Abu Dhabi-Fusilatnews – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, pada Jumat (24/11/2024). Pertemuan ini membahas berbagai topik strategis, termasuk investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), kerja sama energi terbarukan, hingga upaya mendorong perdamaian global.
Isi Pembicaraan Presiden Prabowo dan Presiden MBZ
Dalam keterangannya kepada awak media sebelum bertolak ke Indonesia, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung produktif dan penuh semangat persahabatan.
“Saya menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden MBZ terhadap berbagai program strategis Indonesia, termasuk pembangunan IKN yang menjadi prioritas kita. Beliau juga menyatakan kesiapan UEA untuk meningkatkan investasi di sektor infrastruktur, energi hijau, dan teknologi di Indonesia,” ungkap Prabowo.
Selain isu investasi, pembicaraan kedua pemimpin juga mencakup:
- Kerja Sama Energi Terbarukan: UEA dan Indonesia sepakat untuk mempercepat kolaborasi dalam proyek energi surya dan inisiatif hijau lainnya sebagai bagian dari komitmen global terhadap perubahan iklim.
- Perdamaian Global: Presiden Prabowo dan Presiden MBZ berbagi pandangan tentang perlunya kerja sama internasional untuk mendorong stabilitas kawasan, terutama terkait konflik di Timur Tengah.
- Penguatan Hubungan Bilateral: Keduanya membahas peluang peningkatan perdagangan dan investasi di berbagai sektor, termasuk teknologi militer dan pendidikan.
Presiden MBZ, menurut Prabowo, menyampaikan kekagumannya atas kemajuan pesat yang dicapai Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo. “Beliau menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional dan global,” tambahnya.
Jadwal Kepulangan dan Agenda Selanjutnya
Setelah pertemuan, Presiden Prabowo langsung bertolak ke Indonesia dengan Pesawat Kepresidenan, yang dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Presiden Prabowo dijadwalkan memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB. Agenda rapat akan membahas implementasi hasil kunjungan kerja ke UEA serta evaluasi program prioritas pembangunan nasional.
Kunjungan ini diharapkan mempercepat realisasi berbagai kerja sama strategis antara Indonesia dan UEA, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam mendorong stabilitas dan kemajuan global.

























