• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rocky Gerung yang Tak Lagi Menggerung

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 10, 2026
in Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Berkat Perseretuan PDIP vs Jokowi, PDIP Cabut Laporan Terhadap RG Terkait Sangkaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Rocky Gerung

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Rocky Gerung konon telah pamit dari program Indonesia Leaders Talk (ILT) setelah lima tahun mengisi zoom forum milik politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera itu. Dalihnya, Rocky akan sibuk mengurus sampah, termasuk “sampah politik”.

Diketahui, Rocky Gerung baru-baru ini menghadiri acara reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, bahkan sempat berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto. Rocky hadir untuk mendampingi sahabatnya yang dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. Rocky konon diminta Jumhur untuk membantunya.

Konsekuensinya, Rocky tidak hanya berhenti berbicara kritis di ILT, tapi juga mungkin di semua program diskusi yang menyuarakan oposisi. Rocky Gerung pun tak akan lagi menggerung.

Jika benar Rocky akan berhenti berbicara kritis terhadap pemerintah, yang kini dipimpin Prabowo, maka ada beberapa catatan yang perlu dikemukakan.

Pertama, ternyata tujuan dari semua aktivis politik, atau setidaknya mereka yang bersuara kritis terhadap pemerintah adalah kekuasaan. Ketika penguasa sudah memanggil, mereka akan ikut mengambil bagian kue kekuasaan yang telah dibagikan itu meskipun cuma secuil. Tak terkecuali Rocky Gerung yang merupakan seorang akademisi.

Lihat saja. Mereka yang kini duduk di kekuasaan sebagian adalah aktivis politik atau setidaknya mereka yang sempat bersuara kritis terhadap pemerimtah.

Ada Fadli Zon, Fahri Hamzah, Budiman Sudjatmiko, Hasan Nasbi, Mohamad Qodari, Jumhur Hidayat, Haikal Hassan dan sebagainya.

Haikal Hassan yang kini menjabat Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, dan merupakan pendukung fanatik Prabowo sejak 2014, itu bahkan jenaka.

Saat Joko Widodo menjabat Presiden, Haikal yang merupakan seorang pendakwah itu pernah berucap, ulama yang mendekat ke penguasa adalah lebih hina daripada lalat yang mengerubungi bangkai. Faktanya, ia kini bukan hanya mendekat kepada penguasa, melainkan menjadi bagian dari penguasa itu sendiri.

Kedua, ternyata kekuasaan itu menarik bagi siapa pun, entah akademisi apalagi politisi. Kekuasaan ibarat gula yang dikerubungi semut. Ada gula ada semut. Kekuasaan ibarat lampu yang mengundang kerumunan laron.

Ketiga, publik akan skeptis terhadap aktivis. Sekeras apa pun suara aktivis, publik akan menganggapnya sebagai angin lalu saja. Toh tujuan akhir mereka adalah kekuasaan. Ketika sudah mendapatkan kue kekuasaan mereka akan diam seribu bahasa. Ketika perut kenyang tak ada lagi suara kencang.

Keempat, tak akan ada lagi standar keteladanan bagi aktivis. Rocky Gerung yang seberani dan sekeras itu saja dengan mudahnya dibungkam dengan secuil kue kekuasaan.

Itu semua, sekali lagi, jika benar Rocky Gerung tak akan lagi bersuara kritis terhadap pemerintah karena sudah bergabung dengan kekuasaan.

Alhasil, menjadi apa pun, tujuan akhirnya adalah mendapatkan kue kekuasaan. Urusan perut, dan mungkin bawah perut.

Menjadi polisi, tujuan akhirnya adalah kekuasaan. Menjadi tentara, tujuan akhirnya adalah kekuasaan. Betapa banyak polisi dan tentara yang duduk di kursi kekuasaan.

Menjadi jurnalis, tujuan akhirnya adalah kekuasaan. Betapa banyak jurnalis yang duduk dan pernah duduk di kursi kekuasaan.

Menjadi aktivis, tujuan akhirnya adalah kekuasaan. Apalagi menjadi politisi.

Zoon politikon. Manusia adalah hewan berpolitik, kata Aristoteles (383-323 SM).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SUMPAH JABATAN 2004–2029: ANTARA KONSTITUSI DAN VISI-MISI POLITIK

Next Post

Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Pikiran Todung Mulya Lubis
Feature

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan
Feature

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026
Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal
Feature

Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

May 14, 2026
Next Post
Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

Ekonomi Tumbuh, Rupiah Tumbang: Negeri yang Dipuji Angka, Dihantui Kenyataan

Cinta atau Takut kepada Allah? - (Ketika Iman Tidak Lagi Diukur dari Seberapa Banyak Kita Tahu, Tetapi Seberapa Dalam Kita Menjaga Diri)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pikiran Todung Mulya Lubis

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026
Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

May 14, 2026

Lingkungan Bersih (Ketika Korupsi Tidak Lahir dari Orang Jahat, tetapi dari Sistem yang Membiarkan Celah)

May 14, 2026
Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

“Pulih 99 Persen”, Jokowi Siap Keliling Indonesia: Konsolidasi Relawan atau Pemanasan Politik Baru?

May 14, 2026
Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

May 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pikiran Todung Mulya Lubis

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...