• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Ali Syarief by Ali Syarief
May 16, 2026
in Economy, Feature
0
Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Ada anggapan bahwa mata uang yang lebih lemah akan membuat produk suatu negara lebih kompetitif. Logikanya sederhana: ketika rupiah melemah, barang produksi Indonesia menjadi lebih murah bagi pasar dunia sehingga ekspor bisa meningkat. Gagasan ini sering dipandang sebagai jalan untuk memperkuat industri nasional.

Namun ada pertanyaan yang lebih mendasar: apakah Indonesia sudah cukup mandiri untuk menikmati manfaat rupiah yang lemah?

Sebab dalam dunia ekonomi modern, sebuah mata uang tidak bekerja sendirian. Ia terhubung dengan utang, impor, biaya produksi, inflasi, dan daya beli masyarakat. Di titik inilah romantisme mengenai “rupiah lemah untuk memperkuat ekspor” sering berbenturan dengan kenyataan.

Ketika rupiah melemah, dampak pertama yang terasa adalah beban utang. Utang luar negeri yang menggunakan dolar otomatis menjadi lebih mahal ketika dikonversi ke rupiah. Nilai pokok utang tidak berubah dalam dolar, tetapi kewajiban yang harus dibayar dalam rupiah membesar. Negara, perusahaan, maupun sektor swasta akan merasakan tekanan yang sama.

Dampak berikutnya menyentuh jantung produksi nasional. Indonesia hingga kini masih bergantung pada impor berbagai kebutuhan strategis: mesin industri, bahan baku, komponen elektronik, energi, alat kesehatan, dan teknologi. Ketika dolar naik, harga seluruh komponen itu ikut naik.

Akibatnya, biaya produksi meningkat.

Ketika biaya produksi meningkat, perusahaan menghadapi pilihan yang sama-sama berat: menaikkan harga barang atau menekan biaya operasional. Jika harga dinaikkan, daya beli masyarakat tertekan. Jika biaya ditekan, efisiensi sering kali berujung pada pengurangan tenaga kerja, pengurangan investasi, atau penurunan kualitas produksi.

Gelombang berikutnya kemudian merambat ke kehidupan sehari-hari. Harga barang impor naik. Harga bahan baku naik. Biaya logistik naik. Inflasi bergerak naik. Pada akhirnya, masyarakat yang menjadi konsumen merasakan dampaknya melalui harga kebutuhan yang semakin mahal.

Karena itu, persoalannya bukan sekadar rupiah kuat atau rupiah lemah. Persoalannya adalah seberapa siap fondasi ekonomi kita.

Rupiah yang kuat tanpa produksi nasional yang kokoh dapat menjadikan negara hanya surga barang impor. Tetapi rupiah yang lemah di tengah ketergantungan impor yang tinggi juga dapat menjadi beban yang menekan seluruh sendi ekonomi.

Yang dibutuhkan bukan kurs yang ekstrem di salah satu sisi, melainkan rupiah yang stabil, sehat, dan ditopang oleh ekonomi yang produktif. Sebab kekuatan mata uang bukan diukur dari kebanggaan melihat angka di layar, tetapi dari kemampuannya menjaga industri tetap hidup, menjaga biaya produksi tetap rasional, dan menjaga rakyat tetap memiliki daya beli.

Pada akhirnya, mata uang seharusnya tidak hanya kuat di pasar keuangan. Mata uang harus kuat di dapur rakyatnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

Next Post

Hadis-hadis Tahayul

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sarjana Menganggur:  Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya
Economy

Sarjana Menganggur: Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

July 2, 2026
Bertanya, Mencurigai, dan Menduga Ijazah Palsu – Bukan Tindak Pidana
Feature

Bertanya, Mencurigai, dan Menduga Ijazah Palsu – Bukan Tindak Pidana

July 2, 2026
Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan
Feature

Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan

July 2, 2026
Next Post
Hadis-hadis Tahayul

Hadis-hadis Tahayul

Ketika Pencitraan Mengalahkan Kinerja: Demokrasi Sedang Dijebak Efek Elektoral Tipu-Tipu

Ketika Pencitraan Mengalahkan Kinerja: Demokrasi Sedang Dijebak Efek Elektoral Tipu-Tipu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

July 2, 2026
Sarjana Menganggur:  Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

Sarjana Menganggur: Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

July 2, 2026
Bertanya, Mencurigai, dan Menduga Ijazah Palsu – Bukan Tindak Pidana

Bertanya, Mencurigai, dan Menduga Ijazah Palsu – Bukan Tindak Pidana

July 2, 2026
Saat Umat Membutuhkan Persatuan: Silatnas Ormas Islam Lahirkan Deklarasi Nasional 2026

Saat Umat Membutuhkan Persatuan: Silatnas Ormas Islam Lahirkan Deklarasi Nasional 2026

July 2, 2026
Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan

Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan

July 2, 2026

​Ekosistem Fungsi Pengawasan Reversibel dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) ​(Membangun Akuntabilitas, Transparansi, dan Integritas sebagai Mesin Pembangunan Bangsa)

July 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

July 2, 2026
Sarjana Menganggur:  Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

Sarjana Menganggur: Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

July 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist