• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Prabowo Gemoy – Bisakah Melompat Tinggi?

Janji Prabowo dan Realitas APBN: Logika yang Teramat Sederhana

Ali Syarief by Ali Syarief
May 20, 2025
in Economy, Feature, Layanan Publik
0
Prabowo Gemoy – Bisakah Melompat Tinggi?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Janji politik bisa menjadi kekuatan penggerak, tapi ia juga bisa menjadi ilusi yang berujung frustrasi jika tidak ditopang oleh logika ekonomi yang kokoh. Prabowo Subianto datang membawa berbagai program yang terdengar mulia: makan siang gratis, peningkatan kesejahteraan tentara dan guru, subsidi untuk rakyat kecil, dan transformasi ekonomi nasional. Namun mari kita pakai logika yang teramat sederhana: bisakah semua janji itu diwujudkan bila APBN tak cukup uang?

Sumber utama dana negara—pendapatan yang digunakan untuk membiayai program—berasal dari dua pos utama: pajak dan hasil bumi. Di tengah pertumbuhan ekonomi global yang melambat, gejolak harga komoditas, serta struktur ekonomi domestik yang masih timpang, andalan kita pada dua sumber ini sudah mulai kehabisan napas. Rasio pajak Indonesia stagnan, belum menembus 12% dari PDB. Bahkan, kebocoran dan penghindaran pajak masih menjadi persoalan klasik yang belum tuntas. Di sisi lain, ketergantungan kita pada ekspor komoditas mentah membuat penerimaan dari sektor hasil bumi sangat fluktuatif dan rentan terhadap pasar global.

Jadi, ketika semua saluran penerimaan negara menunjukkan batasnya, maka satu-satunya pintu yang terbuka lebar adalah: utang.

Tentu saja pemerintah bisa tetap ngotot menjalankan janji-janji besar dengan membiayainya lewat pinjaman. Tapi seperti kita tahu, utang bukanlah uang gratis. Ia datang dengan beban bunga dan kewajiban bayar yang terus meningkat. Saat ini saja rasio utang terhadap PDB sudah mengarah ke ambang waspada, dan lebih dari 25% belanja APBN kita sudah digunakan hanya untuk membayar bunga utang. Ini artinya, negara bekerja keras bukan lagi untuk rakyat, tapi untuk para pemberi pinjaman.

Sekarang mari kita tarik satu simpul sederhana: semua janji hanya bisa dilunasi bila ekonomi tumbuh tinggi, setidaknya di atas 6% secara konsisten. Sayangnya, sejak pandemi hingga kini, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus tertahan di angka 5%-an. Pertumbuhan seperti itu tidak cukup untuk menciptakan efek bola salju berupa peningkatan daya beli rakyat, penyerapan tenaga kerja, dan ekspansi usaha secara luas. Alih-alih, dengan pertumbuhan rendah, rakyat justru mengalami penurunan daya beli, ancaman PHK, dan makin terbatasnya peluang kerja.

Siklusnya jelas: ekonomi tumbuh lambat → konsumsi dan daya beli rakyat melemah → produksi turun → PHK meningkat → penerimaan pajak menurun → APBN makin sempit → utang makin besar → ruang fiskal makin sempit untuk membiayai program. Dalam logika awam pun, ini adalah lingkaran setan yang mustahil menciptakan perubahan positif tanpa perombakan struktural yang serius.

Jadi, apa gunanya janji-janji besar jika fondasi ekonominya rapuh?

Logika yang teramat sederhana ini seharusnya menjadi kesadaran kolektif: bahwa pembangunan bukan sekadar retorika politik, tapi soal keseimbangan antara keinginan dan kemampuan. Bila keinginan lebih besar daripada kemampuan, maka yang lahir bukan kemajuan, melainkan beban yang diwariskan ke generasi berikutnya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Awas! Covid – 19 Muncul Lagi, Beberapa Negara Asia Alami Lonjakan Kasus

Next Post

Ribuan Ojol Gelar Aksi 205, Tuntut Keadilan dan Revisi Regulasi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Tuntut Peningkatan Kesejahteraan Ribuan Ojol Unjuk Rasa di Patung Kuda Siang Ini,

Ribuan Ojol Gelar Aksi 205, Tuntut Keadilan dan Revisi Regulasi

Beberapa Perusahaan Berbasis Aplikasi Ojol, Umumkan THR untuk Mitra Pengemudi

Menyimak Tuntutan Driver Ojol Dalam Demonstrasi Hari Ini

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist