• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pak Kasmudjo, Riwayatmu Kini

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 19, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Skripsi Fiktif Sang Presiden: Rekayasa Relasi Jokowi-Kasmudjo?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Sarjana Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

Jakarta – Nama Kasmudjo tiba-tiba viral. Trending. Mencuat ke permukaan. Seiring viralnya kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Kasmudjo, biasa dipanggil Pak Kas, disebut sebagai dosen pembimbing Jokowi saat wong Solo itu menggarap skripsi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 1985 lalu. Pak Kas pun turut digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Sleman, DI Yogyakarta.

Gugatan itu teregister dengan nomor perkara 106/Pdt.G/2025/PN Smn tertanggal 5 Mei 2025 dengan klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum.

Dalam perkara ini, pihak penggugat adalah Ir Komardin. Adapun para pihak tergugat dalam perkara ini adalah Rektor UGM, Wakil Rektor 1 hingga 4 UGM, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Kepala Perpustakaan Fakultas Kehutanan UGM, dan Ir Kasmudjo MS.

Ironisnya, Pak Kas sendiri justru tidak merasa menjadi dosen pembimbing skripsi Jokowi.

Dikutip dari berbagai sumber, Pak Kas mengaku dirinya bukan pembimbing skripsi Jokowi, melainkan hanya sebagai pembimbing akademik.

Pak Kas mengaku, pada tahun Jokowi berkuliah (1980-1985), dirinya masih berpangkat dosen golongan IIIb atau asisten dosen. Pada tingkatan itu dirinya belum boleh mengajar langsung dan hanya diperkenankan memberikan pendampingan kepada mahasiswa. Baru setahun setelah Jokowi lulus, dirinya mendapat pangkat IIId atau IVa pada 1986.

Sebab itu, Pak Kas tidak tahu-menahu soal proses pembuatan skripsi Jokowi. Dia menegaskan dirinya bukan dosen pembimbing skripsi Jokowi.

Di sisi lain, Pak Kas menyatakan tak tahu-menahu soal ijazah sarjana Jokowi yang belakangan dituduh palsu. Pak Kas mengaku tidak pernah melihat ijazah milik Jokowi.

UGM lewat Dekan Fakultas Kehutanan, Sigit Sunarta, menyatakan Ir Kasmudjo MS bukanlah dosen pembimbing skripsi Jokowi selama menempuh pendidikan di UGM.

Pak Kas, kata Sigit, hanya berperan sebagai dosen pembimbing akademik Jokowi.

Terkait gugatan tersebut, Pak Kas mengaku tidak siap menghadapinya. Sebab itu, Jokowi pun menawarkan bantuan hukum kepada Pak Kas.

Diberitakan, Ir Kasmudjo MS merupakan salah satu dosen senior di Fakultas Kehutanan UGM, khususnya di Departemen Teknologi Hasil Hutan (THH). Ia tergabung dalam Seksi Pengolahan Hasil Hutan (SPHH) sejak akhir 1970-an, bersama tokoh-tokoh akademik seperti Ir Mochamad Yusuf, Ir Soetjipto dan Ir TA Prayitno. Pada masa itu, UGM sedang mengembangkan tiga seksi penelitian dan pendidikan terkait ilmu teknologi kayu.

Peran Pak Kas terus berlanjut seiring dengan transformasi jurusan menjadi Program Studi Teknologi Hasil Hutan (JTHH) pada 8 Desember 1983 melalui SK Mendikbud No 0553/O/1983.

Pak Kas tercatat berkontribusi selama lebih dari tiga dekade di Fakultas Kehutanan UGM hingga akhirnya memasuki masa purna tugas pada 1 Desember 2014.

Lebih dari satu dekade setelah pensiun, Pak Kas justru menghadapi gugatan di pengadilan dalam usia yang sudah 76 tahun. Ia terkena “awu panas” (abu panas) dari kisruh ijazah Jokowi yang diduga palsu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reuni Tanpa Ijazah, Klaim Tanpa Ingatan

Next Post

Ijazah yang Tak Pernah Muncul: Drama Legitimasi di Tengah Keraguan Publik

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Terbangun Narasi: Ijazah Palsu Itu Hilang

Ijazah yang Tak Pernah Muncul: Drama Legitimasi di Tengah Keraguan Publik

Absurdnya Intervensi Pejabat Politik dalam Karier Profesional – Case Study Pemecatan KepSek SMA 6 Depok

POPULISME, PENCITRAAN, DAN OTORITER: MEMBANDINGKAN KDM DAN JOKOWI DALAM KONTEKS DEMOKRASI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...