DKI Jakarta diperkirakan dalam kategori kondisi tidak sehat bagi kelompok rentan. Katagori kualitas udara ini diprediksi bakal terjadi sampai 23 Agustus 2023 atau lima hari ke depan.
Jakarta – Fusilatnews – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan menggelar rapat bersama Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono Gubernur Banten Al Muktabar, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, serta beberapa pejabat lainnya.di Kemenko Marves Jumat (18/8).
Salah satu agenda rapat terkait wacana work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Pak Menteri (Luhut) mengarahkan untuk work from home. Nanti semua kementerian WFH. Kalau pemda DKI udah mulai tanggal 21 Agustus 2023,” kata Heru di Gedung Kemenko Marves, Jumat.
Heru mengatakan, pembahasan lainnya yakni soal tarif parkir di Ibu Kota dan wilayah penyangga. “Kalau saya nanti pegawai DKI eselon empat ke atas itu harus menggunakan kendaraan listrik, minimal motor listik,” kata Heru.
Heru mengatakan, aturan penggunaan kendaraan listrik bagi para eselon empat itu akan dibahas dalam waktu dekat.
“Kalau DKI kan pejabatnya memiliki tunjangan transportasi DKI, nah itu saya minta alihkan untuk dia beli motor listrik,” ucap Heru.
DKI Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk nomor delapan di dunia hari ini, Jumat pagi. Dikutip dari laman IQAir pukul 06.31 WIB,
US Air Quality Index (AQI US) atau indeks kualitas udara di Ibu Kota tercatat diangka 110. Berdasarkan tingkat polusi,
DKI Jakarta diperkirakan dalam kategori kondisi tidak sehat bagi kelompok rentan. Katagori kualitas udara ini diprediksi bakal terjadi sampai 23 Agustus 2023 atau lima hari ke depan.
Konsentrasi polutan tertinggi dalam udara DKI Jakarta hari ini PM 2.5. Konsentrasi tersebut 7.8 kali nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).
Sedangkan cuaca di Jakarta pada Jumat pagi ini berkabut dengan suhu 24 derajat celsius, kelembapan 80 persen, gerak angin 9,3 kilometer per jam, dan tekanan sebesar 1011 milibar.
Selain itu, situs ini juga merekomendasikan masyrakat untuk mengenakan masker, menghidupkan penyaring udara, menutup jendela, dan hindari aktivitas outdoor. Rekomendasi cara melindungi diri itu agar masyarakat dapat terhindar dari udara luar yang kotor.






















