Pyongyang – Korea Utara menyatakan kesiapan untuk mengambil tindakan militer terhadap Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan sebagai respons terhadap apa yang disebutnya sebagai ancaman keamanan yang terus meningkat dari ketiga negara tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan media pemerintah Korea Utara pada Sabtu (13/7), menyusul latihan militer gabungan dan kerja sama keamanan trilateral yang semakin intensif antara Washington, Tokyo, dan Seoul di kawasan Asia Timur.
“Kami siap merespons dengan tindakan militer tegas terhadap setiap provokasi atau ancaman yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Utara, seperti dikutip dari KCNA.
Pemerintah Korea Utara menuding bahwa aliansi militer antara ketiga negara itu tidak hanya mengancam stabilitas regional tetapi juga dianggap sebagai persiapan langsung untuk konfrontasi bersenjata dengan Pyongyang.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat, Jepang, maupun Korea Selatan atas pernyataan tersebut. Namun ketiganya sebelumnya menegaskan bahwa latihan militer gabungan dilakukan demi meningkatkan stabilitas dan pertahanan bersama di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.
Kondisi ini menambah ketegangan di Semenanjung Korea yang dalam beberapa bulan terakhir telah diwarnai peluncuran rudal oleh Korea Utara serta retorika keras terhadap negara-negara tetangganya.
























