• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

“Keadilan di Bawah Kasur” – Wajah Kusam Institusi Kehakiman Indonesia

Ali Syarief by Ali Syarief
April 25, 2025
in Birokrasi, Feature, Law
0
“Keadilan di Bawah Kasur” – Wajah Kusam Institusi Kehakiman Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Di sebuah kamar tidur sederhana di Jepara, aparat Kejaksaan Agung menggulung sebuah koper hitam dari kolong ranjang. Di dalamnya, uang tunai Rp 5,5 miliar dibungkus rapi dalam plastik putih dan merah—seolah hendak mengingatkan kita bahwa keadilan di republik ini tak hanya bisa dibeli, tapi juga bisa disembunyikan.

Uang itu ditemukan di rumah Ali Muhtarom, hakim aktif Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, salah satu dari delapan tersangka dalam skandal dugaan suap senilai Rp 60 miliar yang mengguncang institusi peradilan. Uang yang mestinya menjadi bukti penghidupan layak rakyat, justru menjadi barang bukti pengkhianatan atas keadilan.

Skandal ini bukan sekadar kasus hukum. Ini adalah cermin retak yang memantulkan wajah kusam institusi kehakiman Indonesia. Kita melihat bagaimana hakim—puncak dari harapan masyarakat akan keadilan—tak lagi menjunjung palu, melainkan menimbang amplop. Putusan tak lagi berdiri atas pasal dan nurani, melainkan pada angka dan negosiasi.

Nama-nama tersangka dalam kasus ini bukan figur sembarangan. Ada Muhammad Arif Nuryanta, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan; Agam Syarif Baharuddin dan Djuyamto, hakim dari dua pengadilan besar; hingga dua pengacara dari korporasi CPO, dan kepala divisi hukum perusahaan besar, Wilmar Group. Persekongkolan ini menunjukkan bahwa mafia peradilan bukan sekadar cerita masa lalu. Ia kini menjelma menjadi jaringan yang rapi, sistematis, dan bahkan mungkin—terlindungi.

Ironi terbesar dari kasus ini adalah lokasi uang ditemukan: kolong tempat tidur. Di titik itu, simbol keadilan kita benar-benar jatuh, bahkan secara harfiah. Tidak lagi ditegakkan di podium pengadilan, tapi justru dikubur di bawah kasur. Lebih hina dari kejahatan maling ayam yang dituntut habis-habisan, lebih menjijikkan dari dalih teknis prosedural dalam pembebasan koruptor kelas kakap.

Kasus ini semestinya menjadi momentum pembenahan total dalam dunia kehakiman. Namun jika melihat jejak sejarah, kita tahu: reformasi di tubuh peradilan sudah terlalu sering dijanjikan, tapi jarang benar-benar dijalankan. Komisi Yudisial seakan tak berdaya, Mahkamah Agung terlalu sibuk menjaga wibawa seremonial, dan DPR lebih sibuk berburu kursi daripada menjaga marwah hukum.

Alih-alih menjadi penegak hukum, hakim-hakim seperti Ali Muhtarom justru menegakkan ilusi. Mereka merobohkan kepercayaan publik satu putusan demi satu suap. Dan ketika keadilan tak lagi punya tempat di ruang sidang, rakyat tak punya pilihan lain selain menaruhnya dalam mimpi—atau menyimpannya, seperti sang hakim, di kolong tempat tidur.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membaca Kasus Ijazah Jokowi Itu: Ujian Bagi Hukum dan Integritas Bangsa

Next Post

Klarifikasi PDIP Dan Kemunculan Perintah Ibu Dalam Sidang Hasto

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Klarifikasi PDIP Dan Kemunculan Perintah Ibu Dalam Sidang Hasto

Klarifikasi PDIP Dan Kemunculan Perintah Ibu Dalam Sidang Hasto

Proses Negosiasi Antara Indonesia dan AS Tentang Tarif Resmi Dimulai

Proses Negosiasi Antara Indonesia dan AS Tentang Tarif Resmi Dimulai

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...