Jakarta, Fusilatnews. – Dua menteri Kabinet Indonesia Maju bakal menjadi saksi pernikahan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono pada 10 Desember mendatang di DI Yogyakarta. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Depok, Sleman, DIY menyebut dua orang yang menjadi saksi adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Akankah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh “dikerjain”?
“Untuk saksi, sementara yang pertama dari pihak putri adalah Bapak Pratikno. Dari pihak laki-laki Bapak Basuki Hadimuljono,” kata Kepala KUA Depok Muhammad Wiyono, Senin (28/11), dikutip dari CNNIndonesia.com.
Wiyono juga bakal menjadi penghulu pernikahan Kaesang-Erina. Tak ada persiapan khusus baginya maupun petugas KUA Depok lain dalam penyelenggaraan pernikahan putra bungsu Jokowi. Wiyono hanya berharap semua diberi kesehatan sehingga akad nikah berjalan lancar sesuai rencana.
Akad nikah putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Sofia Gudono dijadwalkan pada 10 Desember di di Pendopo Royal Ambarrukmo, Depok, Sleman, DI Yogyakarta.
Acara midodareni akan dihelat sehari sebelum akad. Presiden Jokowi juga dijadwalkan hadir dalam midodareni di kediaman Erina di Yogyakarta. “Itu untuk midodareni. Datangnya hanya sekali, tapi kan (agenda) Presiden kita tidak bisa mengatakan pasti ya. Mungkin bisa berubah” kata Ketua RW 59, Sukamto, Sleman, Yogyakarta, Minggu (27/12).
Dikerjai
Sementara itu, politikus PDI Perjuangan Panda Nababan pernah mengungkapkan kekhawatirannya Presiden Jokowi akan “balas dendam” kepada Surya Paloh yang telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.
Sebab, katanya, Panglima TNI saat itu, Gatot Nurmantyo pun pernah “dikerjain” Jokowi saat resepsi pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu. Saat itu Gatot tidak diberi tempat untuk berbaur dengan jajaran menteri. Gatot hanya mendapat tempat di jajaran tamu undangan pada umumnya. Gara-garanya, saat acara ulang tahun TNI di Cilegon, Banten, Jokowi dan Ibu Negara Ny Iriana Jokowi “dipaksa” Gatot untuk jalan kaki sekitar 2 kilometer akibat kemacetan lalu-lintas yang sangat parah.
Akankah kekhawatiran Panda ini menjadi kenyataan, sehingga Surya Paloh benar-benar “dikerjain” Jokowi, karena Ketua Umum Partai Nasdem ini telah mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024? Kita tunggu tanggal mainnya. (F-2)






















