• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

POLRI DIGUNCANG TNI CARI PELUANG : “TELEGRAM PANGLIMA TNI POTENSI KEBIRI DEMOKRASI MENUJU SUPREMASI HUKUM DALAM NEGARA HUKUM”

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
June 7, 2023
in Feature
0
POLRI DIGUNCANG TNI CARI PELUANG : “TELEGRAM PANGLIMA TNI POTENSI KEBIRI DEMOKRASI MENUJU SUPREMASI HUKUM DALAM NEGARA HUKUM”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Muhammad Yamin

Pemerhati Hukum

Tidak ada Mahkota manapun yang dapat mengintervensi polisi untuk tidak atau memeriksa seseorang  dalam penegakan hukum kecuali tunduk pada hukum itu sendiri. Begitulah fungsi tunggal, terdepan kepolisian dalam Mengayomi, Melindungi, dan Melayani masyarakat.

Surat Telegram Panglima TNI (ST/1221/2021) lalu, selain potensial membawa kusam demokrasi juga membawa ketidakpastian hukum dalam penegakan hukum, khususnya menambah buruk psikologi penyidik kepolisian dalam fungsi penegakan hukum yang Mengayomi, Melindungi, dan Melayani masyarakat dalam prinsip kesetaraan dalam hukum “Equality Before The Law”.

Council Of Organization Psychology (COPP), 2011 mengatakan bahwa; Ada beberapa kepentingan publik yang lebih menarik daripada keselamatan publik, yaitu kemampuan kepolisian untuk melakukan kegiatan dengan aman, efektif, efisien, dan sesuai dengan persyaratan Undang – Undang yang Sebagian besar bergantung pada kesehatan fungsional dan lembaga tempat mereka bekerja.

Berkaitan dengan ST Panglima a quo semua pihak, khususnya DPR harus melihat secara holistik agar dapat melahirkan undang-undang yang baik yang tidak saling bertentangan satu dan yang lainnya, begitu juga Pihak TNI diharapkan harus lebih hati – hati dalam melahirkan aturan internal walaupun memiliki aturan khusus dan pengadilan khusus jangan sampai negara Indonesia Kembali kesejarah yang buruk di era orde lama terlebih orde baru, dimana TNI memiliki kekebalan tak terhingga, dan telah menyumbang banyaknya pelanggaran HAM.

Dampak buruk dari ST bila dikaitkan dengan kondisi anggota internal TNI yaitu ekonomi yang belum mencukupi menjadi faktor TNI terlibat dalam kehidupan masyarakat sipil sangat aktif, dan menjadi penyebab banyaknya pelanggaran hak yang juga menyebabkan perbuatan kriminal, dimana keterlibatan Polisi untuk menegakkan hukum dibutuhkan keleluasaan dalam memeriksa setiap kasus-kasus sesuai aturan KUHAP yang berlaku. Surat Telegram Panglima TNI (ST/1221/2021) ini akan menghambat penegakan hukum itu sendiri. Walaupun Panglima TNI kala itu Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto telah menerangkan bahwa ST tersebut hanya berlaku jika prajurit TNI dimintai keteranggannya oleh aparat penegak hukum (mengutip CNNIndonesia.com), begitu juga pernyataan Panglima TNI selanjutnya Jendral TNI (Purn) Andika Perkasa bahwa TNI tidak menutup diri terlebih menutup pemeriksaan (http:www.kompas.tv). Namun perlu kita menyadari apa yang di ucapkan oleh Han Kelsen bahwa : “Pidato umum dan pemikiran politik non ilmiah akan membingungkan konsep hukum dan  keadilan” Tentunya semua pernyataan politis dua eks Panglima tersebut tidak memiliki kepastian hukum disebabkan itu pandangan pribadi yang tidak menjadi bagian subtansi dari Surat Telegram Panglima TNI (ST/1221/2021).

Penelitian Gabungan Intelijen AS dalam buku “THE MILITARY AND DEMOCRACY IN INDONESIA : Challenge, Politics, and Power”, 2002 (Angel Rabasa dan John Haseman) untuk kepentingan AS dan negara tetangga di Indonesia mengatakan bahwa; demokrasi Indonesia akan kembali ke era kediktatoran yang disebabkan oleh beberapa indikator, dimana salah satunya ialah kurangnya APBN negara sehingga Militer diberikan kebebasan untuk terlibat dengan bisnis sehingga terlibat dalam korupsi. Penelitian ini belum dapat dibantah oleh TNI secara Ilmiah, bahkan Korupsi Dana ASABRI seolah-olah telah menguatkan penelitian yang dibiayai oleh Smith Richardson Foundation didalam Pusat Kebijakan Keamanan Nasional (NSRD) RAND ini.

Tentunya, tidak dapat dihindari bahwa dalam pergaulan sehari-hari dengan tradisi sosiologis masyarakat Indonesia keterlibatan dalam hal ekonomi akan menjadi faktor penentu pelanggran hak-hak sipil akan terjadi layaknya yang masih segar diingat di era orde sebelum reformasi. Secara sejarah pula bahwa konflik antara anggota militer dan anggota TNI telah menjadi trauma dan ketakutan masyarakat sipil tersendiri.

Kesimpulannya pertama; dihimbau kepada masyarakat sipil harus mendorong terus agar DPR melakukan perbaikan aturan hukum khsusus bagi TNI, kedua; panglima TNI saat ini kira dapat memperbaiki redaksi ST tersebut agar lebih spesifik, rigit, dan tertutup sehingga potensi hambatan pada polri dalam melakukan penyelidikan, penyidikan suatu kasus yang bila melibatkan prajurit TNI tidak menjadi hambatan “Obstraction of Justice” (tidak diatur oleh KUHP namun diatur pada Pasal 21 UUTIPIKOR), terakhir; Polri mampu melakukan perbaikan internal untuk menjadi pelayan masyarakat yang profesional.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ambisi Mengusung Prabowo Airlangga Pada Pilpres 2024. Golkar Akan Bentuk Koalisi Besar

Next Post

Berita Mengecoh Pendukung Anies dan KPP – Mendekati Bulan KPU – Buka Pendafataran Capres 2024.

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Feature

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Next Post
Dibalik Polemik ‘Obat’ Covid : Lingkaran Bisnis Pejabat Ditengah Krisis

Berita Mengecoh Pendukung Anies dan KPP - Mendekati Bulan KPU - Buka Pendafataran Capres 2024.

Denny Idrayana Tuding Jokowi Cawe-cawe Lewat Tangan Moeldoko, ‘Membegal’ Partai Demokrat,Gagalkan Anies Maju Ke KPU

Breaking News : Denny Kirim Surat Ke DPR RI Untuk Periksa Jokowi Sebagai Proses Impeachement

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist