• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Omon-omon Kabinet Gemoy

fusilat by fusilat
October 21, 2024
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Prabowo Subianto: Tantangan Baru di Usia 73 Tahun sebagai Presiden ke-8 Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta, Fusilatnews – Wacana Presiden Prabowo Subianto membentuk “zaken cabinet” atau kabinet ahli ternyata sekadar “omon-omon” (omong-omong) belaka. Yang terbentuk justru “second cabinet”, kabinet bekas pakai atau kabinet daur ulang. Betapa tidak?

Dari 109 menteri, wakil menteri dan kepala badan/lembaga yang kemarin diumumkan sebagai Kabinet Merah Putih dan akan dilantik hari ini dan esok, sedikitnya ada 27 bekas menteri, wakil menteri dan kepala badan/lembaga di Kabinet Indonesia Maju bentukan Presiden Jokowi.

Mereka adalah Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan; Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan; dan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Lalu, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri; Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum; Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan; Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan; Saifullah Yusuf, Menteri Sosial; Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian; Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral; Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian; Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan; Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara; Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal; Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi: Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan; dan Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Presiden.

Pun, Thomas AM Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan; Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan; Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan; Angga Raka Prabowo, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital; Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital; Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian; Kartiko Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: dan Edward Omar Sharif Hiariej, Wakil Menteri Hukum.

Alih-alih kabinet ahli, Kabinet Merah Putih adalah kabinet akomodasi yang menampung partai politik koalisi serta tim sukses dan relawan pendukung.

Dilihat dari jumlah personelnya yang sedikitnya ada 109 orang, Kabinet Merah Putih melebihi Kabinet 100 Menteri yang dibentuk Presiden Soekarno di akhir masa kekuasaannya.

Diketahui, Indonesia pernah memiliki kabinet gemuk dalam sejarah pemerintahan, yakni Kabinet Dwikora II. Kabinet tersebut terdiri dari 132 pejabat menteri dan pembantu presiden setingkat menteri. Sebutan lainnya adalah Kabinet 100 Menteri.

Kabinet 100 Menteri yang dipimpin Seokarno ini untuk merespons krisis sosial, ekonomi, dan keamanan akibat perlawanan terhadap kepemimpinannya pasca-Gerakan 30 September 1965/PKI yang gagal. Kabinet 100 Menteri ini ternyata gagal dan hanya sangup bertahan selama 23 hari.

Kabinet Merah Putih pun kabinet “gemoy”, gemuk atau tambun. Kabinet Merah Putih adalah Kabinet Gajah yang tidak akan lincah bergerak.

Juga boros anggaran untuk gaji dan fasilitas seperti rumah dinas dan mobil dinas.

“Gemoy” dan “omon-omon” memang mengacu pada istilah yang sering digunakan Prabowo dalam kampanye Pemilihan Presiden 2024. Gemoy berarti gemuk, omon-omon berarti omong-omong. Omon-omon ini kerap dipakai Prabowo untuk menyindir Anies Baswedan, rivalnya dalam kontestasi Pilpres 2024.

Dalam pidato perdananya usai dilantik menjadi Presiden, dengan berapi-api Prabowo menyampaikan target pemerintahannya yang cukup ambisius. Salah satunya adalah swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya, atau 4-5 tahun pemerintahannya, bahkan Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia.

Jika dilihat dari “track records” atau rekam jejaknya dalam proyek “food estate” yang Jokowi percayakan kepadanya selaku Menteri Pertahanan, target ambisius Prabowo itu diprediksi akan menjadi sekadar omon-omon belaka. Betapa tidak?

Dikutip dari sejumlah sumber, “food estate” adalah program pemerintahan Presiden Jokowi yang memiliki konsep pengembangan pangan. Program ini dilaksanakan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan.

Prabowo Subianto, yang saat itu menjabat Menteri Pertahanan, ditunjuk Jokowi untuk mengurus dan memimpin proyek food estate tersebut. Proyek food estate digarap di sejumlah provinsi seperti Sumatra Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua dan Papua Selatan.

Namun, secara umum program food estate yang dipercayakan Jokowi kepada Prabowo itu ternyata gagal. Bahkan bisa dikatakan gagal total.

Bagaimana bisa Prabowo yang sudah terbukti gagal dalam mengelola proyek food estate menargetkan Indonesia swasembada pangan bahkan menjadi lumbung pangan dunia dalam 4-5 tahun ke depan?

Prabowo diyakini sekadar omon-omon belaka!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Walhi : Prabowo Lupa Misi ke-8 Astacita, Soroti Pidato Kenegaraan yang Minim Bahas Lingkungan

Next Post

Menteri Dikdasmen, Abdul Mu’ti Diminta Prabowo Tingkatkan Kualitas Pendidikan

fusilat

fusilat

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Prof Abdul Mu’ti Geser Nadiem, Diharapkan Tak Cuma Ganti Nama Juga Ideologi

Menteri Dikdasmen, Abdul Mu'ti Diminta Prabowo Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Mengapa Kesuksesan Pengusaha Lebih Ditentukan oleh Jerih Payah daripada Pelatihan: Sebuah Kajian Berdasarkan Kisah Tokoh Pengusaha Dunia dan Indonesia

Mengapa Kesuksesan Pengusaha Lebih Ditentukan oleh Jerih Payah daripada Pelatihan: Sebuah Kajian Berdasarkan Kisah Tokoh Pengusaha Dunia dan Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...