• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Rapor Buruk Kinerja Pemerintahan Jokowi: “Klaim Sukses di Tengah Kemiskinan Ekstrim”

Ali Syarief by Ali Syarief
May 23, 2024
in Economy, Feature, Layanan Publik
0
 Pemerintahan Jokowi dalam Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem – Indonesia Paling Tinggi di ASEAN Jumlah Penduduk Miskin

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintahan Presiden Joko Widodo, atau Jokowi, sering kali mengklaim berbagai keberhasilan selama dua periode terakhir. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan gambaran yang jauh berbeda. Di akhir masa jabatannya, Indonesia justru masih termasuk dalam daftar 100 negara termiskin di dunia. Data dari World Population Review dan gfmag.com menempatkan Indonesia pada posisi ke-73 dan ke-91 negara termiskin di dunia, berdasarkan pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita dan produk domestik bruto (GDP) serta keseimbangan kemampuan berbelanja (PPP).

Pada tahun 2020, GNI per kapita Indonesia hanya mencapai US$3.870. Angka ini menunjukkan betapa rendahnya pendapatan rata-rata per kapita di Indonesia, yang tentu saja berbanding terbalik dengan klaim pertumbuhan ekonomi yang sering dibanggakan. Meskipun Indonesia lebih baik daripada beberapa negara tetangga seperti Vietnam (urutan ke-82), Filipina (ke-72), Kamboja (ke-46), Myanmar (ke-45), dan Timor Leste (ke-29), posisi ini masih jauh dari yang bisa dibanggakan.

Pada tahun 2022, Indonesia berada di posisi ke-91 negara termiskin di dunia dengan GDP dan PPP sebesar US$14.535. Ini mencerminkan bahwa meskipun ada peningkatan dalam beberapa sektor, kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan masih jauh dari memadai. Kesenjangan ekonomi tetap menjadi masalah utama, dengan banyak warga yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Bank Dunia (World Bank) mengubah batas garis kemiskinan pada tahun 2022, yang menyebabkan sekitar 13 juta warga Indonesia yang sebelumnya berada dalam golongan menengah bawah kini jatuh miskin. Ini adalah cerminan langsung dari kebijakan ekonomi yang tidak efektif dalam mengangkat standar hidup sebagian besar rakyat Indonesia. Laporan ‘East Asia and The Pacific Economic Update October 2022’ mengungkapkan bahwa penurunan kesejahteraan ini memperlihatkan betapa rentannya ekonomi Indonesia terhadap perubahan kebijakan global dan domestik.

Ironisnya, di tengah berbagai klaim keberhasilan, pemerintah tampaknya gagal menghadapi masalah-masalah mendasar yang mengakar dalam perekonomian. Infrastruktur mungkin berkembang, tetapi jika tidak diiringi dengan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan masyarakat, hasilnya tetap akan timpang. Kenaikan harga kebutuhan pokok, pengangguran, dan ketidakstabilan ekonomi hanya akan memperparah kondisi ini.

Sebagai negara dengan potensi sumber daya yang besar, fakta bahwa Indonesia masuk dalam daftar 100 negara termiskin di dunia adalah sebuah ironi yang pahit. Ini menandakan bahwa kebijakan yang diambil selama pemerintahan Jokowi tidak berhasil secara menyeluruh dalam menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Perlu ada evaluasi mendalam dan perubahan mendasar dalam pendekatan ekonomi dan sosial agar Indonesia bisa keluar dari daftar negara termiskin dan benar-benar mencapai kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintahan mendatang harus belajar dari kesalahan ini dan fokus pada kebijakan yang benar-benar berdampak positif pada kesejahteraan rakyat. Tanpa perubahan yang signifikan, klaim-klaim keberhasilan hanya akan menjadi retorika kosong di tengah penderitaan nyata yang dialami oleh sebagian besar masyarakat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membacara Pikiran Bamsoet; “Rekonsiliasi Pasca Pemilu: Siapa yang Bertikai, Rakyat atau Elite?”

Next Post

Dimana Gerangan Bus Trans Jakarta Menghilang, Siapa Gerangan Menghilangkan?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Next Post
Dimana Gerangan Bus Trans Jakarta Menghilang, Siapa Gerangan Menghilangkan?

Dimana Gerangan Bus Trans Jakarta Menghilang, Siapa Gerangan Menghilangkan?

Ditreskrimum Polda Jabar, Tangkap Buron Kasus Pembunuhan Vina dan Rizky

Polisi Menduga Pegi Jadi Dalang Pembunuhan Vina

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist