• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Kelemahan Mendasar Sirekap KPU Jadi Dalang Kekisruhan Hitung Suara Pemilu

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 17, 2024
in News, Pemilu, Politik
0
Kelemahan Mendasar Sirekap KPU Jadi Dalang Kekisruhan Hitung Suara Pemilu
Share on FacebookShare on Twitter

“Namun, banyak laporan menunjukkan bahwa teknologi OCR ini tidak berfungsi dengan baik, menghasilkan data yang tidak akurat.”

Jakarta – Fusilatnews – Sedikitnya Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki dua kelemahan mendasar yang memicu kisruh hitung suara.

Sejak hari pencoblosan, Rabu (14/2_2024), sirekap menjadi biang kerok karena banyaknya kesalahan input data formulir C1 dari Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Lembaga analis media sosial Drone Emprit mencontohkan salah satu kesalahan fatal Sirekap itu adalah memasukkan atau meng-entry 3,5 juta suara untuk pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di salah satu TPS di Lampung.

Suara paslon 1 pun sempat melonjak jadi 31,9 persen. Pendukungnya senang. Dalam hitungan menit, data berubah menjadi 25,4 persen. Imbasnya, pendukung yang tadinya bahagia malah jadi kesal dan menuding dugaan manipulasi data Sirekap

“Netizen tidak tahu kalau kesalahan entri itu sudah dibetulkan, sehingga yang terakhir adalah perolehan yang benar,” menurut Drone Emprit.

Contoh kesalahan Sirekap lainnya diungkap Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSREC Pratama Persadha. Yaitu penghitungan suara di TPS 013 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, pada situs pemilu2024.kpu.go.id.

Pada situs hitung nyata atau real count KPU itu, suara yang dimasukkan ke dalam sistem berbeda dengan lembar C1 dengan selisih sampai 500 suara.

Merespons deret keanehan data Sirekap itu, Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengaku tak ada niat manipulasi suara.

“Kami mohon maaf kalau hasilnya pembacaannya kurang sempurna dan menimbulkan publikasi hitungannya, hitungannya maksudnya dari konversi ke hitungan belum sesuai,” kata dia, Kamis (15/2/2024).

“Tidak ada niat manipulasi, tidak ada niat untuk mengubah-ubah hasil suara. Karena pada dasarnya formulir C Hasil yang plano diunggah apa adanya,” sambung dia.

Hasyim mengklaim jumlah kesalahan Sirekap cuma 0,64 persen jika dibandingkan dengan total 358.775 TPS yang sudah mengunggah hasil Pemilu. Angka yang janggal pun dibetulkan kembali.

“Kalau ada kelemahan akan segera dikoreksi,” kata Hasyim yang dapat Peringatan Keras Terakhir dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akibat meloloskan Gibran Rakabuming sebagai cawapres itu.

Ahli pun mengungkap dugaan apa yang sebenarnya terjadi secara teknis pada Sirekap.

Nihil pengecek kesalahan

Pratama Persadha menduga ada celah pada aplikasi Sirekap lantaran tak punya fitur pengecekan kesalahan (error checking) sistem masukan data (entry).

“Jika dilihat pada data TPS [Depok] tersebut, sepertinya sistem entry data yang dipergunakan oleh KPU tidak memiliki fitur error checking, dimana seharusnya hal tersebut mudah saja dimasukkan pada saat melakukan pembuatan sistem,” tuturnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (15/2).

“Sehingga kesalahan memasukkan data baik disengaja maupun tidak disengaja tidak dapat terjadi.”

Menurut Pratama sistem semacam ini, mestinya bakal menolak jika jumlah perolehan suara pemilihan presiden di atas jumlah suara yang sah.

“Sistem juga akan menolak jika penjumlahan jumlah suara sah ditambah surat suara tidak sah tidak sama dengan baris jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah,” lanjut dia.

OCR tak akurat

Drone Emprit menyoroti kelemahan teknologi Pengenalan Karakter Optik atau Optical Character Recognition (OCR) pada Sirekap.

“Sirekap menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) untuk membaca dan mengonversi data dari formulir C1,” ungkap Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi di Twitter.

“Namun, banyak laporan menunjukkan bahwa teknologi OCR ini tidak berfungsi dengan baik, menghasilkan data yang tidak akurat.”

Dikutip dari AWS Amazon, OCR merupakan proses mengonversi gambar teks menjadi format teks yang dapat dibaca mesin. Misalnya, pemindaian atau scan formulir menjadi citra atau image.

Proses pemindaian dokumen lewat OCR tersebut diakui penting meski butuh usaha manual buat memindai yang membosankan serta lambat.

Tipe OCR setidaknya ada empat, yakni software Pengenalan Karakter Optik Sederhana, software Pengenalan Karakter Cerdas, software Pengenalan Kata Cerdas, dan perangkat lunak Pengenalan Tanda Optik.

OCR yang lebih canggih biasanya memakai kecerdasan buatan (AI) seperti yang digunakan buat membaca pelat nomor dan rambu jalan di mobil kemudi otomatis.

Terkait isu OCR ini, Komisioner KPU Betty Epsilon Idroes mengakui Sirekap memakai sistem pembacaan tersebut ditambah dengan Optical Marking Recognition (OMR).

Hasilnya, salinan formulir C di TPS dapat dikeluarkan dalam bentuk PDF dan diberikan kepada para saksi dan pengawas TPS.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Seiring Berjalannya Waktu Harga Beras Semakin Membumbung dan Stok di Pasar Semakin Langka

Next Post

Puluhan Surat Suara Capres Sudah Tercoblos Ditemukan di 5 Kabupaten/Kota

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Next Post
Puluhan Surat Suara Capres Sudah Tercoblos Ditemukan di 5 Kabupaten/Kota

Puluhan Surat Suara Capres Sudah Tercoblos Ditemukan di 5 Kabupaten/Kota

Jokowi: Tak Ada Subsidi Tiket KA Cepat Jakarta-Bandung, Benarkah?

Terima Utang Lagi dari China Sebesar Rp 6,98 Triliun untuk Tutupi Pembengkakan Biaya Kereta Cepat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist