daerah (kearifan lokal). Poin-poin penting yang dihasilkan, utama terkait pendidikan dan kemajuan perempuan dalam politik untuk mampu menyesuaikan dan memberikan solusi bagi persoalan yang ada.
Isu kekerasan perempuan yang masih menjadi persoalan umum di ruang politik maupun ruang publik masih belum dapat teratasi dengan baik walau berbagai upaya telah dilakukan seperti hadirnya Undang – Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan upaya – upaya lainnya serta kepedulian tinggi dari berbagai lembaga atau organisasi perempuan yang terbukti banyak melakukan giat seminar untuk mengedukasi masyarakat serta menghasilkan butir – butir penting yang dijadikan kebijakan.
Bagaimana kualitas dan karakter perempuan yang dibutuhkan dalam kerja-kerja politik sebagai kader parpol, serta bagaimana menyesuaikan dengan lingkungan politik yang dominan sebagai ruang kaum pria, ini menjadi persoalan penting yang harus disikapi dan diperjuangkan oleh KPPI dalam kerja-kerja politiknya. Karena demokrasi tanpa perempuan jelas bukan negara demokrasi.
Agar kinerja KPPI semakin efektif, maka pelaksanaan Rakernas dilaksanakan pada tanggal 8 – 9 Desember 2022 di Jakarta. Semoga giat Rakernas di tahun 2022 ini menghasilkan poin-poin penting yang dapat membawa dan membuka ruang lebih terbuka bagi kemajuan perempuan dalam menghadapi pemilu di tahun 2024 mendatang khususnya dan mampu membuat kebijakan-kebijakan solutif bagi setiap persoalan yang dihadapi pada umumnya.
Keutamaan dari kerja-kerja tersebut dapat dirasakan jika berfokus pada fungsi cegah (sosialisasi secara masif) tentang hal-hal yang diperjuangkan daripada fungsi tindak, dengan mencegah akan menyelamatkan banyak orang selain lebih mudah dan murah biayanya juga metode yang digunakan, daripada jika berfokus pada fungsi tindak yang berdampak timbulnya jumlah korban jiwa yang besar juga mahal secara material dan psikis baik bagi korban dan keluarga maupun bagi pihak yang menindak.
Hanya dengan semangat positif yang tinggi, KPPI mampu menjalankan tugas dan fungsinya sesuai yang telah digariskan. Semoga hasil Rakernas memberi warna lebih cerah bagi perjuangan KPPI dalam mencapai tujuannya.
Selamat ber-Rakernas !
Jakarta, 01 Desember 2022.
























