London, 22 November 2024 – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, melaksanakan pertemuan resmi dengan Raja Charles III di Istana Buckingham, London, pada Kamis (22/11). Pertemuan ini merupakan bagian dari kunjungan kenegaraan pertama Prabowo setelah dilantik sebagai presiden, dan bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris di berbagai sektor, termasuk diplomasi, perdagangan, dan pertahanan.
Raja Charles III menyambut Prabowo dengan hangat di kediaman kerajaan yang ikonik tersebut, yang menjadi simbol kekuasaan monarki Inggris. Selama pertemuan, kedua pemimpin negara membahas sejumlah isu penting yang meliputi kerjasama strategis dalam bidang pertahanan, keamanan regional, serta potensi peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Inggris.
Presiden Prabowo, yang dikenal memiliki latar belakang kuat dalam bidang pertahanan, mengungkapkan harapannya agar hubungan kedua negara dapat semakin diperkuat melalui berbagai kerjasama teknis dan militer, terutama terkait dengan keamanan maritim dan penanggulangan ancaman global. Ia juga menyampaikan pentingnya memperdalam kolaborasi dalam sektor perdagangan dan investasi, dengan Inggris sebagai mitra strategis Indonesia di Eropa.
Raja Charles III, dalam kesempatan tersebut, memberikan penghargaan kepada Indonesia atas kontribusinya dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara dan peran aktif Indonesia dalam forum-forum internasional seperti G20 dan ASEAN. Ia menegaskan bahwa Inggris akan terus mendukung Indonesia dalam menghadapi tantangan global, terutama yang berkaitan dengan perubahan iklim dan terorisme.
Prabowo dan Raja Charles III juga berbicara mengenai upaya-upaya peningkatan hubungan sosial dan budaya antara kedua negara. Kedua belah pihak menyepakati pentingnya memperluas dialog antarbudaya, dengan fokus pada pertukaran pendidikan, seni, dan pariwisata. Mereka sepakat bahwa melalui kolaborasi yang lebih erat, Indonesia dan Inggris dapat saling belajar dan mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu global yang mempengaruhi masyarakat kedua negara.
Sebagai penutup pertemuan, Prabowo diundang oleh Raja Charles III untuk menghadiri jamuan makan malam di Istana Buckingham. Selain itu, beberapa pejabat tinggi dari kedua negara juga turut hadir dalam acara tersebut untuk memperkuat hubungan personal dan profesional yang telah dibangun.
Kunjungan kenegaraan ini menjadi simbol penting dari arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo, yang berkomitmen untuk menjalin hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara besar, seperti Inggris, guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Selain itu, ini juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan peran pentingnya dalam komunitas internasional, terutama dalam hal perdamaian dan keamanan dunia.
Keterangan tambahan:
Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris ini juga merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan Indonesia sebagai mitra utama dalam menjaga stabilitas global, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif berperan dalam diplomasi internasional.

























