• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KPK Tak Mampu, Jokowi Terjebak dalam Pengkhianatan ke Sri Sultan?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 16, 2025
in Feature, Politik
0
KPK Tak Mampu, Jokowi Terjebak dalam Pengkhianatan ke Sri Sultan?
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis-Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Sri Sultan Hamengkubuwono X, Sultan Yogyakarta sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, pernah memperingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak mengkhianati Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan. Wejangan tersebut, tentu saja, beralasan, mengingat Megawati memiliki peran penting dalam karier Jokowi, baik sebagai figur politik yang membesarkan nama Jokowi, maupun sebagai bagian dari keluarga besar proklamator bangsa, Ir. Soekarno. Sebagai pahlawan bangsa, Megawati layak mendapatkan penghormatan, bukan pengkhianatan.

Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan dalam pertemuan dengan Jokowi di Kompleks Keraton Yogyakarta pada akhir Januari 2024. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menanyakan alasan mengapa para dosen dan kampus diberi kebebasan untuk bersuara, yang dijawab oleh Sri Sultan dengan bijak: “Itu suara para akademisi, mengapa harus dilarang?”

Dialog ini mengungkapkan ketidaktahuan Jokowi tentang dunia akademisi, yang semakin mempertegas sifat otoriter dalam pola kepemimpinannya. Tentu saja, sikap semacam ini patut dipertanyakan, mengingat Jokowi dikenal sebagai sosok yang sering kali tidak jujur, mudah berbohong, dan memiliki moralitas yang minim, seperti yang tercermin dalam sikapnya terkait dugaan penggunaan ijazah palsu.

Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, Jokowi sempat berusaha untuk mencalonkan diri lagi untuk periode ketiga, meskipun ditentang oleh Megawati. Tindakan tersebut menunjukkan niatnya untuk mengkhianati Megawati dan PDI Perjuangan. Namun, penting untuk dicatat bahwa Jokowi tidak akan meninggalkan PDI Perjuangan karena partai tersebut adalah tempat asalnya, dan ideologi partai tersebut sejalan dengan pemikirannya. Ia kemungkinan besar akan berusaha merebut PDI Perjuangan dengan segala pengaruh yang dimilikinya.

Dalam kenyataan sekarang, Jokowi tampaknya sedang menggerakkan figur seperti Gibran Rakabuming Raka, yang menduduki jabatan dengan cara nepotisme yang jelas. Hal ini didukung dengan “pernikahan politik” antara Gibran dan Anwar Usman, yang kemudian menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi. Selain itu, Jokowi juga telah memperpanjang jabatan Anwar Usman selama 11 bulan, meskipun masa jabatannya sudah seharusnya berakhir pada 2025.

Sementara itu, Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan yang setia kepada Megawati, malah menjadi sasaran KPK. Penetapan status tersangka terhadap Hasto oleh KPK pada malam Natal 2024, yang disinyalir terkait dengan pengaruh Jokowi, menambah daftar panjang ketegangan politik. KPK yang dipilih oleh Jokowi melalui Keputusan Presiden pada 14 Oktober 2024 tampaknya lebih berfokus pada upaya untuk menghancurkan pihak yang tidak disukainya, seperti Hasto, ketimbang mengusut kasus korupsi yang lebih besar.

Ada dua contoh konkret bagaimana Jokowi memperpanjang masa jabatan pejabat negara yang tak sesuai dengan norma. Pertama, Jokowi memperpanjang masa jabatan Ketua KPK Firli Bahuri meskipun Firli sudah berstatus tersangka kasus pemerasan pada November 2023. Kedua, Anwar Usman, adik ipar Jokowi, mendapatkan perpanjangan masa jabatan selama 11 bulan meskipun jabatannya sudah seharusnya berakhir pada 2025.

Hal ini semakin menunjukkan bahwa Jokowi bersikap manipulatif dalam politik, seolah-olah bertindak untuk kepentingan pribadi dan bukan untuk kemajuan negara atau partainya. Bagi banyak orang, ini adalah pengkhianatan yang nyata terhadap prinsip-prinsip yang semestinya dijunjung tinggi oleh seorang pemimpin.

Sebagai penutup, setelah KPK gagal menahan Hasto pada 13 Januari 2025, semakin jelas bahwa Jokowi telah mengelola kekuasaan dengan cara yang penuh manipulasi dan kebohongan. Jokowi yang pernah dijuluki “the King of Lip Service” kini tampaknya terjebak dalam permaianannya sendiri. Jika Megawati bersedia mendekati Prabowo, maka tak diragukan lagi, publik akan lebih mendukung Megawati daripada seorang Jokowi yang telah terbukti gagal dalam menjaga kepercayaan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perayaan Imlek, Perayaan Tahun Baru bagi komunitas Tionghoa Semarang, Momen Paling Dinanti.

Next Post

Field Trip SMPIT Darul Fikri Makassar ke Markas Detasemen Gegana Makassar

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Field Trip SMPIT Darul Fikri Makassar ke Markas Detasemen Gegana Makassar

Field Trip SMPIT Darul Fikri Makassar ke Markas Detasemen Gegana Makassar

Kebakaran di Glodok Plaza, Jelang Imlek Apa yang Sebenarnya Terjadi ?

Kebakaran di Glodok Plaza, Jelang Imlek Apa yang Sebenarnya Terjadi ?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...