• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MASINIS INDONESIA VS JEPANG

Ali Syarief by Ali Syarief
February 21, 2022
in Feature
0
MASINIS INDONESIA VS JEPANG

Masinis Kereta/ dok.Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Anak angkat saya, orang Jepang, pernah ditanya. Penasaran saja, cita-citanya ingin menjadi apa. Dalam benak saya, ingin jadi Astronot atau Insinyur yang ahli membuat mobil listrik canggih, dll.. Jawabnya, mengejutkan. Ternyata tidak.  Ia setelah lulus SMA tahun depan, ingin langsung daftar untuk menjadi Masinis Kereta Api.

Memang posisi masinis KA di Jepang, terhormat dan keren. Dari mulai seragam yang mereka kenakan, cara mereka bekerja, dan apresiasi masyarakat pada profesi tersebut, tinggi. Mereka dituntut untk bekerja dengan profesional yang tinggi. Presisi dan akurasi adalah hal yg teramat penting. Dalam hitungan kurang dari 2 menit, pada setiap keberangakatan dan kedatangan dalam setiap jadwal perjalanan, bisa mengakibat kecelakaan yang fatal.

Di Indonesia, Masinis yang sedang mengoperasikan Lokomotifnya, masih bisa melambaikan tangan kepada orang yang mengelu-elukannya dilintasan Kerata Api. Perisitwa ini, yang menjadi topik hangat pembicaraan dikomunitas pencinta KA dikedua negara. Karena di Jepang, hampir tidak mungkin hal tersebut terjadi.

Pada kesempatan lain, saya pernah diminta oleh seorang teman, untuk turut mengajar soal entrepreneurship. Seperti biasa, saya tanya siapa traineesnya. Kemudian diinformasikan, jumlah traineesnya, waktunya, dan mata kuliah pelatihannya. Yang menarik adalah, back ground dari pelatihan itu. Melatih para Masinis PJKA (sebelum menjadi PT KAI), menjelang mereka pensiun. Pembekalan untuk hidup mulai pensiun nanti.

Dikhawatirkan saat purna tugas nanti, para mantan Masinis tersebut, kaku dalam menghadapi masalah dihari tua. Mereka tidak bisa banyak berbuat, karena waktu hidupnya habis dalam ruang kendali lokomotif. Menjaga jangan sampai stress atau syndrome karena tak melihat peluang  yg dapat dikerjakan. Lebih dari itu, otaknya tak dapat melihat peluang berusaha, karena akibat pekerjaaan sebagai masinis itu.

Di Jepang bagaimana?

Ini menarik untuk kita bahas. Di Negeri sakura itu, seseorang yang banyak maneuver berpindah-pindah profesi, lompat sana-lompat sini, tidak akan mendapat tempat di hati masyarakat Jepang. Apresiasi mereka justru kepada siapa saja dan setia bekerja dalam bidang apa saja. Makin lama seseorang berkerja dibidangnya makin dikagumi oleh lingkungan sosialnya.  Kecintaan dan komitmen kepada pekerjaan itu sangat tinggi. Sebagai contoh banyak Chef yang usianya sudah diatas 80 tahunan, masih menekuni pekerjaannya.

Terbalik dengan situasi di Indonesia. Makin detail dana banyak pengalaman kerja diperusahaan yang berbeda, apalagi pada profesinya yang tidak sama, mejelaskan bahwa ia tahu segala macam. Berpengalaman banyak, lalu berbangga hati.

Apa yang berbeda dan terjadi kepada Masinis Indonesia dan Masinis Jepang adalah, bayangan kekhawatiran setelah pensiun, karena penerimaan yang akan berkurang. Sedangkan di Jepang, kehawatiran yang sama itu tidak ada. Pemerintah telah mencukupkan penerimaan pensiun, untuk bisa hidup layak sehari-hari. Standar penerimaan gaji dan pensiunan, ditetapkan oleh aturan negara.

Bantuan hari tuapun, juga diberikan oleh Pemerintah setempat/lokal, seperti ada insentif-insentif lainya. Umpamanya, bila sudah tua renta, hidup seorang diri, maka untuk membereskan bersih-bersih rumah, ada pelayan yang digaji oleh Pemerintah Daerah. Bahkan seorang Ibu yang sehat, tetapi harus mengurus anaknya yang cacat, ia mendapat tunjungan tiap bulanya, karena tidak bisa bekerja sampingan (arbaito).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anak Usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk Diduga Menimbun 1,1 Juta Liter Minyak Goreng di Sumut

Next Post

Perajin Tahu Tempe Se-Jawa Bakal Mogok Produksi Selama Tiga Hari

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah
Feature

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026
Feature

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Next Post
Perajin Tahu Tempe Se-Jawa Bakal Mogok Produksi Selama Tiga Hari

Perajin Tahu Tempe Se-Jawa Bakal Mogok Produksi Selama Tiga Hari

Harga Kedelai Tempe Melambung, Disebabkan Babi China?

Harga Kedelai Tempe Melambung, Disebabkan Babi China?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist