• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Papua : Kesabaran Membawa Hasil: Apa Langkah Pemerintah Berikutnya?

Ali Syarief by Ali Syarief
September 22, 2024
in Feature, Politik
0
Teroris KKB Serang Pos Satgas Mupe di Nduga Papua, 10 Prajurit TNI Jadi Korban
Share on FacebookShare on Twitter

Peristiwa pembebasan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua selama 19 bulan, membawa kita pada satu kesimpulan yang sering kali terabaikan dalam dunia politik dan keamanan: kesabaran bisa menjadi kunci utama. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, dalam keterangannya pada Sabtu, 21 September 2024, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menegaskan bahwa pembebasan ini adalah buah dari kesabaran pemerintah dalam menangani situasi krisis tanpa tindakan represif.

Sejak awal penyanderaan Philip di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Februari 2023, pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk tidak menggunakan pendekatan militer yang keras. Instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo adalah mengedepankan dialog dan diplomasi. Hadi Tjahjanto, dalam konferensi persnya, menggarisbawahi bahwa keputusan untuk menghindari tindakan represif adalah demi keselamatan sang pilot.

Kesabaran Pemerintah atau Strategi?

Pernyataan Hadi Tjahjanto bahwa pembebasan ini adalah hasil “kesabaran” pemerintah terdengar menggugah, namun ada juga sisi lain yang patut diperhatikan. Selama 19 bulan, sang pilot hidup dalam ketidakpastian di bawah tekanan KKB, sementara berbagai pihak—dari TNI, Polri, tokoh masyarakat, adat, hingga pemuka agama—terlibat dalam upaya negosiasi untuk membebaskannya.

KKB pimpinan Egianus Kogoya, yang selama ini dikenal sebagai kelompok separatis yang agresif, tampaknya akhirnya menyerah pada pendekatan damai yang diambil pemerintah. Namun, ada spekulasi lain yang beredar, bahwa pembebasan Philip mungkin tidak semata-mata karena kesabaran pemerintah, melainkan juga akibat tekanan dari komunitas internasional, terutama Selandia Baru, mengingat Mehrtens adalah warganya. Dalam beberapa laporan yang beredar, KKB sendiri dikabarkan melakukan pembebasan ini sebagai langkah politik untuk menunjukkan posisi tawar mereka di mata dunia.

Mengapa Bukan Pendekatan Represif?

Dalam situasi konflik yang berkepanjangan seperti di Papua, penggunaan kekuatan militer sering kali dianggap sebagai solusi yang cepat dan efektif. Namun, pemerintah Indonesia memilih untuk tidak mengambil jalan ini. Alasannya sangat jelas: keselamatan Philip adalah prioritas. Tindakan militer bisa berpotensi menimbulkan korban jiwa, baik bagi sang pilot maupun masyarakat sipil di sekitar wilayah konflik.

Pendekatan ini menunjukkan sisi lain dari kepemimpinan Jokowi yang ingin menciptakan perdamaian tanpa kekerasan, meskipun situasi di lapangan sangat kompleks. KKB sendiri bukanlah lawan yang mudah dihadapi. Mereka telah lama beroperasi di kawasan pegunungan Papua, menggunakan medan yang sulit dijangkau sebagai perlindungan alami. Dalam banyak kasus sebelumnya, pendekatan militer justru memperpanjang konflik dan menyebabkan lebih banyak korban.

Tantangan di Masa Depan

Pembebasan Philip tentu disambut dengan rasa syukur oleh banyak pihak, namun ini juga menjadi pengingat bahwa masalah separatisme di Papua masih jauh dari kata selesai. KKB tetap menjadi ancaman nyata, dan ketegangan antara pemerintah pusat dan kelompok-kelompok di Papua terus berlanjut. Apa yang dilakukan pemerintah dalam kasus ini, yaitu menahan diri dari tindakan represif, memang menunjukkan pendekatan yang lebih diplomatis dan hati-hati. Namun, hal ini juga memunculkan pertanyaan, seberapa lama strategi kesabaran ini bisa bertahan?

Dalam pernyataannya, Hadi juga menyoroti pentingnya peran tokoh adat dan agama dalam proses pembebasan ini. Mereka memainkan peran kunci dalam meredam tensi dan membuka jalur komunikasi dengan KKB. Ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas lokal masih menjadi strategi yang paling efektif di kawasan seperti Papua, di mana adat dan budaya memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Penutup: Membuahkan Hasil, Tapi Masih Banyak PR

Kesabaran, seperti yang disebutkan oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, memang membuahkan hasil dalam kasus pembebasan pilot Susi Air ini. Namun, kita juga perlu sadar bahwa ini hanyalah salah satu episode dari konflik panjang yang belum berakhir di Papua. Pemerintah berhasil membebaskan sandera tanpa menggunakan kekerasan, namun tantangan besar tetap ada: bagaimana menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Papua, sambil tetap menghormati hak-hak masyarakat lokal dan menjaga keutuhan NKRI.

Dalam politik dan keamanan, kesabaran mungkin adalah sebuah kebajikan, namun tindakan nyata yang mendukung perdamaian jangka panjang harus tetap menjadi prioritas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelontorkan Anggaran Rp 36 Miliar, Sebagai Komitmen PSSI Bangun Timnas Putri

Next Post

Catatan dari Pembebasan Pilot Susi Air: Antara Konflik Papua, KKB, dan Tuntutan HAM

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Catatan dari Pembebasan Pilot Susi Air: Antara Konflik Papua, KKB, dan Tuntutan HAM

Catatan dari Pembebasan Pilot Susi Air: Antara Konflik Papua, KKB, dan Tuntutan HAM

Tanggapan Dirjen Bea Cukai Soal Ekspor Pasir Laut

Tanggapan Dirjen Bea Cukai Soal Ekspor Pasir Laut

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist