• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Presiden RI Tumbang Oleh Yang Tak Tertulis dalam UUD

Presiden dan Desakan Rakyat: Sejarah yang (Tak Pernah) Usai

Ali Syarief by Ali Syarief
June 4, 2025
in Feature, Politik, Sejarah
0
Presiden RI Tumbang Oleh Yang Tak Tertulis dalam UUD
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Indonesia punya sejarah panjang tentang presiden yang lengser bukan karena masa jabatannya usai, melainkan karena kombinasi antara tekanan politik, hukum, dan yang tak kalah penting: desakan rakyat. Di tengah euforia demokrasi, kita kerap lupa bahwa kekuasaan yang besar tidak hanya ditentukan lewat surat suara, tapi juga oleh suara-suara di jalanan.

Bung Karno: Sang Proklamator yang Terpinggirkan

Soekarno tidak pernah kalah dalam pemilu. Tapi ia kalah oleh konstelasi politik dan tekanan rakyat yang menggumpal sejak awal 1965. Setelah Tragedi G30S, kekuatannya merosot drastis. Rakyat, terutama mahasiswa, turun ke jalan. Tiga tuntutan mereka, yang kemudian dikenal sebagai Tritura, menggema: bubarkan PKI, turunkan harga, dan reshuffle kabinet.

Tekanan datang dari segala penjuru. Militer merapat ke Jenderal Soeharto. Sidang MPRS 1967 merampas kekuasaan Bung Karno lewat mekanisme hukum yang dipaksakan suasananya. Demokrasi terpimpin runtuh, bukan semata oleh hukum, tapi karena kekuatan massa rakyat yang sudah muak. Lengsernya Bung Karno adalah kombinasi politik, hukum, dan desakan jalanan.

Soeharto: Penguasa Orde Baru yang Diakhiri Reformasi

Tiga puluh dua tahun berkuasa, Soeharto tampak tak tergoyahkan. Tapi Mei 1998 menjadi titik balik sejarah. Mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR, jalan-jalan dipenuhi teriakan reformasi, dan ekonomi remuk oleh krisis moneter. Legitimasi politiknya tergerus cepat, loyalitas elite menipis, dan tekanan publik melonjak ke titik didih.

Soeharto akhirnya mundur bukan karena dikalahkan lewat pemilu, melainkan karena tak ada lagi yang bisa membendung gelombang rakyat. Ketika rakyat turun ke jalan, segala perhitungan politik jadi tak berarti. Hukum bahkan hanya menjadi stempel formal untuk apa yang telah diputuskan oleh desakan kolektif rakyat.

Habibie: Presiden Sementara yang Tak Diinginkan Partai

B.J. Habibie hanya 17 bulan menjabat. Dia mewarisi krisis dari Soeharto, membuka keran demokrasi, membebaskan media, membiarkan referendum Timor Timur, dan memperkenalkan otonomi daerah. Tapi pidato pertanggungjawabannya pada Sidang Umum MPR 1999 ditolak.

Ironisnya, penolakan datang dari partainya sendiri, Golkar. Partai yang dulu jadi tulang punggung kekuasaan Orde Baru enggan mempertahankannya. Bukan massa yang menggulingkan Habibie, tapi kekuatan elite politik yang merasa harus bergerak cepat mengatur ulang arah pasca-Soeharto. Habibie tumbang secara politis, bukan lewat pemakzulan atau pemilu, tapi karena tidak mendapat tiket untuk maju kembali.

Gus Dur: Dilengserkan Lewat Jalan Politik

Abdurrahman Wahid alias Gus Dur adalah presiden yang penuh paradoks: visioner tapi juga sering mengundang kontroversi. Pada 2001, DPR dan MPR memulai proses pemakzulan dengan alasan “menyelamatkan negara.” Dua memorandum dikeluarkan, hingga Sidang Istimewa MPR digelar.

Tapi semua orang tahu, ini bukan soal hukum semata. Proses pemakzulan Gus Dur lebih bersifat politis daripada yuridis. Konflik elite, tarik-menarik kepentingan, dan ketidakmampuan Gus Dur mengendalikan koalisi jadi pemicunya. Rakyat memang tidak turun besar-besaran seperti 1998, tapi tekanan elite politik saat itu tak kalah keras dan menentukan.

Rakyat Tak Pernah Diam

Empat kisah ini menunjukkan satu benang merah: kekuasaan presiden di Indonesia selalu berhadapan dengan kekuatan rakyat. Entah lewat demonstrasi massal, penolakan partai, atau manuver politik, yang menjatuhkan presiden bukan sekadar kotak suara atau konstitusi. Tapi gabungan dari kekuatan politik, hukum, dan rakyat yang menyuarakan ketidakpuasan.

Kita belajar bahwa pemimpin yang abai terhadap suara rakyat bisa dijatuhkan bahkan sebelum masa jabatannya selesai. Tapi kita juga diingatkan bahwa elite bisa menjegal seorang presiden, bahkan meski ia dipilih secara demokratis.

Di republik ini, rakyat tak hanya memilih pemimpin, tapi juga bisa mengakhiri kepemimpinannya—dengan atau tanpa mekanisme formal.

Jika hari ini kita melihat kekuasaan yang kokoh, sebaiknya kita ingat: sejarah Indonesia penuh dengan presiden yang tumbang oleh tekanan yang tak tertulis dalam UUD.

Dan itu bisa terulang kapan saja.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Lumbung ke Pasar Dunia: Saatnya Indonesia Ekspor Beras, Bukan Lagi Impor!

Next Post

Bagaimana Jadinya Indonesia Tanpa Korupsi? – Proyek Besar Peradaban

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowonisasi

July 26, 2026
Feature

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan
Economy

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Next Post
Disebut Tim Penyidik Kejagung Kembalikan Uang Korupsi BTS4G Rp 27 Miliar, Siapa Sosok S?

Bagaimana Jadinya Indonesia Tanpa Korupsi? - Proyek Besar Peradaban

Yaman, Lancarkan Serangan Rudal Balistik ke Bandara Ben Gurion

Pasukan Yaman Lancarkan Serangan Rudal Balistik ke Bandara Ben Gurion

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026
Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist