• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pelajaran Dari Journalist Legend Jepang tentang Moralitas Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
May 28, 2025
in Feature, Japanese Supesharu, Tokoh/Figur
0
Pelajaran Dari Journalist Legend Jepang tentang Moralitas Kekuasaan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di negeri yang kerap kita kagumi karena kedisiplinannya, Jepang, kekuasaan tak pernah benar-benar bebas melenggang tanpa bayang-bayang pengawasan rakyat. Di balik senyapnya tata krama, tersembunyi riuh pertanyaan dari warga: siapa pemimpin kita, dan bagaimana ia memperlakukan kekuasaan?

Salah satu pengingat keras datang dari jurnalis senior Jepang, Soichiro Tahara. Dalam pengamatan tajamnya terhadap para elite politik Jepang, Tahara mengungkap sebuah kenyataan yang tidak jarang terlupakan oleh pemimpin dunia: bahwa uang memang bicara, tapi tidak selalu menang.

Menurut Tahara, para tokoh politik Jepang sangat memahami kekuatan uang. Dalam momen genting yang menentukan nasib politik, uang kerap dikerahkan sebagai pelumas jalan. “Namun,” ujar Tahara, “mereka juga sangat sadar akan bahayanya. Uang bisa membeli banyak hal, tapi tidak bisa membeli hati manusia.” Ini bukan sekadar ungkapan filosofis. Ini adalah prinsip hidup yang menyelamatkan banyak pemimpin Jepang dari keserakahan yang membutakan.

Bayangkan seorang politisi yang diperintahkan untuk mengirim uang tunai—hingga seratus juta yen—ke berbagai pelosok negeri demi menyegel dukungan atau menjaga harmoni. Mereka melakukannya, ya, tetapi bukan tanpa rasa takut. Sebab, mereka tahu, ketika uang terlalu mudah keluar, kepercayaan publik bisa perlahan menguap. Mereka yang pernah terluka oleh uang, tahu persis bahwa uang memiliki sisi gelap yang menggoda: ia bisa membesarkan atau menghancurkan.

Di sinilah pelajaran penting bermula. Dalam sistem demokrasi Jepang, rakyat tidak diam. Mereka mencatat, menyimak, dan memberi penilaian. Ada etos malu yang melekat kuat. Seorang pejabat yang terbukti menyalahgunakan dana, kerap memilih mundur sebelum desakan membesar. Pengunduran diri bukan karena tekanan politik semata, tetapi karena tekanan moral dari rakyat.

Bandingkan dengan realitas kita. Di negeri yang konon menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, uang justru menjadi alat utama dalam membangun kekuasaan. Tanpa rasa malu, transaksi politik berlangsung terang-terangan. Rakyat? Hanya jadi penonton yang dicekoki narasi keberhasilan semu.

Kembali ke Jepang, kekuasaan tetap diawasi. Bukan oleh institusi semata, tapi oleh budaya dan kesadaran kolektif. Pemimpin yang lalai akan moralitas akan segera tersingkir, bukan karena tekanan elit, tetapi karena rakyat menolak dilayani oleh pembohong.

Pelajaran ini sederhana tapi dalam: pemimpin yang baik bukan hanya tahu kapan menggunakan uang, tetapi tahu kapan harus menolak godaannya. Dan lebih dari itu, pemimpin yang baik tahu bahwa kunci kekuasaan yang sejati bukan pada lembaran yen atau rupiah, tetapi pada kepercayaan yang hanya bisa diraih dengan integritas.

Hari ini, kita butuh pemimpin yang tahu betapa uang bisa menyilaukan, tetapi lebih tahu bahwa hanya kesadaran moral yang mampu membimbing bangsa keluar dari kegelapan.

https://en.wikipedia.org/wiki/Soichiro_Tahara

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepala Hizbullah: ‘Trump Harus Membebaskan Dirinya Dari Cengkeraman Israel’

Next Post

MK: Tidak Hanya Sekolah Negeri, Seluruh Sekolah Swasta Harus Gratis

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
MK: Tidak Hanya Sekolah Negeri, Seluruh Sekolah Swasta Harus Gratis

MK: Tidak Hanya Sekolah Negeri, Seluruh Sekolah Swasta Harus Gratis

Presiden Prabowo Perintahkan Penyelesaian “Pemalakan” Rp 5 T Terhadap PT Candra Asri Alkali

Menteri Harus Seirama Dengan Kebijakan Presiden, Atau Didorong Untuk Diganti dan Terus Dievaluasi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist