• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

REPUBLIK MOROWALI: NEGARA DALAM NEGARA YANG DIRESMIKAN JOKOWI

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
November 25, 2025
in Feature, Politik
0
REPUBLIK MOROWALI:  NEGARA DALAM NEGARA YANG DIRESMIKAN JOKOWI
Share on FacebookShare on Twitter

PENDAHULUAN

Hadirnya kawasan industri nikel PT Huabao Industrial Park (PT IHIP) di Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, telah membawa dampak serius bagi masyarakat sekitar. Alih-alih menghadirkan kesejahteraan seperti yang dijanjikan pemerintah melalui program hilirisasi, yang terjadi justru sebaliknya: penurunan kualitas kesehatan warga, hilangnya keanekaragaman hayati, merosotnya ekosistem laut, hingga tergerusnya ekonomi masyarakat lokal.

Masalah ini semakin diperparah karena industri tersebut masih bergantung pada PLTU captive—sumber energi yang memperburuk pencemaran udara dan lingkungan.

KONFLIK AGRARIA

Pembangunan kawasan industri nikel di Morowali sarat konflik agraria. Banyak warga kehilangan tanahnya melalui berbagai modus, mulai dari penyerobotan secara halus hingga penggusuran paksa.

Konflik memuncak pada 2022–2024 ketika 14 hektare lahan sawit milik warga Desa Ambunu digusur secara diam-diam pada malam hari tanpa pemberitahuan kepada pemiliknya. Jalan desa yang menjadi akses utama warga ke kebun kini justru dijadikan jalan hauling perusahaan.

Ketika warga mencoba mempertahankan haknya, perusahaan merespons dengan kriminalisasi dan gugatan hukum terhadap para tokoh masyarakat yang dianggap memimpin perlawanan.

20 Juni 2024, lima warga Desa Tondo dan Topogaro—Rahman Ladanu, Wahid/Imran, Hamdan, Safaat, dan Sadam—dipanggil Polda Sulteng atas aksi blokade jalan tanggal 11 Juni 2024. Pemanggilan mengacu pada UU No. 3/2020 Pasal 162 tentang Minerba.

10 Oktober 2024, lima warga Desa Ambunu—Abd Ramadhan A, Hasrun, Moh Rais Rabbie Ambunu, Makmur Ms, dan Rifiana Ms—juga dipanggil Polda Sulteng atas dugaan mengganggu jalan yang digunakan PT BTIIG, berdasarkan UU No. 38/2004 Pasal 63 ayat 1 jo Pasal 12 ayat 2.

Kriminalisasi ini menunjukkan bagaimana hukum dipakai sebagai alat pembungkaman terhadap warga yang memperjuangkan haknya.

PRAKTIK PENJAJAHAN MODEL BARU

Apa yang terjadi di Morowali menyerupai praktik kolonialisme modern. Tanah dirampas, ekosistem dihancurkan, warga dikriminalisasi, sementara pemerintah seolah menjadi pelindung kepentingan perusahaan, bukan rakyat.

Koalisi Anti-SLAPP yang terdiri dari WALHI Nasional, Greenpeace, WALHI Sulteng, AEER, Jatam Sulteng, Yayasan Tanah Merdeka (YTM), dan Pengacara Hijau Sulteng menuntut:

perlindungan terhadap hak dan keamanan warga,

penghentian intimidasi dan kriminalisasi,

evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan hilirisasi nikel,

pembatasan produksi demi mencegah kerusakan lingkungan lebih jauh.

MOROWALI: NEGARA DALAM NEGARA

Morowali kini layaknya wilayah otonom yang berada di luar kendali pemerintah daerah. Bupati, gubernur, hingga aparat negara sering kali tidak punya kuasa di kawasan industri tersebut. Ironisnya, institusi yang seharusnya melindungi warga justru menjadi alat pemaksa untuk mengamankan kepentingan industri.

BANDARA TANPA KEDAULATAN REPUBLIK INDONESIA

Dalam latihan gabungan TNI yang melibatkan Kopasgat, publik dikejutkan dengan temuan bahwa terdapat sebuah bandara di Morowali yang beroperasi tanpa kehadiran otoritas negara:

tanpa Imigrasi,

tanpa AirNav,

tanpa Bea Cukai,

tanpa Kepolisian,

tanpa otoritas resmi Republik Indonesia.

