• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PANGAN SEBAGAI SENJATA KEKUASAAN: ARAH POLITIK PANGAN PRABOWO

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
February 16, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Pemerintah Mulai Beli Gabah Petani dengan HPP Rp6.500 per Kg pada 15 Januari
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja
(Anggota Dewan Pakar DPN HKTI)

Politik pangan merupakan seperangkat kebijakan dan strategi negara dalam mengelola produksi, distribusi, serta konsumsi pangan. Tujuan utamanya adalah menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh rakyat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan produsen pangan nasional.

Dalam praktiknya, politik pangan mencakup beberapa aspek utama. Pertama, produksi pangan yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian, peningkatan produktivitas, serta diversifikasi komoditas. Kedua, distribusi pangan, yang menyangkut pengaturan harga, pengadaan, dan penyaluran pangan ke wilayah-wilayah yang rawan kekurangan. Ketiga, konsumsi pangan yang berhubungan dengan promosi pola makan seimbang, peningkatan kesadaran gizi, serta pengurangan susut dan limbah pangan.

Politik pangan juga tidak berdiri di ruang hampa. Ia dipengaruhi oleh dinamika perdagangan internasional, perubahan iklim, hingga kebijakan ekonomi global. Karena itu, perumusannya harus mempertimbangkan berbagai kepentingan strategis nasional sekaligus tantangan eksternal yang terus berkembang.

Berdasarkan pengamatan yang berkembang, terdapat sejumlah isu krusial dalam politik pangan Indonesia. Pertama, distribusi pangan yang belum merata, menyebabkan masih banyak daerah mengalami kekurangan pangan. Kedua, rendahnya akses masyarakat terhadap makanan sehat dan bergizi meningkatkan risiko malnutrisi. Ketiga, pola konsumsi masih didominasi oleh karbohidrat, sehingga asupan gizi menjadi tidak seimbang. Keempat, tingginya susut dan sisa pangan, dengan estimasi kerugian ekonomi mencapai Rp213 triliun hingga Rp551 triliun per tahun. Kelima, ketergantungan yang masih tinggi pada impor pangan melemahkan ketahanan pangan nasional. Keenam, dampak perubahan iklim dan konflik geopolitik global yang berpotensi mengganggu produksi serta distribusi pangan.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah telah mengambil berbagai langkah strategis, antara lain peningkatan produksi pangan, perbaikan infrastruktur pertanian, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi.

Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, politik pangan diarahkan secara tegas pada pencapaian swasembada pangan nasional. Pemerintah menargetkan produksi beras mencapai 32 juta ton per tahun, disertai peningkatan produktivitas melalui modernisasi dan pemanfaatan teknologi pertanian. Sejumlah program utama dijalankan, antara lain: cetak sawah seluas 3 juta hektar dalam lima tahun, penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram, penguatan penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog, serta modernisasi dan mekanisasi pertanian.

Prioritas terhadap swasembada pangan didasarkan pada beberapa pertimbangan strategis. Pertama, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor. Kedua, swasembada pangan diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta menggerakkan ekonomi pedesaan. Peningkatan produksi akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan kualitas hidup mereka. Ketiga, Presiden Prabowo juga menempatkan visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia—sebuah cita-cita yang bukan utopis, melainkan dapat dicapai melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kolaborasi seluruh komponen bangsa.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah mendorong pengembangan food estate, pembangunan infrastruktur pertanian, serta modernisasi sektor agribisnis. Penetapan HPP gabah yang lebih berpihak kepada petani juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat fondasi produksi pangan nasional.

Dengan demikian, swasembada pangan bukan sekadar target sektoral, melainkan bagian integral dari strategi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Swasembada pangan adalah prasyarat utama tercapainya ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan—tiga pilar yang menentukan martabat dan kekuatan suatu bangsa.

Sejalan dengan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan optimisme pemerintah dalam mencapai swasembada pangan melalui kolaborasi lintas sektor dan kebijakan yang tepat sasaran. Presiden Prabowo Subianto pun berulang kali menegaskan bahwa kedaulatan pangan adalah fondasi kekuatan nasional, sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri.

Semoga.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Berbohong kepada Istri sampai Menipu Rakyat Indonesia

Next Post

Jokowi Menyalahkan DPR, DPR Membuka Fakta: Siapa Bohongi Publik Soal UU KPK?

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Jokowi Menyalahkan DPR, DPR Membuka Fakta: Siapa Bohongi Publik Soal UU KPK?

Jokowi Menyalahkan DPR, DPR Membuka Fakta: Siapa Bohongi Publik Soal UU KPK?

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

SP3, Perintah Jokowi – Matinya Asas Persamaan di Depan Hukum

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...