• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Perang AS-Israel vs Iran: Bentrokan Peradaban Barat vs Islam Syiah atau Sekadar Perebutan Minyak dan Dolar?

fusilat by fusilat
March 16, 2026
in Feature, Perang
0
Perang AS-Israel vs Iran: Bentrokan Peradaban Barat vs Islam Syiah atau Sekadar Perebutan Minyak dan Dolar?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 16 Maret 2026 – Perang yang meletus antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran sejak serangan 28 Februari lalu bukan sekadar konflik militer biasa. Banyak pengamat melihatnya sebagai realisasi tesis Samuel Huntington dalam The Clash of Civilizations (1993/1996): bentrokan antar-peradaban yang berbeda secara budaya, agama, nilai, dan identitas historis setelah berakhirnya Perang Dingin.

Huntington berargumen bahwa konflik global kini tidak lagi ideologis (kapitalisme vs komunisme) atau semata ekonomi, melainkan antara peradaban utama: Barat (Kristen-Protestan sekuler), Islam, Konfusianisme, Hindu, dan lainnya. Timur Tengah menjadi salah satu fault line (garis patahan) paling panas antara peradaban Barat dan Islam.

Identitas Peradaban yang Bertabrakan
– Peradaban Barat (AS + Israel): Mewakili nilai liberal, sekuler, demokrasi, hak individu, kapitalisme global, dan supremasi hukum internasional versi Barat. Israel, meski negara Yahudi, dianggap menjadi bagian Barat karena menjadi sekutu strategis AS, menganut demokrasi liberal, dan berorientasi teknologi-militer Barat.
– Peradaban Islam (Iran): Mewakili Islam Syiah revolusioner. Sejak Revolusi 1979, Iran menjadikan ideologi wilayat al-faqih sebagai dasar negara, anti-imperialisme Barat, anti-Zionisme, dan penolakan sekularisme liberal. Iran memposisikan diri sebagai pembela umat Islam global, terutama Palestina.

Konflik Bukan Hanya Politik atau Minyak
Menurut Huntington, bentrokan antar-peradaban sering terjadi di garis patahan, dan Timur Tengah adalah salah satu yang paling rawan.
– AS-Israel ingin dunia tunduk pada nilai Barat: demokrasi liberal, hak asasi versi Barat, non-proliferasi nuklir (kecuali Israel sendiri), dan dominasi dolar/petrodolar.
– Iran ingin dunia Islam bangkit melawan dominasi Barat: menolak hegemoni AS, mendukung perlawanan Palestina, menolak sekularisme, dan mendorong sistem internasional multipolar (BRICS, non-dolar).

Bukti dalam perang 2026:
– Serangan AS-Israel (28 Februari) bukan hanya menarget fasilitas nuklir atau militer, tapi juga simbol budaya dan identitas: pembunuhan Ayatollah Khamenei (simbol revolusi Islam) dan penghancuran fasilitas yang menjadi kebanggaan nasional Iran.
– Balasan Iran (rudal ke pangkalan AS, drone ke Israel) bukan sekadar respons militer, tapi pernyataan peradaban: “Kami tidak akan tunduk pada hegemoni Barat”.
– Proxy Iran (Hizbullah, Houthi) menyerang dengan narasi “jihad melawan Zionis dan imperialis”—sangat sesuai garis patahan Islam vs Barat.

Kritik terhadap Tesis Huntington
Meski tampak cocok, tesis Huntington juga dikritik karena terlalu simplistik dan esensialis—menganggap peradaban homogen dan konflik tak terelakkan. Di Iran sendiri, banyak warga menolak perang ini karena alasan ekonomi dan korban di pihak sipil, bukan karena “Islam vs Barat”. Di AS, terutama generasi muda (Gen Z), banyak yang menolak perang karena alasan kemanusiaan, bukan karena “Barat vs Islam”.

Jadi, perang ini bukan bentrokan peradaban murni. Di balik narasi peradaban, ada follow the oil dan follow the dollar: AS ingin mempertahankan petrodolar dan kendali minyak dunia, Israel ingin keamanan eksistensial, Iran ingin kedaulatan dan perlawanan terhadap hegemoni Barat. Yang paling dirugikan bukanlah peradaban, melainkan rakyat biasa di semua pihak—termasuk masyarakat Indonesia yang langsung kena dampak kenaikan harga minyak dan inflasi.

Buzzer yang menyebut “ini perang agama” atau “Iran jahat” sebenarnya hanya memperkuat narasi Huntington yang disederhanakan. Realitasnya jauh lebih kompleks: ini perang kekuasaan, minyak, dan identitas yang dibungkus narasi agama. Indonesia sebaiknya tidak puas menjadi pion—belajar dari ketahanan Iran, bukan ikut-ikutan polarisasi yang hanya menguntungkan elite.

Malika Dwi Ana

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Trump Mulai Ditinggal 7 Negara Sekutunya

Next Post

Pola Sambutan Rismon oleh Gibran End Game vs Eggi Sudjana-DHL: Beda Kelas

fusilat

fusilat

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Pola Sambutan Rismon oleh Gibran End Game vs Eggi Sudjana-DHL: Beda Kelas

Pola Sambutan Rismon oleh Gibran End Game vs Eggi Sudjana-DHL: Beda Kelas

KEMARAU PANJANG DI DEPAN MATA: SAATNYA WASPADA IKLIM EKSTREM

KEMARAU PANJANG DI DEPAN MATA: SAATNYA WASPADA IKLIM EKSTREM

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...