• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Puasa: To Find Inner Power, To Understand God

Ali Syarief by Ali Syarief
February 8, 2026
in Feature, Spiritual
0
Puasa: To Find Inner Power, To Understand God
Share on FacebookShare on Twitter

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Jika puasa hanya dimaknai sebagai jeda makan dan minum, maka ia akan berhenti sebagai ritual fisik yang kering makna. Padahal, di balik rasa perih di lambung dan kering di tenggorokan, puasa adalah jalan sunyi untuk to find inner power—kekuatan batin—dan sekaligus to understand the God—memahami Tuhan dengan cara yang lebih personal, lebih jujur, dan lebih dalam.

Dalam keseharian yang bising, manusia sering kali terjebak dalam ilusi kekuasaan diri. Kita merasa kuat karena harta, jabatan, kepintaran, atau pengaruh sosial. Puasa datang sebagai koreksi yang lembut tapi tegas: tubuh yang paling perkasa pun bisa goyah hanya karena tidak makan dan minum beberapa jam. Dari sini, puasa mengajarkan satu pelajaran dasar—manusia itu rapuh. Dan justru dari kesadaran akan kerapuhan inilah inner power mulai tumbuh.

Kekuatan batin bukanlah tentang menguasai orang lain, melainkan menguasai diri sendiri. Menahan amarah, menunda kesenangan, membungkam ego, dan menertibkan hasrat. Puasa melatih disiplin paling sulit: disiplin terhadap diri sendiri, bahkan ketika tidak ada yang melihat. Saat seseorang tetap berpuasa meski sendirian, di sanalah integritas spiritual diuji. Di titik itu, puasa berubah dari ritual sosial menjadi pengalaman eksistensial.

Puasa juga memperhalus kepekaan. Rasa lapar membuka empati. Haus menumbuhkan solidaritas. Kita mulai memahami bagaimana rasanya kekurangan, bagaimana rasanya menunggu, dan bagaimana rasanya berharap. Dari situ, puasa membongkar tembok kesombongan dan menggantinya dengan kerendahan hati. Inner power yang lahir dari puasa bukan kekuatan yang agresif, melainkan kekuatan yang tenang—a quiet strength.

Lebih jauh lagi, puasa adalah cara Tuhan “mengundang” manusia untuk mendekat tanpa paksaan. Dalam kondisi lapar dan lemah, manusia cenderung jujur pada dirinya sendiri. Doa-doa yang lahir saat puasa sering kali lebih tulus, lebih apa adanya. Bukan doa orang yang merasa hebat, melainkan doa hamba yang sadar akan ketergantungannya. Di sinilah puasa menjadi jalan to understand the God—bukan lewat konsep teologis yang rumit, tetapi lewat pengalaman batin yang sederhana.

Tuhan dalam puasa tidak hadir sebagai sosok yang jauh dan menakutkan, melainkan sebagai sumber ketenangan. Ketika keinginan duniawi direm, ruang batin menjadi lebih lapang untuk mendengar suara nurani. Puasa mengajarkan bahwa mengenal Tuhan bukan hanya soal banyaknya ibadah, tetapi tentang kedalaman kesadaran. Bukan soal seberapa lantang doa diucapkan, tetapi seberapa jujur hati berserah.

Pada akhirnya, puasa adalah perjalanan pulang. Pulang dari kesibukan dunia, dari ambisi yang melelahkan, dari ego yang tak pernah puas. Ia membawa manusia kembali pada hakikat dirinya: makhluk yang lemah namun bermartabat, kecil namun bermakna, rapuh namun diberi kesempatan untuk tumbuh.

Puasa mengajarkan bahwa kekuatan sejati tidak selalu lahir dari kemenangan, melainkan dari pengendalian diri. Dan pemahaman tentang Tuhan tidak selalu datang dari jawaban-jawaban besar, tetapi dari keheningan yang panjang. Dalam lapar, manusia menemukan dirinya. Dalam puasa, manusia menemukan Tuhan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Puasa Ramadhan dalam Cermin Sejarah: Membaca The Historical Fasting karya Sally Rose

Next Post

Puasa sebagai Junnah: Inner Power dalam Perspektif Teologi dan Tafsir Klasik

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Puasa sebagai Junnah: Inner Power dalam Perspektif Teologi dan Tafsir Klasik

Puasa sebagai Junnah: Inner Power dalam Perspektif Teologi dan Tafsir Klasik

Puasa, Kesehatan, dan Intermittent Fasting: Ketika Spiritualitas Bertemu Sains

Puasa, Kesehatan, dan Intermittent Fasting: Ketika Spiritualitas Bertemu Sains

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...