• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Chaos” Ijazah Jokowi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 17, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Bareskrim Akhirnya Menyatakan Ijazah Jokowi Asli
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Adakah korelasi antara ijazah dan “chaos” (kekacauan), sehingga jika selembar ijazah ditunjukkan kepada publik maka akan menimbulkan kekacauan?

Bertanyalah kepada Yakup Hasibuan, kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Sedemikian kuatkah pengaruh Jokowi, sehingga ketika ijazahnya ditunjukkan ke publik maka akan menimbulkan kekacauan, karena orang-orang lainnya mau ikut-ikutan meminta seseorang untuk menunjukkan ijazahnya kepada publik?

Bertanya pulalah kepada Yakup Hasibuan, pengacara junior yang langsung dapat order dari Jokowi diduga gegara merupakan anak dari Otto Hasibuan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, yang juga Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Ya, entah apa yang berkecamuk dalam benak Yakup Hasibuan, sehingga ia mengatakan jika ijazah Jokowi yang ia klaim asli itu ditunjukkan kepada publik maka akan menimbulkan kekacauan.

Sebab, katanya, setiap orang bisa meminta ijazah seseorang, apakah itu anggota DPR atau pun yang lainnya, ditunjukkan ke publik, dan itu bisa menimbulkan kekacauan.

Ia alpa. Jokowi adalah bekas Presiden. Sebagai bekas Presiden, Jokowi adalah seorang public figure. Kalau bukan public figure, mana ada orang yang akan peduli terhadap Jokowi?

Jadi, jangan ada asumsi ketika Jokowi menunjukkan ijazah S1-nya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), yang dituduh Roy Suryo dan kawan-kawan palsu, lalu secara otomatis akan timbul gelombang gerakan masyarakat yang meminta ijazah-ijazah milik public figure lainnya ditunjukkan ke publik. Tidak akan.

Roy Suryo, yang mewakili kepentingan publik, minta ijazah Jokowi ditunjukkan karena ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu bukanlah sosok yang tepercaya. Suami dari Iriana itu kerap melakukan kebohongan, sehingga sebuah majalah berita mingguan menjuluki dia sebagai Pinokio, boneka kayu dalam dongeng masyarakat Italia, di mana kalau dia berbohong maka akan memanjang hidungnya. Makin banyak berbohong maka akan terus bertambah panjang hidungnya.

Kebohongan Jokowi itu antara lain terkait proyek mobil nasional Esemka yang ternyata zonk.

Lalu, deretan investor asing yang ia klaim sedang antre masuk proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang ternyata hoaks.

Jadi, mengapa publik mendesak ijazah Jokowi ditunjukkan karena ada dua faktor. Pertama, Jokowi adalah public figure. Kedua, Jokowi adalah pembohong.

Apalagi, saat mengumumkan ijazah Jokowi itu asli, Badan Reserse Kriminal Polri tidak menunjukkan ijazah itu ke publik. Akhirnya masyarakat pun dibuat penasaran. Maka wajar ketika banyak di antara kita yang mendesak agar Jokowi menunjukkan ijazahnya ke publik. Ironisnya, desakan itu direspons Yakup dengan jawaban yang konyol.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “chaos” tidak ditemukan sebagai entri resmi. Namun, kata dimaksud secara umum diartikan sebagai kekacauan, kerusuhan, atau ketidakberaturan. Kata ini lebih sering digunakan sebagai istilah serapan dari bahasa Inggris untuk menggambarkan situasi yang kacau-balau, tidak terorganisir, atau sulit dipahami.

Tapi entah apa yang dimaksud chaos oleh Yakup Hasibuan. Mungkin baju kaos. Mungkin pula saus (sambal). Kita tidak tahu pasti.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tanya Ahli Gizi Tokyo: Tip Sehat Tanpa Perlu Memasak di Jepang

Next Post

Andai Bareskrim Bisa Menyelidiki Jejak Pembayaran Uang Kuliah Jokowi

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?
Feature

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Feature

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
Feature

PRESIDEN KUAT VS PRESIDEN DOMINAN

July 3, 2026
Next Post
Andai Bareskrim Bisa Menyelidiki Jejak Pembayaran Uang Kuliah Jokowi

Andai Bareskrim Bisa Menyelidiki Jejak Pembayaran Uang Kuliah Jokowi

Setelah Ditulis Ulang Sejarah Indonesia, Versi Terbaru Akan Diluncurkan  17 Agustus 2025

Fadli Zon Cederai Korban dan Langgengkan Impunitas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
IPW Laporkan Kapolres Depok ke Propam: Tersangka Diduga Ditahan 11 Jam Tanpa Dasar Hukum

IPW Laporkan Kapolres Depok ke Propam: Tersangka Diduga Ditahan 11 Jam Tanpa Dasar Hukum

July 3, 2026
Rakornas KKP Sepakati Percepatan Enam Program Prioritas Kelautan dan Perikanan Dukung Swasembada Pangan

Rakornas KKP Sepakati Percepatan Enam Program Prioritas Kelautan dan Perikanan Dukung Swasembada Pangan

July 3, 2026

PRESIDEN KUAT VS PRESIDEN DOMINAN

July 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

Partai Mantan Presiden: Siapa yang Masih Bertahan pada Pemilu 2029?

July 4, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...