• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Membacara Pikiran Bamsoet; “Rekonsiliasi Pasca Pemilu: Siapa yang Bertikai, Rakyat atau Elite?”

Ali Syarief by Ali Syarief
May 23, 2024
in Feature, Pemilu, Politik
0
Mencurigai Ide “Gila” Bamsoet Tunda Pemilu
Share on FacebookShare on Twitter

Pemilu dan pilpres di Indonesia sering kali memunculkan dinamika politik yang tajam, dengan kubu-kubu yang bersaing ketat untuk meraih dukungan rakyat. Namun, gagasan rekonsiliasi pasca pemilu, seperti yang diusulkan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), menimbulkan pertanyaan mendalam: apakah benar pemilu adalah ajang pertikaian yang memerlukan rekonsiliasi, dan siapa sebenarnya yang bertikai, rakyat atau elite politik?

Pemilu sejatinya adalah mekanisme demokratis yang memungkinkan rakyat untuk memilih pemimpin dan wakil mereka. Rakyat, melalui hak pilihnya, bebas menentukan pilihan tanpa harus terlibat dalam pertikaian yang merusak. Namun, kenyataannya, sering kali terjadi polarisasi yang tajam di antara pendukung kubu-kubu politik. Ini tidak terlepas dari peran elite politik yang kerap memanaskan situasi demi keuntungan politik.

Rakyat vs. Elite Politik

Rakyat Indonesia umumnya mampu menerima perbedaan pilihan politik tanpa harus terlibat dalam konflik langsung. Mereka telah terbiasa dengan proses demokrasi dan menghargai hak untuk memilih sesuai preferensi masing-masing. Konflik sering kali muncul bukan dari rakyat biasa, melainkan dari elite politik yang memanfaatkan perbedaan ini untuk menggalang dukungan dan memperkuat posisi mereka.

Elite politik memiliki kepentingan yang lebih besar dalam menjaga atau merebut kekuasaan. Mereka kerap menggunakan berbagai strategi, termasuk retorika yang memecah belah, untuk menggalang dukungan. Akibatnya, suasana politik menjadi tegang, dan rekonsiliasi sering kali diperlukan untuk meredakan ketegangan yang telah mereka ciptakan.

Gagasan Rekonsiliasi Bamsoet

Dalam konteks ini, gagasan Bamsoet mengenai rekonsiliasi nasional antara kubu 01, 02, dan 03 pasca Pilpres 2024 patut dicermati. Bamsoet telah mengklarifikasi gagasannya ini kepada elite Partai Gerindra, seperti Sufmi Dasco Ahmad, dan menegaskan bahwa partai politiklah yang akan menjembatani proses rekonsiliasi tersebut.

Namun, usulan ini mendapatkan kritik. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, misalnya, mempertanyakan kapasitas Bamsoet untuk menginisiasi rekonsiliasi tersebut, baik sebagai Ketua MPR maupun sebagai pribadi. Menurutnya, Bamsoet tidak memiliki kapasitas untuk mengatasnamakan lembaga MPR atau mewakili Partai Golkar secara pribadi dalam hal ini.

Apakah Rekonsiliasi Dibutuhkan?

Pertanyaan mendasar yang perlu dijawab adalah: apakah rekonsiliasi benar-benar dibutuhkan setelah pemilu? Jika yang bertikai sebenarnya adalah elite politik, maka rekonsiliasi seharusnya difokuskan pada mereka, bukan rakyat. Rakyat, yang telah menjalankan hak pilihnya dengan damai, tidak memerlukan rekonsiliasi. Mereka lebih membutuhkan kepastian bahwa pemimpin yang terpilih akan bekerja demi kebaikan mereka dan bukan terjebak dalam permainan politik elite.

Gagasan rekonsiliasi Bamsoet menyoroti kebutuhan untuk meredakan ketegangan politik yang diciptakan oleh elite. Ini adalah langkah yang baik jika dilakukan dengan tujuan murni untuk memulihkan harmoni politik. Namun, penting untuk memastikan bahwa rekonsiliasi tidak dijadikan komoditas politik pribadi, seperti yang dikhawatirkan oleh Habiburokhman.

Pemilu dan pilpres seharusnya menjadi pesta demokrasi yang mendewasakan bangsa. Rakyat Indonesia telah menunjukkan kematangan dalam berdemokrasi dengan memilih sesuai hati nurani mereka. Namun, ketika elite politik menciptakan pertikaian, rekonsiliasi di antara mereka menjadi penting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan demokrasi. Gagasan rekonsiliasi Bamsoet dapat menjadi langkah positif jika diimplementasikan dengan tulus untuk kepentingan bersama, bukan sekadar alat politik pribadi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terkait Kasus Pengeroyokan Wartawan, Wilson Lalengke Prihatin dengan Kebohongan Polda Lampung

Next Post

Rapor Buruk Kinerja Pemerintahan Jokowi: “Klaim Sukses di Tengah Kemiskinan Ekstrim”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong
Feature

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup
Cross Cultural

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Next Post
 Pemerintahan Jokowi dalam Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem – Indonesia Paling Tinggi di ASEAN Jumlah Penduduk Miskin

Rapor Buruk Kinerja Pemerintahan Jokowi: "Klaim Sukses di Tengah Kemiskinan Ekstrim"

Dimana Gerangan Bus Trans Jakarta Menghilang, Siapa Gerangan Menghilangkan?

Dimana Gerangan Bus Trans Jakarta Menghilang, Siapa Gerangan Menghilangkan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

August 4, 2026
Jangan Main Api! Kapolres Kudus Tegaskan Larangan Bakar Lahan, APAR hingga Water Cannon Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla

Jangan Main Api! Kapolres Kudus Tegaskan Larangan Bakar Lahan, APAR hingga Water Cannon Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla

August 4, 2026
TBH IPW Kembali Adukan Kombes IAH: Mengapa Kasus Ini Belum Juga Menemukan Kejelasan?

TBH IPW Kembali Adukan Kombes IAH: Mengapa Kasus Ini Belum Juga Menemukan Kejelasan?

August 4, 2026
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

August 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist