Samarinda – Fusilatnews – Untuk mengisi posisi Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat serta Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi. Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) secara terbuka membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi madya
Berdasarkan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2022, sedikitnya dua deputi Otorita IKN diutamakan berasal masyarakat asli Kalimantan Timur.
“Untuk pengisian jabatan Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN diutamakan berasal dari putra-putri Provinsi Kalimantan Timur,” kata Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi Tim Transisi IKN Sidik Pramono dalam keterangan yang diterima di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu 28 Desember 2022.
Pendaftaran ditutup pada 5 Januari
pendaftaran telah dibuka pada Selasa 27 Desember dan akan ditutup pada 5 Januari 2023 pukul 23.59 WIB.
“Setelah pendaftaran ditutup, maka tahap berikutnya adalah pemeriksaan dan seleksi administrasi, dilanjutkan seleksi penulisan makalah, uji kompetensi, dan wawancara akhir. Targetnya, pada akhir Januari hasil akhir seleksi sudah dapat diumumkan ke publik,” kata Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi Tim Transisi IKN Sidik Pramono
Saat ini Otorita IKN sedang dalam proses wawancara terhadap 84 calon pejabat untuk posisi 25 direktur dan kepala biro, antara lain kepala Biro Perencanaan, Organisasi, dan Kerja Sama; kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Hubungan Masyarakat; kepala Biro Keuangan, Barang Milik Negara, dan Aset Dalam Penguasaan; kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang/Jasa; direktur Hukum; direktur Kepatuhan; direktur Pengawasan dan Audit Internal; serta Direktur Perencanaan Makro.
Menurut Sidik, pada seleksi terbuka itu terbuka bagi PNS dan non-PNS yang memenuhi persyaratan dan ketentuan dalam pengumuman Nomor P.008/Otorita IKN/XII/2022 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Otorita IKN.
Sebelumnya, pada Oktober 2022, jabatan pimpinan tinggi madya berupa Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN telah diisi oleh Myrna Asnawati Safitri yang merupakan putri daerah asal Samarinda, Kalimantan Timur. Myrna pernah menjadi Ketua Program Studi Ilmu Hukum President University Cikarang Bekasi Jawa Barat periode 2011-2013.






