Bandara yang diresmikan Presiden Jokowi ini justru memperlihatkan betapa lemahnya kontrol negara terhadap pergerakan manusia dan barang di wilayah tersebut. Selama enam tahun, aktivitas keluar-masuk pekerja asing dan barang berjalan tanpa inspeksi resmi negara.

Pemerintah bahkan mengeluarkan UU Omnibus Law dan kemudian Perppu setelah putusan MK membatalkan sebagian isinya—kebijakan yang dianggap memberi karpet merah bagi operasi industri raksasa di Morowali.

Tanpa pengawasan negara, publik tidak tahu:

berapa banyak pekerja asing yang masuk,

barang apa saja yang keluar-masuk,

apakah ada narkotika, drone, atau bahkan senjata yang ikut masuk,

berapa besar nikel yang diambil,

dan berapa sesungguhnya bagian negara dari kekayaan itu.

Pengabaian terhadap AMDAL telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang masif—sebuah kejahatan ekologis yang tidak boleh tidak harus dipertanggungjawabkan.

KESIMPULAN DAN TUNTUTAN

Hentikan seluruh kegiatan pertambangan di Morowali sampai ada kepastian hukum, lingkungan, dan sosial.

Bentuk tim penegakan yudisial untuk memeriksa seluruh pekerja asing; yang tidak memiliki dokumen wajib dideportasi.

Lakukan audit lingkungan menyeluruh, hitung kerugian ekologis, dan bentuk pengadilan lingkungan.

Kembalikan tanah rakyat yang dirampas oleh PT IMIP dan korporasi terkait.

Adili pihak-pihak yang terlibat, termasuk pejabat dan purnawirawan jenderal yang menjadi beking praktik ilegal tersebut.

Audit produksi smelter PT IMIP, termasuk jumlah nikel yang dihasilkan dan porsi yang diterima negara.

Tinjau ulang seluruh perjanjian yang tidak setara, dan proses hukum para pembuatnya.

Bentuk badan pengamanan dan pengawasan khusus untuk memastikan tanggung jawab PT IMIP atas kerusakan lingkungan dan kewajiban finansial negara.

Bentuk Sishankamrata yang melibatkan ormas, pemuda, dan masyarakat untuk membantu aparat dalam memberantas pertambangan dan perusakan hutan ilegal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rahasiah Sukses H. Edin Komarudin – Membeli Menolong-Menjual Menolong

Next Post

Bandara Morowali: Enklave Penjajahan yang Diresmikan di Era Jokowi, Dibongkar Prabowo

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat
Economy

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

February 27, 2026
Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran
Economy

Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

February 27, 2026
Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia
Feature

Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

February 27, 2026
Next Post
Bandara Morowali: Enklave Penjajahan yang Diresmikan di Era Jokowi, Dibongkar Prabowo

Bandara Morowali: Enklave Penjajahan yang Diresmikan di Era Jokowi, Dibongkar Prabowo

Orkestra Polarisasi: Ketika Lima Kejutan Bekerja dalam Satu Desain Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian
Feature

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

by Karyudi Sutajah Putra
February 25, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Aku tak bisa membayangkan bila ini benar-benar...

Read more
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Badut-badut Politik

Badut-badut Politik

February 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

February 27, 2026
10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

February 27, 2026
Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

Jokowi & Prabowo, Keniscayaan yang “Mempercepat” Kehancuran

February 27, 2026
Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

Gaza, Board of Peace, dan Standar Ganda Diplomasi “Transaksional” Indonesia

February 27, 2026
AOTS: Online Seminar (Subsidized Program)

“AOTS E-Newsletter” is published by the Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS)

February 27, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Prabowo Mulai Tinggalkan Gibran? Ibarat Orang Buta yang Tiba-tiba Matanya Awas Lagi

February 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

PARADOKS PRABOWO: Kekuasaan Di Atas Rakyat

February 27, 2026
10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Massal Tanpa Identitas

February 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...