• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Membersihkan Wajah Bopeng Soeharto

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Membersihkan Wajah Bopeng Soeharto
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Tak ada manusia yang sempurna. Tak terkecuali para pemimpin bangsa. Ada sisi buruk dan sisi baik. Ada sisi gelap dan sisi terang. Ada sisi hitam dan sisi putih. Manusia selalu abu-abu.

Maka ketika Soekarno diusulkan jadi pahlawan, misalnya, muncul pro-kontra. Yang pro menilai, sebagai Proklamator RI bersama Mohamad Hatta, Bung Karno layak ditetapkan menjadi pahlawan. Sementara bagi yang kontra, Presiden I RI itu tak layak menjadi pahlawan karena keterkaitannya dengan Gerakan 30 September 1965 Partai Komunis Indonesia atau G30S/PKI.

Akhirnya, Bung Karno dianugerahi gelar Pahlawan Proklamasi pada 1986 atau di masa pemerintahan Presiden Soeharto. Bung Karno kembali mendapat anugerah gelar pahlawan, kali ini Pahlawan Nasional pada 2012 atau di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kini, Presiden ke-2 RI Soeharto diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Yang mengusulkan adalah Kementerian Sosial, mewakili Jawa Tengah.

Banyak pihak, terutama koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (GEMAS) menentang usulan Soeharto jadi Pahlawan Nasional. Pasalnya, selama 32 tahun berkuasa dengan Orde Baru-nya, tangan Soeharto berlumuran darah. Wajahnya bopeng-bopeng akibat pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat dan maraknya kasus kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

Maraknya KKN di era Soeharto diakui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) melalui Ketetapan MPR No XI Tahun 1998 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN.

Kantor Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Urusan Obat-obatan dan Kriminal (UN Office on Drugs and Crime/UNODC) bersama Bank Dunia juga telah mengeluarkan laporan Stolen Asset Recovery (StAR) pada 2007 yang menyebutkan Soeharto sebagai pemimpin paling korup di dunia pada abad ke-20. Soeharto menduduki peringkat pertama dengan jumlah aset yang diduga dikorupsinya sebesar 15-35 miliar dolar AS.

Pada 3 Agustus 2000, Soeharto ditetapkan sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi yang melibatkan tujuh yayasan yang didirikannya. Tujuh yayasan tersebut adalah Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Yayasan Supersemar, Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais), Yayasan Dana Abadi Karya Bhakti (Dakab), Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila, Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan, dan Yayasan Trikora.

Soeharto diduga terlibat korupsi pengelolaan dana tujuh yayasan sosial yang dipimpinnya itu sebesar Rp 1,7 triliun dan US$ 419 juta selama periode 1978-1998.

Bahwa Soeharto hingga akhir hayatnya tidak dinyatakan bersalah, itu karena proses peradilannya dihentikan akibat kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.

Pelanggaran HAM Berat

Saat masih menjabat Presiden tahun 2023 lalu, Joko Widodo mengakui adanya 12 peristiwa pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu. Yakni, Peristiwa 1965-1966; Peristiwa Penembakan Misterius 1982-1985; Peristiwa Talangsari, Lampung 1989; Peristiwa Rumoh Geudong dan Pos Sattis, Aceh 1989; Peristiwa Penghilangan Orang Secara Paksa 1997-1998; dan Peristiwa Kerusuhan Mei 1998.

Lalu, Peristiwa Trisakti dan Semanggi I-II 1998-1999; Peristiwa Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999; Peristiwa Simpang KKA, Aceh 1999; Peristiwa Wasior, Papua 2001-2002; Peristiwa Wamena, Papua 2003; dan Peristiwa Jambo Keupok, Aceh 2003.

Enam dari 12 peristiwa pelanggaran HAM berat itu terjadi di masa pemerintahan Soeharto.

Kini, ketika Soeharto diusulkan menjadi Pahlawan Nasional, jejak hitam dan muka bopengnya harus dibersihkan. MPR yang saat itu diketuai Bambang Soesatyo, kader Partai Golkar, pada 25 September 2024 mencabut nama Soeharto dari Ketetapan MPR No XI Tahun 1998. Ketetapan MPR ini memerintahkan pengusutan dugaan KKN Soeharto dan kroni-kroninya. Nama Soeharto dicabut karena telah meninggal dunia.

Lalu, apa lagi yang harus dibersihkan dari Soeharto dan apa yang harus dilakukan keluarganya?

Melalui anak-anaknya, mungkin Soeharto perlu menyampaikan permohonan maaf kepada negara dan seluruh rakyat Indonesia terkait pelanggaran HAM berat masa lalu yang terjadi di era pemerintahannya.

Jika Soeharto melalui anak-anaknya sudah minta maaf, apakah usulan penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional akan dikabulkan negara?

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sudah memberikan lampu hijau. Presiden Prabowo Subianto bahkan sejak 2019 lalu sudah mewacanakan pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi mandiang mantan mertuanya itu.

Kita tunggu saja tanggal mainnya. Tapi tak mudah bagi Soeharto menjadi Pahlawan Nasional, meskipun sudah menyandang pangkat jenderal bintang lima bersama mendiang Abdul Haris Nasution.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Iran : Pembicaraan Tingkat Ahli Dengan AS Ditunda Hingga Sabtu

Next Post

32 Nama Lain Terkait Bahan Makanan Dari Babi, Wajib Tahu Bagi Umat Islam

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
Eric Trump: Pewaris Senyap di Bayang Imperium Ayahnya
Feature

Segitiga Geopolitik: Amerika–Israel, Iran, dan Indonesia yang Kehilangan Daya Tawar

March 5, 2026
Memulai Agama dari Akal Waras
Feature

Menanti Pencerahan Nuzulul Qur’an: Saatnya Al-Qur’an Ditafsirkan oleh Para Ilmuwan

March 5, 2026
Next Post
Awas! Makanan Mengandung Babi Beredar,di Warung dan Super Market Terdekat, Jangan Salah Konsumsi!

32 Nama Lain Terkait Bahan Makanan Dari Babi, Wajib Tahu Bagi Umat Islam

Taktik Bertahan Netanyahu Diuji di Tengah Tuduhan Kepala Shin Bet Israel

Taktik Bertahan Netanyahu Diuji di Tengah Tuduhan Kepala Shin Bet Israel

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

March 5, 2026
Eric Trump: Pewaris Senyap di Bayang Imperium Ayahnya

Segitiga Geopolitik: Amerika–Israel, Iran, dan Indonesia yang Kehilangan Daya Tawar

March 5, 2026
Memulai Agama dari Akal Waras

Menanti Pencerahan Nuzulul Qur’an: Saatnya Al-Qur’an Ditafsirkan oleh Para Ilmuwan

March 5, 2026
Istana Mendadak Penuh Nasihat: Prabowo Dengar Kritik Jokowi, SBY hingga JK di Tengah Gejolak Timur Tengah

Istana Mendadak Penuh Nasihat: Prabowo Dengar Kritik Jokowi, SBY hingga JK di Tengah Gejolak Timur Tengah

March 5, 2026
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Bandung, Belasan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Bandung, Belasan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

March 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

March 5, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...