• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Memahami Terminologi Puasa dalam Kebudayaan Jawa, Shaum dalam Diksi Islam, serta Fasting dalam Budaya Barat

Ali Syarief by Ali Syarief
March 3, 2025
in Feature, Ramadhan, Spiritual
0
Memahami Terminologi Puasa dalam Kebudayaan Jawa, Shaum dalam Diksi Islam, serta Fasting dalam Budaya Barat
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Puasa, sebagai praktik menahan diri dari makan, minum, dan berbagai bentuk kenikmatan duniawi, memiliki makna yang beragam dalam berbagai budaya. Di Jawa, konsep puasa memiliki akar dalam tradisi kejawen dan spiritualitas lokal. Dalam Islam, puasa disebut sebagai shaum, yang tidak hanya berkaitan dengan menahan lapar dan haus, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang dalam. Sementara itu, dalam budaya Barat, fasting berkembang menjadi praktik yang tidak hanya bersifat religius, tetapi juga terkait dengan kesehatan dan gaya hidup. Memahami perbedaan dan persamaan di antara ketiga konsep ini memberikan wawasan yang lebih luas mengenai makna dan tujuan puasa dalam berbagai perspektif.

Puasa dalam Kebudayaan Jawa: Laku Spiritual dan Laku Rasa

Dalam tradisi Jawa, puasa lebih dari sekadar menahan diri dari makan dan minum. Ia merupakan bagian dari laku, atau perjalanan spiritual untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Puasa dalam budaya Jawa sering dikaitkan dengan tirakat atau laku prihatin, yaitu upaya untuk membersihkan diri dan mendekatkan diri kepada alam semesta serta kekuatan spiritual.

Beberapa bentuk puasa dalam tradisi Jawa antara lain mutih (hanya makan nasi putih dan air putih), ngebleng (tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur), serta ngrowot (hanya makan buah-buahan). Konsep ini bukan sekadar untuk menahan lapar, tetapi juga sebagai sarana untuk mengendalikan hawa nafsu dan mendisiplinkan diri. Seorang spiritualis Jawa yang menjalani puasa sering dianggap memiliki ketajaman batin dan kemampuan memahami hakikat kehidupan secara lebih dalam.

Shaum dalam Islam: Dimensi Fisik dan Spiritual

Dalam Islam, puasa dikenal dengan istilah shaum yang berasal dari bahasa Arab yang berarti menahan diri. Puasa dalam Islam diwajibkan bagi umat Muslim pada bulan Ramadan, sebagaimana tertulis dalam Al-Qur’an (QS Al-Baqarah: 183): “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Shaum tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang buruk. Dalam Islam, puasa merupakan sarana untuk membersihkan jiwa, memperkuat ketakwaan, dan meningkatkan kesadaran akan hubungan antara manusia dengan Tuhan. Selain itu, shaum juga menjadi bentuk solidaritas sosial, di mana umat Muslim merasakan penderitaan mereka yang kurang beruntung.

Selain puasa wajib di bulan Ramadan, Islam juga mengenal puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah), serta puasa Daud (sehari berpuasa, sehari berbuka). Praktik ini menekankan keseimbangan antara aspek spiritual dan fisik, dengan tujuan akhir untuk mencapai taqwa dan ridha Allah.

Fasting dalam Budaya Barat: Religiusitas dan Kesehatan

Dalam budaya Barat, fasting memiliki sejarah panjang yang terkait dengan tradisi Kristen dan pengaruh dari agama-agama lain. Dalam Kekristenan, praktik puasa sering dikaitkan dengan masa Prapaskah (Lent), di mana umat Kristen menjalankan puasa dan pantang sebagai bentuk pertobatan dan persiapan menjelang Paskah. Selain itu, dalam beberapa sekte Kristen, puasa juga dilakukan sebagai bentuk pendekatan spiritual dan refleksi diri.

Namun, seiring perkembangan zaman, konsep fasting di Barat mengalami pergeseran makna. Kini, puasa lebih banyak dikaitkan dengan manfaat kesehatan dan diet, seperti intermittent fasting yang populer dalam dunia kebugaran. Praktik ini digunakan untuk meningkatkan metabolisme, mengontrol berat badan, dan memperbaiki kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan demikian, fasting dalam budaya Barat kini lebih banyak berkaitan dengan aspek ilmiah dan kesejahteraan fisik dibandingkan dengan aspek spiritual.

Kesimpulan

Meskipun memiliki tujuan utama yang sama, yaitu menahan diri, puasa dalam budaya Jawa, shaum dalam Islam, dan fasting dalam budaya Barat memiliki perbedaan dalam makna dan penerapannya. Dalam budaya Jawa, puasa merupakan laku spiritual yang bertujuan untuk mencapai kesadaran batin. Dalam Islam, shaum adalah ibadah yang tidak hanya melibatkan aspek fisik tetapi juga moral dan spiritual. Sementara itu, dalam budaya Barat, fasting berkembang dari tradisi religius menjadi praktik kesehatan dan gaya hidup.

Pemahaman terhadap ketiga konsep ini menunjukkan bahwa puasa bukan sekadar tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang disiplin diri, refleksi, dan pencarian makna hidup. Setiap tradisi memberikan perspektif yang unik, yang pada akhirnya mengajarkan manusia tentang pentingnya pengendalian diri dan peningkatan kualitas hidup baik secara spiritual maupun fisik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

“PESAN MORAL” UNTUK DIREKTUR PENGADAAN PERUM BULOG

Next Post

Analisa: Mafia BBM Oplosan: Aliran Uang Ke Onkum Pejabat dan Perlindungan Elite – “Ada Nama Erick Thohir”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Diduga Menggunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye, HMI Desak Presiden Pecat Erick Thohir

Analisa: Mafia BBM Oplosan: Aliran Uang Ke Onkum Pejabat dan Perlindungan Elite - "Ada Nama Erick Thohir"

Erick Thohir: Mohon Maaf Pertamax Naik, tapi Pertalite Disubsidi

Kasus BBM Oplosan: Mayoritas Publik Desak Prabowo Pecat Erick Thohir

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist