• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Rantai Minyak AS: Venezuela Direbut, Iran Dibom, China Dicekik

fusilat by fusilat
March 6, 2026
in Economy, Feature
0
Rantai Minyak AS: Venezuela Direbut, Iran Dibom, China Dicekik
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,  – Di balik dalih “menegakkan aturan internasional” dan “mencegah pendanaan terorisme”, Amerika Serikat tampaknya sedang menjalankan operasi sistematis untuk mengendalikan alur minyak global dan memukul ekonomi China, yang merupakan importir minyak terbesar di dunia.

Rantai peristiwa yang terpantau sejak 2019 menunjukkan pola berulang: negara produsen minyak yang tidak sejalan dengan kepentingan Washington ditekan, pasokan beralih ke China, lalu AS memblokir jalur baru tersebut—dengan kekerasan jika perlu.

Venezuela: Dimulai dari Penangkapan Maduro
Sejak sanksi terhadap PDVSA diperketat pada 2019–2020, China menjadi pembeli utama minyak Venezuela dengan diskon besar. Pada 2025, sekitar 4–8% kebutuhan minyak China dipasok dari heavy crude Merey Venezuela untuk kilang-kilang kecil (teapot refinery) di Shandong.

Namun akhir 2025, AS di bawah pemerintahan Donald Trump melancarkan operasi besar-besaran:
– Blokade terhadap shadow fleet (kapal tanker penghindar sanksi) yang mengangkut minyak Venezuela ke China.
– Penyitaan sejumlah kapal tanker di Karibia dan Samudra Hindia dengan tuduhan “mendukung IRGC Iran” atau “evasi sanksi”.
– Puncaknya, penangkapan Presiden Nicolás Maduro pada 3 Januari 2026 di Caracas. AS langsung mengambil alih kendali pendapatan minyak PDVSA dan mengalihkan ekspor ke “akun yang dikontrol Amerika”.

Akibatnya, volume impor minyak Venezuela ke China turun drastis pada Januari–Februari 2026.

China Beralih ke Iran
Dengan pasokan Venezuela yang terhambat, China langsung meningkatkan impor dari Iran yang juga terkena sanksi AS. Pada 2025 hingga awal 2026, Iran memasok 13–15% kebutuhan minyak China dengan diskon US$3–5 per barel. Minyak Iran sering “disamarkan” melalui pelabuhan Malaysia atau blending di laut untuk menghindari pelacakan.

Iran: Dari Target Sanksi Menjadi Sasaran Militer
AS segera merespons dengan eskalasi:
– Sanksi baru terhadap shadow fleet Iran (Desember 2025–Februari 2026), menyasar lebih dari 30 kapal, perusahaan, dan individu terkait ekspor ke China.
– Serangan militer gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026 yang menargetkan fasilitas minyak, nuklir, dan kepemimpinan Iran—dengan dalih “pencegahan nuklir” dan “menghalau agresi Iran”.

Akibatnya, ekspor minyak Iran ke China turun dari 1,1 juta barel per hari (bpd) menjadi sekitar 1 juta bpd pada Februari 2026. Harga minyak global melonjak, dan China terpaksa mencari alternatif, termasuk meningkatkan pasokan dari Rusia.

Dalih Resmi vs Realitas
Washington mengklaim tindakan ini untuk “menegakkan aturan sanksi”, “mencegah pendanaan terorisme oleh IRGC”, dan “melindungi sekutu seperti Israel serta negara-negara Teluk”. Namun pola yang terlihat justru menunjukkan strategi geopolitik energi:
– Memutus akses China pada minyak murah dari “musuh” AS (Venezuela, Iran).
– Memastikan pasokan minyak terkontrol untuk sekutu Barat.
– Menaikkan harga minyak sementara (AS sebagai eksportir neto justru untung dari kenaikan harga).
– Memberi tekanan ekonomi pada China, importir minyak terbesar di dunia (11–12 juta bpd).

Indonesia Kena Imbasnya
Sebagai importir minyak neto sekitar 1 juta bpd dan negara yang menguasai Selat Malaka—jalur alternatif jika Selat Hormuz terganggu—Indonesia langsung terdampak:
– Harga BBM melonjak tajam, subsidi APBN berpotensi jebol ratusan triliun rupiah.
– Inflasi pangan dan energi meningkat.
– Ekspor komoditas (CPO, nikel, batu bara) tertekan akibat perlambatan ekonomi global.
– Risiko eskalasi ke Laut China Selatan: Selat Malaka bisa menjadi target logistik militer, memaksa Indonesia memilih posisi.

Kesimpulan
Rantai ini bukan kebetulan. Ini strategi sistematis: Venezuela ditekan → China beralih ke Iran → Iran diblokade dan diserang. AS menyebutnya “menegakkan aturan”, tapi intinya adalah mencegah China memperoleh minyak murah dari negara-negara yang tidak sejalan dengan Washington. Iran, meski diembargo selama 47 tahun, tetap bertahan dan bahkan menemukan cadangan lithium baru—bukti bahwa kemandirian bisa menjadi senjata. Indonesia, yang kaya sumber daya alam namun masih bergantung pada kontrak asing, seyogianya belajar satu hal: kedaulatan energi adalah kunci, bukan menjadi pion dalam permainan besar perebutan minyak global. Jika tidak, kita akan terus menanggung getahnya tanpa mendapatkan manfaatnya.

Malika Dwi Ana

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AS Akui Kewalahan Hadapi Serangan Drone Iran, Tidak Semua Bisa Dicegat

Next Post

Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Muktamar ke-23 Al Washliyah

fusilat

fusilat

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Muktamar ke-23 Al Washliyah

Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Muktamar ke-23 Al Washliyah

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Global, Alarm bagi Keamanan Digital Nasional

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Global, Alarm bagi Keamanan Digital Nasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...