• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo dan Ilusi Perdamaian: Saat “Damai” Menjadi Alat Penghapusan Palestina

fusilat by fusilat
February 10, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Prabowo dan Ilusi Perdamaian: Saat “Damai” Menjadi Alat Penghapusan Palestina
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana(MDA)

Presiden Prabowo Subianto tampaknya sangat ingin dikenang sebagai pembawa perdamaian dunia. Pidatonya yang menggebu di Sidang Umum PBB, berjanji mengirim 20.000 pasukan perdamaian, penandatanganan Charter Board of Peace di Davos, hingga pernyataan kontroversial “perdamaian datang bila semua menjamin keamanan Israel” — semuanya dibungkus citra heroik seorang pemimpin yang berani mengambil peran di panggung global.

Namun, di balik kemasan itu, semakin terang bahwa ambisi legacy perdamaian justru menjadi celah kelemahan terbesar. Bukan karena niat buruk, melainkan karena lengah — atau mungkin sengaja memilih untuk tidak melihat ke belakang layar.

Board of Peace (BoP) yang digagas Donald Trump bukanlah forum perdamaian multilateral biasa. Struktur organisasi ini memberikan hak veto mutlak kepada Trump sebagai ketua, sementara Israel duduk sebagai anggota, sedangkan Otoritas Palestina nyaris tanpa suara signifikan. Video kritik yang kini beredar luas mengungkap narasi yang lebih gelap: BoP bukan sekadar badan pengawas pasca-perang Gaza, melainkan instrumen awal bagi tatanan global governance di mana Palestina tidak lagi menjadi negara berdaulat, melainkan wilayah yang dikelola seperti proyek korporasi.

Dalam visi itu, Trump dan lingkaran bisnisnya — termasuk menantu Jared Kushner — berperan sebagai “CEO global”. Gaza tidak lagi tanah air rakyat Palestina, melainkan “Gazan Riviera”: kawasan real estate mewah dengan resort pantai, gedung pencakar langit, dan infrastruktur modern yang menggusur penduduk asli. Palestina? Tinggal nama. Kedaulatan hilang, diganti model manajemen perusahaan di bawah kendali kekuatan transnasional.

Pernyataan ini bukan sekadar teori konspirasi liar. Dra. Suzie Sudarman, dosen Hubungan Internasional FISIP UI, telah memperingatkan bahwa BoP merupakan bagian dari desain historis global governance yang didorong kelompok Masonic-Zionis. Negara-negara, termasuk Indonesia, akan direduksi menjadi proyek bisnis, bukan entitas berdaulat. Indonesia, sebagai negara Muslim terbesar di dunia, hanya dibutuhkan sebagai “stempel legitimasi” agar agenda ini tidak terlihat terlalu gamblang sebagai pro-Israel murni.

Prabowo mengklaim keikutsertaan Indonesia di BoP bertujuan “counter-balance” Israel. Namun, dengan daya tawar yang minim, struktur BoP yang sangat dikendalikan Trump, dan Palestina yang hampir tanpa representasi, klaim itu terdengar seperti lelucon getir. Yang terjadi justru percepatan Pax Judaica — perdamaian di bawah dominasi Israel Raya, bukan perdamaian abadi dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan alinea keempat Pembukaan UUD 1945.

Ironi yang paling pahitnya adalah, seorang presiden yang berhasrat dikenang sebagai negarawan besar berisiko dicatat sejarah sebagai pemimpin yang — secara tidak sengaja atau sengaja — membantu membersihkan jalan bagi proyek yang menghapus Palestina sebagai bangsa merdeka.

Apakah Prabowo benar-benar tidak tahu? Atau ia tahu, namun memilih untuk tidak peduli demi ambisi legacy dan kedekatan dengan Amerika?

Waktu yang akan menjawabnya. Sayangnya, bagi rakyat Palestina, waktu itu mungkin sudah hampir habis.(MDA)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapitalisme Global: Hegemoni Elite Keuangan dan Langkah Strategis bagi Indonesia

Next Post

Ketua MA dan Ustaz di Kampung Maling

fusilat

fusilat

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Ketua MA dan Ustaz di Kampung Maling

Ketua MA dan Ustaz di Kampung Maling

Operasional Mesin Olah Runtah di Jawa Barat Dihentikan Usai Dikritik Menteri Lingkungan Hidup

Operasional Mesin Olah Runtah di Jawa Barat Dihentikan Usai Dikritik Menteri Lingkungan Hidup

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist