Jakarta-Fusilatnews – Setiap orang punya mimpi. Dari sekian banyak mimpi, tentu saja ada yang terealisasi, atau dalam istilah Iwan Fals, “terbeli”. Begitu pun Rika Laila Puji Astuty, Lurah Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dalam acara “Forum Kelurahan Tingkat Kelurahan Kebayoran Lama Utara” bertajuk “Eksplorasi Potensi Ekonomi Baru yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”, yang merupakan bagian dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kebayoran Lama Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2026 di Kantor Lurah Kebayoran Lama Utara (KLU), Rabu (4/2/2026), Rika Laila pun mengungkapkan mimpi-mimpinya.
Eit! Acara tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Jakarta dari Partai Amanat Nasional (PAN) Astrid Uya Kuya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Walikota Jaksel Sayid Ali Zaenal Abidin dan Camat Kebayoran Lama Mustopa.
Misalnya, pemangku wilayah itu bermimpi trotoar-trotoar di wilayahnya dalam kondisi bagus.
Saat ini, paparnya melalui slide yang ditayangkan di layar monitor, seperti dituturkan sumber yang mengikuti acara tersebut, trotoar berlubang, tidak rata, dan tidak adanya penutup saluran.
Pun, banyaknya kabel utilitas yang tidak beraturan, banyak pedagang kaki lima (PKL), dijadikan area parkir liar kendaraan bermotor, serta banyak sepeda motor yang parkir di atas trotoar. “Sehingga masyarakat enggan berjalan kaki di trotoar,” jelas Rika.
Lalu, soal Taman Bendi. Rika bermimpi taman ikonik di wilayah KLU ini dalam kondisi bagus.
Saat ini, kata dia, kondisi Taman Bendi masih kurang mewadahi aktivitas warga sebagai ruang terbuka hijau yang nyaman dan tertata dengan baik.
Misalnya, di Taman Bendi banyak PKL yang berjualam di atas trotoar sehingga tidak rapi. “Taman belum tertata rapi dan belum optimal sebagai ruang publik,” tukasnya.
Ketersediaan fasilitas taman, kata Rika, juga masih terbatas, sehingga belum mampu menunjang aktivitas masyarakat secara optimal.
Pun, lanjutnya, bahu jalan dijadikan area parkir liar kendaraan bermotor. “Sehingga masyarakat menjadi kurang tertarik memanfaatkan Taman Bendi sebagai ruang aktivitas dan rekreasi,” tukasnya.
Apa yang disampaikan Rika Laila itu langsung mendapat respons dari pihak terkait. Misalnya, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Kebayoran Lama, Rani, yang berjanji akan segera melakukan perbaikan Taman Bendi. Tahap pertama, katanya, adalah Taman Bendi Barat Bagian Selatan. “Saya baru saja menandatangani kontrak dengan Kasudin (Kepala Suku Dinas) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan,” katanya.
Alhasil, mimpi-mimpi Rika Laila Puji Astuty pun sebagian sudah “terbeli”.

























