• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Omicron di Jepang Lebih Ganas dari Negara Lain?

fusilat by fusilat
February 18, 2022
in News
0
Omicron di Jepang Lebih Ganas dari Negara Lain?

Foto: Bendera yang merayakan Reiwa, era kekaisaran baru Jepang, dipajang di Tokyo, Jepang, 30 April 2019. REUTERS / Kim Kyung-Hoon

Share on FacebookShare on Twitter

Virus corona varian Omicron di Jepang dianggap lebih ganas dibandingkan negara lain. Para ahli hingga pemerintah daerah mengatakan hal ini dipicu penundaan peluncuran vaksin booster yang membuat masyarakat lebih rentan dibandingkan negara lainnya.

Hal ini bisa berarti masalah politik bagi Perdana Menteri Fumio Kishida karena hampir 30% populasi berusia 65 tahun atau lebih belum mendapatkan booster. Sehingga berisiko lebih besar terkena virus corona tanpa proteksi.

Hal ini terungkap saat Walikota Kota Soma di Jepang utara dan ketua asosiasi nasional pemimpin kota, Hidekiyo Tachiya, bertemu Kishida di Oktober 2021 untuk mendesak dimulainya pemberian booster lebih awal. Namun tidak ada yang diberikan sampai Desember.

Booster juga hanya diberikan kepada dokter dan petugas kesehatan. Ini diyakini sejumlah dokter membuat warga lebih rentan.

“Jika mereka memberi tahu kami pada November, bahwa enam bulan sudah cukup, maka di Soma kami bisa mendapatkan suntikan mulai Desember, dan untuk itu saya merasa kesal,” ujar seorang dokter bernama Tachiya kepada Reuters, dikutip Kamis (17/2/2022).

“Jika lebih cepat, tidak akan ada begitu banyak penderitaan dan begitu banyak orang tidak akan mati.”

Pihak berwenang di Tokyo juga mendorong diadakannya booster yang lebih cepat. Namun tidak berhasil.

“Kami meminta tembakan berikutnya secepat mungkin tetapi pemerintah tidak setuju,” kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike kepada wartawan baru-baru ini.

Beberapa pihak menyalahkan Kementerian Kesehatan Jepang. Ini dikaitkan dengan jeda delapan bulan antara vaksin oleh dewan ilmu kesehatan.

Sistem itu dimodifikasi pada Desember dan Januari untuk menanggapi ancaman Omicron. Namun, kepala vaksin di bawah pemerintahan sebelumnya, Taro Kono, mengatakan masalahnya adalah layanan sipil yang bergerak lambat.

“Yang gagal adalah kementerian kesehatan,” kata Kono.

“Saya sudah memberitahu Kantor Perdana Menteri, Anda harus berhati-hati karena kementerian kesehatan tidak akan membantu Anda… Kamu benar-benar harus mencambuk mereka agar semuanya bergerak.”

Kono mengatakan intervensi adalah kunci untuk menyelesaikan sesuatu dengan cepat. Dia ingat merayu eksekutif Pfizer untuk memastikan pengiriman vaksin lebih cepat, dengan harapan gerakan itu akan membantu mempercepat pasokan.

Meskipun Jepang relatif lambat untuk meluncurkan kampanye vaksinasi awal, namun mempercepatnya membuahkan hasil. Sehingga pada November lalu, Jepang memiliki tingkat vaksinasi tertinggi di negara-negara kaya Kelompok Tujuh (G-7).

Tetapi kemudian kementerian kesehatan tetap pada protokol untuk menunggu delapan bulan antara kursus vaksinasi pertama dan booster, bahkan ketika negara-negara lain memotong waktu tunggu. Tentu pemerintah daerah, termasuk Tokyo, mendesak peluncuran yang lebih cepat.

Penantian minimum akhirnya dipersingkat menjadi enam bulan, masih lebih lama dari tiga bulan di Korea Selatan dan lima bulan di Singapura. Hanya 10% dari populasi Jepang yang mendapat suntikan ketiga, dibandingkan dengan lebih dari 50% di Korea Selatan dan Singapura.

Menurut Worldometers, kini Jepang memiliki total 4.055.675 kasus infeksi secara akumulatif dengan dengan 20.701 total kematian. Kemarin Jepang mencatat 79.896 kasus baru dengan 207 kematian.

Sumber : CNBCIndonesia

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini dia Daftar Anggota KPU-Bawaslu Periode 2022-2027

Next Post

Up date Corona: Angka baru 206 kematian per Hari

fusilat

fusilat

Related Posts

Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Next Post
Up date Corona: Angka baru 206 kematian per Hari

Up date Corona: Angka baru 206 kematian per Hari

RESMI, UU IKN Ditandatangani Jokowi

RESMI, UU IKN Ditandatangani Jokowi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist