• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Kerusakan Jalan Semakin Parah Karena Dibiarkan Bertahun- tahun Meski Anggaran Rp 278 triliun

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 19, 2023
in News
0
Jokowi Dikritik; Perbaikan Jalan Propinsi Legacy Yg Buruk
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak ruas jalan rusak dibiarkan selama bertahun – tahun bahkan puluhan tahun ditengah besarnya anggaran yang semakin membengkak tiap tahunnya untuk pembangunan dan perbaikan jalan raya 

Jakarta – Fusilatnews – Pemerintahan Presiden Joko Widodo telah alokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp 2.778,2 triliun. Jumlah tersebut melonjak tiga kali lipat lebih dibandingkan era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2005-2013 sebesar Rp 824,8 trilun.

Porsi terbesar dari anggaran infrastruktur adalah untuk pembangunan jalan yang dialokasikan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Merujuk data Rencana Strategis (Renstra) KemenPUPR, total anggaran penyelenggaraan jalan pada masa Jokowi menjabat secara penuh (2015-2023) mencapai Rp 489,31 triliun. Pendanaan tersebut di antaranya adalah untuk preservasi jalan, jembatan, peningkatan kapasitas jalan, dan pembangunan jalan tol

Pada lima tahun pertama Jokowi menjabat secara penuh (2015-2019), anggaran penyelenggaraan jalan menembus Rp 278 triliun. Pendanaan tersebut naik 65,34% dibandingkan pada lima tahun terakhir era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY (2010-2014) sekitar Rp 168,24 triliun.

Meskipun angkanya lebih besar, realisasi pembangunan jalan era Jokowi lebih pendek. Pembangunan jalan tol di era Jokowi memang lebih panjang dibandingkan SBY.

Jokowi membangun jalan tol sepanjang 1.762,3 kilometer sejak menjabat pada tahun 2014. SBY membangun jalan tol sepanjang 189,2 kilometer pada 2014- 2019. Namun, pembangunan jalan nasional di era Jokowi lebih pendek dibandingkan SBY. Namun, jalan nasional yang dibangun Jokowi lebih pendek dari pemerintahan SBY.

Dihimpun dari data Badan Pusat Statistik (BPS), total panjang jalan pada era pemerintah Jokowi sejak 2014 – 2020, hanya mengalami penambahan sepanjang 30.613 kilometer (km) dari 517.713 km pada 2014 menjadi 548.366 km pada 2020.

Jalan provinsi bertambah 1.317 km menjadi 54.845 km pada 2020 dari total panjang jalan 53.528 km pada 2014, dan penambahan jalan kabupaten/kota dari 417.793 km menjadi 446.497 atau bertambah 28.794 km.

Sedangkan pada masa pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2004-2014, total panjang jalan bertambah 144.825 km atau 38,83% dari total panjang nasional 372.928 km pada 2004, menjadi 517.753 km pada 2014.

Selama satu dekade, jalan negara tercatat bertambah 11.804 km, dari 34.628 km pada 2004 menjadi 46.432 km.

Kemudian, total panjang jalan provinsi bertambah 13.403 km menjadi 53.528 km dari sebelumnya 40.125 km pada 2004, sedangkan jalan kabupaten/kota bertambah sepanjang 119.618 km menjadi 417.793 km dari 298.175 pada 2004.

Tak hanya soal panjang jalan, secara kualitas ternyata masih banyak jalan yang rusak di Tanah Air. Salah satunya kasus jalan rusak di Lampung yang viral setelah adanya kritikan konten kreator asal Kabupaten Lampung Timur bernama Bima Yudho Saputro.

Alhasil, Jokowi pun menyambangi jalan rusak yang viral di Lampung. Usai meninjau jalan-jalan rusak di Lampung tersebut, Jokowi mengumumkan perbaikan akan diambil alih pemerintah pusat dan dikebut pada Juni 2023 mendatang. Kepala Negara RI itu langsung memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk menggarap perbaikan jalan tersebut.

“Tahun ini, pemerintah pusat khususnya untuk Lampung akan mengucurkan dana Rp 800 miliar untuk 15 ruas jalan rusak, termasuk ruas Jalan Seputih Raman-Rumbia, Lampung Tengah,” kata Jokowi saat meninjau jalan rusak di Seputih Raman, Lampung Tengah, dikutip Jumat (19/5).

Rupanya kasus serupa muncul di Jambi. Jokowi menegaskan jalan yang dikunjunginya di Jambi dinilai dengan kategori rusak parah. Diperkuat dengan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Jokowi juga mengklaim telah mengantongi data kerusakan sejumlah ruas jalan, di mana salah satu sumbernya adalah aduan masyarakat. Diakuinya, dia juga turut mengkonfirmasi data serta aduan tersebut kepada gubernur hingga bupati atau walikota setempat.

Jusuf Kalla, mantan wakil presiden Jokowi di putaran pertama, mengatakan kondisi jalan rusak parah di berbagai daerah di Indonesia, menurut pengusaha yang pernah dua kali menjadi wakil presiden ini, adalah dampak dari anggaran pemerintah daerah yang tidak terkendali.

Jusuf Kalla atau JK menyatakan anggaran pembangunan tidak boleh kalah besar dari anggaran rutin, termasuk untuk belanja pegawai.

“Harus dievaluasi bahwa katakanlah anggaran pembangunan, baik infrastruktur lainnya, harus jangan kurang dari anggaran rutinnya. Kalau anggaran rutin lebih besar dari pembangunan terjadi seperti ini,” katanya.

JK juga mengkritik kebijakan pemerintah daerah soal gaji PNS. Menurut JK, pengeluaran pemerintah daerah untuk gaji pegawai banyak yang gagal dikendalikan.

Jusuf Kalla, mantan wakil presiden Jokowi di putaran pertama, mengatakan kondisi jalan rusak parah di berbagai daerah di Indonesia, menurut pengusaha yang pernah dua kali menjadi wakil presiden ini, adalah dampak dari anggaran pemerintah daerah yang tidak terkendali.

Jusuf Kalla atau JK menyatakan anggaran pembangunan tidak boleh kalah besar dari anggaran rutin, termasuk untuk belanja pegawai.

“Harus dievaluasi bahwa katakanlah anggaran pembangunan, baik infrastruktur lainnya, harus jangan kurang dari anggaran rutinnya. Kalau anggaran rutin lebih besar dari pembangunan terjadi seperti ini,” katanya.

JK juga mengkritik kebijakan pemerintah daerah soal gaji PNS. Menurut JK, pengeluaran pemerintah daerah untuk gaji pegawai banyak yang gagal dikendalikan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jhonny G. Plate Purwarupa “Hukum Bukan Sebagai Panglima Namun Politik Kekuasan”

Next Post

Anies dan Masa Depan Korupsi di Indonesia

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026
daerah

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Next Post
Renungan Kemedekaan: Rapuhnya Moralitas Kekuasaan

Anies dan Masa Depan Korupsi di Indonesia

Daftar Golongan PNS yang Tidak Menerima Gaji Ke-13

Gaji PNS Diusulkan Naik, Tukin Didasarkan Prestasi Kinerja Individu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist