• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pernyataan PKS: Absurditas dalam Pemahaman Demokrasi “Mempermalukan”

Ali Syarief by Ali Syarief
September 21, 2024
in Feature, Politik
0
Pernyataan PKS: Absurditas dalam Pemahaman Demokrasi “Mempermalukan”
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan salah satu petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyatakan, “Kalau tak koalisi, mana bisa Kita memajukan bangsa,” menunjukkan sebuah pemahaman yang keliru mengenai hakekat berdemokrasi. Dalam konteks demokrasi, koalisi bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai kemajuan; sebaliknya, keberadaan oposisi yang kuat dan konstruktif adalah bagian integral dalam memastikan pemerintahan yang sehat dan akuntabel. Pernyataan ini mencerminkan ketidakpahaman mendalam mengenai prinsip dasar demokrasi, yang seharusnya menjadi landasan bagi setiap partai politik di Indonesia.

Hakekat Berdemokrasi

Demokrasi sejati adalah tentang membangun sistem check and balances. Ini berarti bahwa setiap kekuasaan, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif, saling mengawasi untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan. Oposisi yang kritis dan konstruktif bukan hanya penting, tetapi juga diperlukan untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Tanpa adanya oposisi, pemerintahan berpotensi menjalankan kekuasaan tanpa kontrol, yang dapat berujung pada kebijakan yang tidak pro-rakyat dan tidak berpihak pada kepentingan publik.

Di negara-negara maju seperti Jepang dan Inggris, keberadaan oposisi yang kuat menjadi elemen kunci dalam proses pembangunan. Oposisi tidak hanya mengawasi kebijakan pemerintah, tetapi juga mengajukan alternatif yang lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Hal ini membentuk dinamika politik yang saling menguntungkan, di mana semua pihak saling bertanggung jawab dan berkomitmen untuk mencapai tujuan bersama.

Sikap dan Mindset PKS

Pernyataan yang mencerminkan pemikiran simplistis ini menandakan bahwa PKS, sebagai partai yang mengklaim mengusung nilai-nilai keadilan dan kemajuan, telah kehilangan arah. Ketika pemimpin partai lebih fokus pada koalisi politik untuk mencapai kekuasaan, daripada pada tanggung jawab moral untuk mengawasi dan menegakkan keadilan, maka tujuan awal partai tersebut menjadi kabur.

Mindset yang lebih mementingkan koalisi daripada prinsip-prinsip dasar demokrasi menunjukkan adanya masalah dalam orientasi partai. Sebuah partai yang tidak berani beroposisi, atau hanya mencari kemitraan untuk kekuasaan semata, berpotensi menjadikan dirinya sebagai “pencari kekuasaan” ketimbang “pejuang keadilan”. Orientasi seperti ini tidak hanya berbahaya bagi partai itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat yang mengandalkan partai untuk memperjuangkan aspirasi mereka.

Kesimpulan

Sebagai kritik terhadap PKS, penting untuk menegaskan bahwa berdemokrasi bukan hanya tentang koalisi yang membawa keuntungan politik. Sebaliknya, ia harus melibatkan pemahaman yang mendalam mengenai check and balances dan peran oposisi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. PKS perlu kembali ke jalur yang benar, dengan menempatkan kepentingan publik di atas ambisi politik semata. Dalam konteks ini, PKS harus merenungkan kembali orientasi dan sikapnya dalam menghadapi tantangan politik dan sosial di Indonesia, agar tidak kehilangan legitimasi dan kepercayaan publik sebagai partai yang berkomitmen pada kesejahteraan masyarakat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Jokowi tak pernah Ngomong Kalau dirinya Mau Masuk Golkar

Next Post

Diwakili Menko PMK Presiden Resmi Tutup PON XXI Aceh-Sumut 2024

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
Diwakili Menko PMK Presiden Resmi Tutup PON XXI Aceh-Sumut 2024

Diwakili Menko PMK Presiden Resmi Tutup PON XXI Aceh-Sumut 2024

Advokat DePA-Ri Kalsel Dilantik, Luthfi Yazid: Integritas dan Optimisme Sangat Penting di Era Disrupsi Hukum

Advokat DePA-Ri Kalsel Dilantik, Luthfi Yazid: Integritas dan Optimisme Sangat Penting di Era Disrupsi Hukum

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist