• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kritik Terhadap Pernyataan Habib: Membedah Klaim Kesucian Berdasarkan Keturunan

Ali Syarief by Ali Syarief
June 20, 2024
in Feature, Spiritual
0
Kritik Terhadap Pernyataan Habib: Membedah Klaim Kesucian Berdasarkan Keturunan
Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini, pernyataan yang dikisahkan ulang oleh Rhoma Irama tentang seorang habib yang mengatakan berdasarkan ceramah yang ia dengar, sang habib berlogat Betawi dan menyebut keturunan Nabi sudah pasti ahli surga. “Ini habib Betawi nih, dia itu keturunan nabi, jangan disakiti, jangan diomelin, biarin aja, dia itu ahli surga, gitu kan?” terangnya. Telah menjadi viral dan menuai banyak perhatian publik. Pernyataan ini menimbulkan banyak kritik karena bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan dan ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW, dalam sebuah hadits yang terkenal, pernah bersabda, “Jika anakku mencuri, akan kupotong tangannya oleh aku sendiri.” Ucapan ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW menekankan keadilan tanpa pandang bulu, bahkan terhadap keluarganya sendiri. Prinsip ini menegaskan bahwa setiap individu bertanggung jawab atas perbuatannya, terlepas dari garis keturunannya.

Pernyataan yang dikisahkan oleh Rhoma Irama tersebut seolah-olah memberikan kekebalan kepada seseorang hanya karena ia keturunan nabi, yang jelas bertentangan dengan ajaran dasar Islam. Dalam Islam, setiap manusia dinilai berdasarkan amal perbuatannya, bukan berdasarkan keturunan atau status sosialnya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat: 13).

Mengklaim bahwa seseorang otomatis masuk surga hanya karena keturunan tanpa mempertimbangkan amal dan perbuatan adalah penyimpangan dari ajaran Islam yang sebenarnya. Pernyataan semacam itu dapat menyesatkan umat, memberikan anggapan bahwa dosa dan kesalahan dapat diabaikan hanya karena seseorang berasal dari garis keturunan tertentu.

Selain itu, pernyataan ini dapat menciptakan kesenjangan sosial dan ketidakadilan di tengah masyarakat. Ketika seorang habib atau siapa pun yang memiliki status tertentu merasa kebal dari hukuman atas perbuatannya, ini dapat mengikis rasa keadilan di masyarakat dan merusak tatanan sosial yang berlandaskan pada prinsip kesetaraan dan keadilan.

Penting untuk diingat bahwa dalam Islam, semua manusia sama di hadapan Allah SWT. Keturunan nabi tidak memberikan seseorang lisensi untuk melakukan dosa atau perbuatan yang melanggar ajaran agama. Justru, mereka yang memiliki kedekatan dengan keturunan nabi seharusnya lebih berhati-hati dan menjadi teladan dalam berbuat kebaikan dan menegakkan kebenaran.

Oleh karena itu, setiap pernyataan yang mengandung klaim keistimewaan berdasarkan keturunan harus dikritisi dan diluruskan. Masyarakat harus diajak untuk memahami bahwa yang paling penting adalah ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya serta berusaha untuk selalu meningkatkan ketakwaan dan amal perbuatan yang baik.

Pernyataan dari habib yang menyatakan bahwa habib yang nakal sekalipun akan masuk surga karena keturunan nabi adalah tidak tepat dan harus diklarifikasi. Pendidikan kepada umat mengenai pentingnya amal dan ketaatan dalam Islam harus terus ditingkatkan agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang merusak tatanan sosial dan agama kita.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Piala Eropa: Jerman Tim Pertama Melaju 16 Besar usai Kalahkan Hungaria

Next Post

Refleksi Pasca Jokowi: Menimbang Potensi Dampak Kebohongan di Masa Depan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip
Feature

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Next Post
Impor Mobil Esemka dari China Merendahkan Rakyat Indonesia

Refleksi Pasca Jokowi: Menimbang Potensi Dampak Kebohongan di Masa Depan

Pilkada Jakarta; Anies vs Ridwan Kamil Epic Sengketa Jokowi vs Megawati

Pilkada Jakarta; Anies vs Ridwan Kamil Epic Sengketa Jokowi vs Megawati

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

Negara Katanya Sehat, Tapi Mengapa Terlihat Sesak Napas?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist