• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Bingung, Publikpun Lebih Bingung

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
December 14, 2024
in Feature, Politik
0
Indonesia Impor BBM dari Singapura Menteri Bahlil Heran, “Geleng-geleng Kepala”,

Ketum Golkar Bahlil

Share on FacebookShare on Twitter

 

Namun kini, publik bertanya balik: Mengapa Prabowo justru mengangkat kembali Bahlil sebagai Menteri ESDM di Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029?

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

Jujur, penulis terinspirasi untuk membuat artikel ini dari sepotong video di kanal YouTube rekan aktivis pejuang, Edy Mulyadi. Video tersebut membahas sambutan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Partai Golkar pada Kamis, 12 Desember 2024, di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku pernah bingung dengan keputusan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang memilih Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Prabowo, Bahlil bukan lulusan universitas bergengsi seperti Stanford, Berkeley, Harvard, atau institusi serupa di Inggris.

Namun kini, publik bertanya balik: Mengapa Prabowo justru mengangkat kembali Bahlil sebagai Menteri ESDM di Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029?

Pernyataan Prabowo soal latar belakang pendidikan Bahlil tampaknya menyiratkan kritik terhadap keputusan Jokowi di masa lalu. Apakah itu berarti Prabowo hendak menggambarkan Bahlil sebagai figur yang “tidak berkualitas”? Namun, kenyataannya, Bahlil terbukti piawai dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri ESDM.

Jika demikian, publik merasa bingung. Apakah pernyataan Prabowo tersebut mencerminkan inkonsistensi atau ada alasan lain di balik keputusan politiknya? Apalagi, sebagai Presiden RI, Prabowo semestinya telah memperoleh legitimasi penuh, baik secara de jure maupun de facto, setelah bergabung dengan Jokowi pasca-Pilpres 2019.

Namun hingga kini, publik melihat Prabowo seolah masih “diarahkan” oleh Jokowi untuk mempertahankan sosok Bahlil. Pertanyaannya: Seriuskah Presiden Prabowo, yang kini sudah menjadi RI-1, masih mau diintervensi oleh Jokowi?

Hal ini memunculkan pertanyaan lebih lanjut: Mengapa seorang Presiden RI tampak sungkan terhadap seorang mantan presiden yang dalam perjalanan kepemimpinannya menyisakan begitu banyak kontroversi, termasuk dugaan kebohongan publik? Apakah ada sesuatu di masa lalu yang membuat Prabowo merasa terikat pada Jokowi?

Publik pun bertanya-tanya, hingga kapan Prabowo akan mengikuti keinginan Jokowi, termasuk kemungkinan memberikan karpet merah bagi Gibran Rakabuming Raka di masa depan?

Jika ada asumsi bahwa keputusan ini didasarkan pada teori balas budi, maka teori tersebut justru keliru. Sebab, sejatinya, Prabowo memiliki jasa besar kepada Jokowi. Pada periode 2019-2024, Prabowo rela mengorbankan posisi oposisi politiknya demi menjaga stabilitas pemerintahan Jokowi.

Selain itu, banyak fakta yang memperkuat kritik terhadap kepemimpinan Jokowi, mulai dari dugaan penggunaan ijazah palsu hingga tindakan hukum yang sering kali mengandalkan diskresi politik yang bersifat sewenang-wenang. Dengan semua ini, jika Prabowo tidak bergabung dengan Jokowi pada 2019, sangat mungkin tekanan terhadap Jokowi untuk impeachment bisa meningkat, meski berisiko memicu kekacauan politik.

Namun demikian, gaya kepemimpinan setiap individu tentu berbeda. Saat ini, publik melihat beberapa langkah kebijakan Prabowo selama menjabat sebagai Presiden RI ke-8 cukup mengesankan. Misalnya, kenaikan gaji guru honorer, peningkatan upah buruh, serta evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti PIK 2 di Tangerang-Serang, Banten.

Dengan catatan bahwa kebijakannya tetap berpijak pada prinsip-prinsip rule of law, diyakini Prabowo akan terus mendapatkan dukungan luas lintas SARA dari mayoritas masyarakat Indonesia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kodim 0802 Ponorogo Jawa Timur Gelar Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Next Post

Paradox Pendekatan Pajak: Vietnam vs. Indonesia dalam Meningkatkan Pendapatan Negara

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Paradox Pendekatan Pajak: Vietnam vs. Indonesia dalam Meningkatkan Pendapatan Negara

Paradox Pendekatan Pajak: Vietnam vs. Indonesia dalam Meningkatkan Pendapatan Negara

Keberangkatan Outing Klas PKBM Hiama Depok ke Pelita Desa Ciseeng

Keberangkatan Outing Klas PKBM Hiama Depok ke Pelita Desa Ciseeng

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...