• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ngobrol Bersama Prof Birute Galdikas Soal Kayu Ulin dan Kelelawar

Arti Hutan: Kehidupan yang Kian Memudar

Ali Syarief by Ali Syarief
January 7, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Ngobrol Bersama Prof Birute Galdikas Soal Kayu Ulin dan Kelelawar
Share on FacebookShare on Twitter

Saya teringat perjalanan-perjalanan saya ke Tanjung Puting, sebuah tempat di mana alam berbicara melalui gemerisik dedaunan, suara bekantan, dan tatapan buaya yang menghuni tepian sungai. Dulu, hutan di sana begitu lebat, bagai benteng hijau yang tak tergoyahkan. Kini, yang tersisa hanyalah kesunyian dan kehampaan. Pohon-pohon yang dulunya menjulang tinggi kini hanya menjadi saksi bisu kehancuran. Sepanjang kali, tersisa pohon-pohon kurus, berdiri seperti penonton yang menyaksikan akhir pertunjukan kehidupan.

Hutan Tanjung Puting dahulu adalah panggung megah tempat bekantan memainkan atraksi alami mereka. Di sungai yang jernih, buaya berjemur, tak terganggu. Saat malam tiba, jika Anda menyorotkan lampu dari speed boat, matanya yang merah akan memantul, seakan mereka berkata, “Ini rumah kami.” Kini, sungai itu berubah keruh, dan buaya pun jarang terlihat. Kemana mereka pergi? Mungkin, seperti hutan itu sendiri, mereka perlahan hilang, terhapus oleh kerakusan manusia.

Dalam sebuah percakapan yang membekas di hati saya, Prof. Biruté Galdikas memberi tahu saya sesuatu yang sederhana tapi menyayat: “Pak Ali, lihat pohon ulin ini. Tingginya belum sampai setengah meter, tapi tahukah Bapak, berapa umurnya?” Saya hanya diam. Lalu dia menjawab sendiri, “Enam tahun.” Enam tahun untuk sebatang pohon kecil, dan butuh ratusan tahun untuk menjadi raksasa hutan. Tapi berapa detik yang kita perlukan untuk menebangnya?

Di gubuk kecil yang kami datangi, ada tiga kelelawar kecil bergantung. “Pak Ali, tahu kenapa mereka di sini?” tanya Prof. Biruté. Saya hanya menggeleng. “Karena pohon rumah mereka sudah tidak ada.” Kelelawar ini, yang dianggap sepele, sebenarnya adalah penjaga hutan. Mereka menyemai biji-biji untuk menumbuhkan pohon-pohon baru. Ketika pohon-pohon itu hilang, tugas alami mereka pun terhenti.

Dan ketika hutan benar-benar sirna, apa yang akan terjadi pada kita, manusia?

Hutan adalah paru-paru dunia, tetapi juga hati dan jiwa kehidupan. Saat kita merusaknya, kita bukan hanya kehilangan pohon-pohon dan hewan-hewan. Kita kehilangan udara bersih untuk bernapas, air jernih untuk diminum, dan tanah subur untuk bercocok tanam. Banjir akan menjadi tamu yang tak pernah diundang, membawa lumpur dan kesedihan. Kekeringan akan melanda, dan dunia akan menjadi lebih panas, seolah-olah bumi sedang demam tinggi.

Tanpa hutan, kehidupan manusia akan menjadi rapuh. Kita mungkin bertahan dengan teknologi, tetapi jiwa kita akan kosong. Anak cucu kita akan hidup di dunia tanpa suara burung, tanpa teduhnya pohon, dan tanpa dongeng tentang buaya yang matanya merah di sungai.

Hutan bukan hanya seonggok pohon. Ia adalah kehidupan itu sendiri, menjalin manusia, hewan, dan tumbuhan dalam sebuah simfoni yang tak tergantikan. Jika kita terus membiarkan hutan kita lenyap, maka sesungguhnya kita sedang menggali liang kubur bagi peradaban kita sendiri.

Hutan adalah cerminan siapa kita. Jika kita merusaknya, maka sesungguhnya kita sedang menghancurkan diri kita sendiri. Apakah kita ingin dikenal sebagai generasi yang mewariskan kehampaan? Ataukah generasi yang menyelamatkan harapan? Jawabannya ada pada kita semua.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kadin Indonesia Apresiasi Kebijakan Pemerintah Terkait Penetapan PPN 12 Persen Barang – Jasa Mewah

Next Post

Parpol dalam Ancaman Capres Independen

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post

Parpol dalam Ancaman Capres Independen

Bersikap Berseberangan Dengan Partai, Status Jokowi dan Gibran Sudah Tidak di PDIP

Menuntut Megawati Tekuk Lutut di Hadapan Rakyat: Akuntabilitas Ketua Umum PDIP atas Predikat Jokowi Sebagai Nominee Terkorup Dunia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...