• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Resensi Buku: “Bila Kyai Dipertuhankan: Membedah Sikap Beragama NU”

Penulis: Hartono Ahmad Jaiz dan Abduh Zulfidar Akaha

fusilat by fusilat
October 22, 2025
in Feature, Spiritual
0
Resensi Buku: “Bila Kyai Dipertuhankan: Membedah Sikap Beragama NU”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Menyoal Otoritas dan Ketaatan dalam Nahdlatul Ulama

Buku “Bila Kyai Dipertuhankan: Membedah Sikap Beragama NU” karya Hartono Ahmad Jaiz dan Abduh Zulfidar Akaha merupakan karya yang berani dan kontroversial. Dengan bahasa lugas dan tajam, buku ini mengkritisi praktik keagamaan sebagian pengikut Nahdlatul Ulama (NU), terutama terkait posisi dan penghormatan terhadap kyai (ulama atau tokoh agama). Lebih dari sekadar kritik, penggunaan kata provokatif “Dipertuhankan” menegaskan kekhawatiran penulis akan penyimpangan substansial dalam praktik beragama.

Inti Kritik: Pengkultusan dan Ketaatan Buta

Buku ini memusatkan kritik pada dua isu utama: pengkultusan kyai dan ketaatan yang dianggap berlebihan.

1. Pengkultusan Kyai
Penulis berpendapat bahwa penghormatan sebagian Nahdliyin terhadap kyai telah melampaui batas kewajaran, bergeser menuju pengkultusan individu. Menurut buku ini, kondisi tersebut berpotensi mengalihkan fokus keimanan dari Allah SWT dan Rasul-Nya kepada sosok manusia, betapapun alimnya.

2. Ketaatan Buta
Selain itu, buku ini menyoroti sikap kepatuhan absolut terhadap setiap perkataan kyai, bahkan ketika bertentangan dengan akal sehat atau dalil yang lebih kuat. Ilustrasi ekstrem—“jika kyai mengatakan langit berwarna kuning maka kita harus mengatakan kuning”—menggambarkan kekhawatiran penulis terhadap hilangnya kemampuan meneliti (tathabbut) dan berpikir kritis dalam beragama. Kepatuhan tanpa batas ini, bagi penulis, menyerupai tindakan “mempertuhankan” kyai, karena hakikat ketaatan absolut hanya milik Tuhan.

Kritik atas Konsep Jihad dan Pembelaan Kyai

Buku ini juga menyoroti pemahaman jihad yang, menurut penulis, kadang disalahgunakan atau dilebih-lebihkan dalam konteks pembelaan terhadap kyai. Penulis menekankan bahwa tindakan berlebihan untuk “membela kehormatan kyai yang diganggu” berpotensi menyimpang dari makna jihad yang sesungguhnya. Kritik ini dimaksudkan untuk mengembalikan konsep jihad pada hakikat otentiknya, bebas dari sentimen personal atau kelompok.

Relevansi dan Kontroversi

“Bila Kyai Dipertuhankan” bukan buku yang netral, melainkan bersifat provokatif.

  • Nilai Positif: Buku ini menjadi cermin penting bagi internal NU dan komunitas Muslim pada umumnya, mengenai bahaya ghuluw (berlebihan) dalam beragama. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara penghormatan terhadap ulama dan kemurnian tauhid, mendorong praktik keagamaan yang kritis dan berbasis dalil kuat.
  • Kontroversi: Di sisi lain, judul dan gaya penulisannya yang keras berpotensi memicu reaksi defensif. Banyak pengikut NU berargumen bahwa penghormatan terhadap kyai merupakan tradisi santri-kyai yang mendalam, bukan pengkultusan, dan ketaatan buta bukan ajaran resmi melainkan penyimpangan oknum.

Kesimpulan

Buku “Bila Kyai Dipertuhankan: Membedah Sikap Beragama NU” merupakan seruan untuk kembali pada kemurnian tauhid dan praktik keberagamaan yang kritis. Meskipun disajikan dengan nada tajam dan cenderung satu sisi, buku ini berhasil memicu diskusi penting tentang batas otoritas spiritual, risiko taqlid berlebihan, dan praktik beragama yang potensial ghuluw. Buku ini cocok untuk pembaca yang tertarik pada studi pemikiran Islam, kritik sosial keagamaan, dan dinamika internal NU, namun harus dibaca dengan kesadaran akan perspektifnya yang sangat kritis dan kontroversial.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penjarakan Yusuf Mansur: Mengkomersialkan dan Menodai Ajaran Islam

Next Post

MASYUMI DUKUNG PRABOWO BERANTAS KORUPSI WARISAN JOKOWI

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
MASYUMI DUKUNG PRABOWO BERANTAS KORUPSI WARISAN JOKOWI

MASYUMI DUKUNG PRABOWO BERANTAS KORUPSI WARISAN JOKOWI

Korupsi Masuk Desa

Korupsi Masuk Desa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...