• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Nilai Rupiah Semakin Memburuk Karena Adanya Ketidakpastian di Masa Transisi Pemerintahan

EDITORIAL FUSILATNEWS

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 21, 2024
in Feature
0
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis, 25 April 2024 cenderung bergerak menurun, merupakan sambutan negarif dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI-Rate (Gambar portonews)

Share on FacebookShare on Twitter

Andaikan pelaksanaan kewajiban repatriasi dan konversi DHE berjalan efektif, penguatan rupiah akan signifikan. Intervensi dolar AS senilai 5 miliar saja di pasar valas akan memulihkan nilai rupiah ke kisaran dibawah Rp 16.000 per dolar AS.

Hari ini pasar uang dibuka dengan kabar buruk, nilai rupiah semakin terpuruk diangka Rp 16,483,0 bahkan sempat nyentuh angka Rp 16.513 sebelum turun kembali dibawah titik psikologis Rp 16.500,- per 1 dolas AS.

Memburuknya rupiah ini dimulai sejak Sejumlah investor asing yang ramai-ramai lakukan aksi jual obligasi Surat Utang Negara (SUN) pada bulan April lalu yang memicu adanya  kegagalan kebijakan kewajiban repatriasi devisa hasil ekspor (DHE) SDA, beberapa hari setelah KPU mengumumkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuning Raka menjadi pemenang pemilihan Presiden dan wakil presiden Februari 2024 silam nilai Rupiah sulit kembali ke angka sebelum April tahun ini

Sejak awal tahun ini hingga 21 Juni 2024, rupiah semakin memburuk dan rentan goyangan faktor ekternal dan spekulator di pasar uang global. Rupiah semakin lemah dan mengalami pelemahan sebanyak hampir 7 persen. Gejolak ekonomi global memberikan dampak besar terhadap memburuknya rupiah.

Adanya salah urus dan kebijakan ekonomi terutama arah kebijakan fiskal yang tidak tepat membuat nilai Ekspor kita semakin turun dan surplus neraca perdagangan semakin mengecil yang berakbat menipisnya cadangan devisa kita, semakin memperburuk nilai tukar rupiah

Tingginya proyeksi defisit anggaran yaitu 2,8 persen dari PDB, mendekati defisit anggaran yang diijinkan UU yaitu 3 persen.

Seharusnya saat ini Presiden Jokowi bersama Presiden terpilih duduk bersama dan menyampaikan komitmen barsama untuk lebih disiplin dalam hal fiskal dan bertekad melaksanakan pengurangan risiko fiskal untuk menghindari sentimen negatif terhadap rupiah

Pemerintah harus membuat kebijakan ekonomi yang mampu mendorong peningkatan surplus neraca perdagangan yang sedang berjalan dan menjadikan merosonya nilai rupiah sebagai momentum meningkatkan ekspor baik komoditas maupun hasil industri bernailai tambah tinggi. Karena rendahnya nilai rupiah terhadap valuta asing khususnya dolar AS membuat produk -produk ekspor kita menjadi lebih berdaya saing, karena lebih murah

Jika ekspor kita meningkat maka surplus neraca perdagangan kita akan meningkat dan cadangan devisa kita juga meningka tsehingga mudah bagi Bank Indonesia untuk mengendalikan nilai tukar dolar melalui surplus neraca perdagangan bukan intervensi valuta asing (valas) karena menguras cadangan devisa yang terbatas atau menaikkan suku bunga domestik yang bebannya harus ditanggung seluruh negeri.

Sebenarnya Bank Indonesia punya cadangan devisa yang lebih dari cukup akibat surplus neraca perdagangan 49 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, senilai 170,1 miliar dolar AS. Dengan cadangan devsa sebesar ini sehrusnya bank Indonesia mampu menjaga stabilitas rupiah berbasis kekuatan fundamental perekonomian Indonesia dan seharusnya Rupiah stabil di angka dibawah Rp 15 000,- per USD.

Melemahnya rupiah terhadap USD itu merupakan anomali karena data menunjukkan sampai bulan Mei 2024 lalu Indonesia masih mencatatkan surplus neraca perdagangan yang cukup baik. dan inikan anomali

Data menunjukkan Sepanjang 2023, surplus neraca perdagangan kita mencapai 36,9 miliar dolar AS, maka ketika rupiah melemah di sepanjang 2023, terutama sejak Mei 2023 hingga kini, bisa dikatkan adanya kegagalan kebijakan kewajiban repatriasi devisa hasil ekspor (DHE) SDA,

Adanya kegagalan penegakan kewajiban repatriasi DHE SDA menjadi refleksi pengambil kebijakan ekonomi yaitu mengapa para eksportir terutama SDA lebih suka menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri daripada menyimpannya di dalam negeri

Disamping itu kegagalan kewajiban repatriasi DHE SDA menjadi tidak bermoral ketika surplus neraca perdagangan Indonesia yang demikian besar namun tidak kembali ke dalam negeri dan berakibat pada melemahnya rupiah

Mumpung perekonomian kita masih bisa menikmati surplus neraca perdagangan solusinya BI harus lebih mendorong pelaksanaan kewajiban repatriasi DHE SDA. daripada memperkenalkan dan bergantung ke instrumen baru seperti SVBI atau menaikkan suku bunga acuan

Andaikan pelaksanaan kewajiban repatriasi dan konversi DHE berjalan efektif, penguatan rupiah akan signifikan. Intervensi dolar AS senilai 5 miliar saja di pasar valas akan memulihkan nilai rupiah ke kisaran dibawah Rp 16.000 per dolar AS.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nasihat untuk Pak Anies Baswedan – “Anda Cepat Sekali Berubah”

Next Post

Sebagian Besar Karena Serangan Jantung. 40 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Arafah dan Mina

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip
Feature

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Next Post
Tingginya Temperatur Udara di Saudi Dan Langkah Pencegahan Dari Ancaman Dehidrasi Bagi Jamaah Haji

Sebagian Besar Karena Serangan Jantung. 40 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Arafah dan Mina

Prabowo, Pangkatmu Terancam Copot, Jenderal!

Prabowo, Pangkatmu Terancam Copot, Jenderal!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

Negara Katanya Sehat, Tapi Mengapa Terlihat Sesak Napas?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist