• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Contributor

Korban Dugaan Pelecehan oleh Penyandang Disabilitas di Mataram Bertambah Jadi 15 Orang

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 7, 2024
in Contributor, Crime, News, Science & Cultural, Sponsor Content, World
0
Korban Dugaan Pelecehan oleh Penyandang Disabilitas di Mataram Bertambah Jadi 15 Orang
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram, Fusilatnews — Kasus dugaan pelecehan seksual oleh tersangka IWAS alias AG (21), seorang penyandang disabilitas asal Mataram, semakin menyita perhatian publik. Jumlah korban yang melaporkan tindakan tersebut kini bertambah menjadi 15 orang, setelah dua laporan baru diterima oleh Komisi Disabilitas Daerah (KDD) Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (6/12).

Ketua KDD NTB, Joko Jumadi, mengungkapkan bahwa laporan terbaru ini memperlihatkan pola pelecehan yang terus meluas. “Hari ini kami juga terima kembali ada dua korban yang memberikan informasi tindakan yang dilakukan saudara AG, jadi total ada 15 orang,” ujar Joko di Mataram.

Dari 15 korban yang melapor, tiga di antaranya masih berusia di bawah umur. Hal ini menambah keprihatinan terhadap kasus ini, terutama karena melibatkan pelaku dengan keterbatasan fisik yang tidak lazim dikaitkan dengan kejahatan semacam ini.

Pelaku dengan Kondisi yang “Aneh Bin Ajaib”

Kasus ini menjadi lebih kompleks dan mengejutkan karena tersangka AG adalah seorang penyandang disabilitas. Kondisinya yang terbatas secara fisik menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat tentang bagaimana ia bisa melakukan pelecehan seksual terhadap belasan orang.

“Kami sedang mendalami modus yang dilakukan tersangka. Ini kasus yang cukup unik dan tidak biasa, tapi tetap memerlukan penanganan serius. Hak-hak korban harus diprioritaskan,” tambah Joko.

Para ahli menyebut bahwa dalam kasus seperti ini, kemungkinan adanya manipulasi emosional atau psikologis terhadap korban tidak bisa dikesampingkan. Namun, hal ini tetap memerlukan pembuktian melalui investigasi lebih lanjut.

Kebutuhan Penanganan Khusus

KDD NTB bersama pihak berwenang saat ini sedang berkoordinasi untuk memastikan bahwa para korban mendapatkan pendampingan psikologis dan hukum. Joko menegaskan bahwa kasus ini membutuhkan penanganan yang hati-hati, mengingat pelaku adalah seorang penyandang disabilitas yang juga memiliki hak sebagai warga negara.

“Kasus ini menantang karena melibatkan pelaku yang masuk kategori rentan. Namun, keadilan untuk para korban tetap harus ditegakkan. Kami juga akan menggandeng pihak-pihak terkait untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan terhadap penyandang disabilitas dan juga terhadap korban,” jelas Joko.

Langkah Hukum dan Harapan

Hingga kini, polisi telah menetapkan AG sebagai tersangka dan mulai memeriksa saksi-saksi, termasuk beberapa korban yang memberikan keterangan. Namun, detail lebih lanjut tentang perkembangan penyidikan masih dirahasiakan oleh pihak berwenang.

Kasus ini mencerminkan pentingnya sistem hukum yang inklusif dan adil, di mana semua pihak, baik pelaku maupun korban, mendapatkan perlakuan yang setara sesuai dengan undang-undang.

“Semoga kasus ini tidak hanya menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih memahami isu-isu disabilitas dan keadilan,” pungkas Joko.

Penutup

Kasus IWAS alias AG adalah pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi di luar dugaan, melibatkan pelaku atau modus yang tak lazim. Meski begitu, fokus utama tetap harus pada pencapaian keadilan dan pemulihan bagi para korban, sambil tetap memastikan pelaku mendapat perlakuan yang sesuai dengan kondisi dan hak-haknya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pilgub DKI: Antara Ketidakpastian dan Kekhawatiran Publik – “KPUD Ragu Mengumumkan Pemenang”

Next Post

Kunjungan Jokowi Ke Prabowo; Sarkasme Berbagi Ayam Goreng di Kartanegara

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas
Bencana

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Next Post
Kunjungan Jokowi Ke Prabowo; Sarkasme Berbagi Ayam Goreng di Kartanegara

Kunjungan Jokowi Ke Prabowo; Sarkasme Berbagi Ayam Goreng di Kartanegara

Dr. Mohamed Trabelsi: Kami Siap Bekerjasama dengan PPWI

Dr. Mohamed Trabelsi: Kami Siap Bekerjasama dengan PPWI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist