• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Orang Bodoh Itu Sulit Diduga Mau Pergi Kemana?

Ali Syarief by Ali Syarief
June 17, 2025
in Cross Cultural, Feature
0
Orang Bodoh Itu Sulit Diduga Mau Pergi Kemana?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews  – Orang bodoh itu aneh. Kalau dia lapar, bisa saja yang dia cari bukan nasi, tapi bendera. Kalau dia haus, bukan air yang dia minum, tapi janji. Kalau dia kehilangan sepatu, jangan-jangan dia malah membeli tongkat. Pokoknya tak bisa ditebak seperti jalan semut yang mendadak berbelok ke ujung meja padahal makanan ada di bawah.

Orang cerdik tentu sulit ditebak. Tapi orang bodoh? Lebih sulit lagi. Kalau orang cerdik itu main catur, orang bodoh main dadu. Nasib dan langkahnya bukan ditentukan oleh strategi, tapi oleh keberanian sembrono yang tak berakar dari logika apa pun. Ia bisa mendukung calon yang menindasnya, bisa bersorak untuk pemimpin yang mengambil makannya, bisa juga memuji bangunan tinggi padahal atap rumahnya sendiri bocor.

Itulah mengapa dalam politik, orang bodoh adalah kekuatan paling menggetarkan. Bukan karena mereka tahu apa yang mereka lakukan, tapi karena mereka tidak tahu dan tak bisa diperkirakan apa yang akan mereka lakukan. Hari ini ia memuja, besok mencaci. Hari ini ia turun ke jalan, besok tidur di emperan. Hatinya mudah dibakar, kepalanya mudah dibohongi.

Tapi jangan salah. Justru karena kebodohannya itulah, ia sering menjadi alat. Ia bisa dijadikan pagar, dijadikan sorak-sorai, dijadikan jumlah, dijadikan bukti suara rakyat. Ia percaya pada spanduk, pada toa, pada kaus oblong bertuliskan jargon. Lalu ia merasa telah menentukan nasib bangsa dengan memilih berdasarkan gambar yang warnanya paling mencolok.

Namun, dalam kebodohannya, kadang ada sesuatu yang suci. Ibarat bayi yang tertawa melihat pelangi tanpa tahu itu hanya bias cahaya, orang bodoh tertawa melihat kampanye dan mengira semua janji akan ditepati. Mereka tidak sinis, tidak skeptis, tidak membangun teori konspirasi. Mereka hanya percaya.

Anehnya, orang-orang pintar malah sering keliru. Mereka hitung angka, buat peta kekuasaan, analisis survei, lalu kalah. Sebab satu hal yang mereka lupakan: orang bodoh itu tidak bisa diprediksi. Mereka bisa menang karena angka, tapi bisa kalah karena nasi bungkus di gang sempit yang lebih berarti daripada visi-misi di gedung mewah.

Dalam dunia yang terlalu banyak menyembah kecerdasan, kadang kita lupa bahwa kebodohan massal jauh lebih efektif daripada kecerdasan tunggal. Satu profesor mungkin bisa mengubah buku pelajaran. Tapi seribu orang bodoh bisa mengubah arah negara.

Lantas, kita harus bagaimana? Jangan mengejek. Jangan juga merasa lebih tinggi. Karena siapa tahu, pada suatu pagi yang cerah, kita juga sedang menjadi bagian dari mereka—yang memutuskan tanpa alasan, memilih tanpa pertimbangan, dan bersorak tanpa mengerti untuk siapa.

Sebab kebodohan itu bukan tentang tak punya ilmu, tapi tentang berhenti berpikir. Dan jika itu sudah menjadi kebiasaan, maka bukan lagi soal pendidikan, tapi soal watak.

Dan watak itu—saudara-saudaraku—lebih sulit diubah daripada nasib bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PECINYA SUCI, TANGANNYA KOTOR : Kader Terbaik PBNU

Next Post

Tanya Ahli Gizi Tokyo: Tip Sehat Tanpa Perlu Memasak di Jepang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Tanya Ahli Gizi Tokyo: Tip Sehat Tanpa Perlu Memasak di Jepang

Tanya Ahli Gizi Tokyo: Tip Sehat Tanpa Perlu Memasak di Jepang

Bareskrim Akhirnya Menyatakan Ijazah Jokowi Asli

"Chaos" Ijazah Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist