• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
May 16, 2026
in Birokrasi, Feature, Politik
0
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?
Share on FacebookShare on Twitter

Pemilu selalu datang dengan harapan. Orang datang ke tempat pemungutan suara bukan sekadar mencoblos gambar atau nama, melainkan menitipkan mimpi. Ada yang berharap hidup menjadi lebih mudah, ada yang ingin harga kebutuhan turun, ada yang membayangkan sekolah gratis, transportasi publik murah atau bahkan gratis, lapangan pekerjaan terbuka luas, dan pendapatan masyarakat meningkat. Harapan itu pula yang banyak dititipkan kepada Prabowo. Kata “perubahan” menjadi magnet yang menggerakkan keyakinan sebagian rakyat.

Ketika seseorang memilih seorang pemimpin, sesungguhnya ia sedang membeli harapan tentang masa depan. Mungkin ada yang membayangkan bahwa biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban yang mencekik keluarga kecil. Ada yang berharap anak-anak dapat bersekolah tanpa memikirkan pungutan ini dan itu. Ada pula yang membayangkan transportasi publik menjadi murah dan terjangkau sehingga rakyat kecil tidak lagi dipaksa memilih antara ongkos perjalanan dan uang makan keluarga.

Harapan lain pun tumbuh: harga-harga kebutuhan pokok lebih bersahabat, ekonomi membaik, dan penghasilan masyarakat meningkat seiring pertumbuhan negara. Di benak sebagian rakyat, perubahan bukan sekadar slogan kampanye; perubahan adalah meja makan yang tetap terisi, tagihan yang dapat dibayar, dan masa depan anak-anak yang terasa lebih pasti.

Namun persoalan besar dalam politik adalah jarak antara harapan dan kenyataan sering kali sangat jauh. Waktu berjalan, dan masyarakat mulai menilai bukan dari pidato, melainkan dari pengalaman hidup sehari-hari. Yang dirasakan rakyat bukan angka-angka dalam presentasi atau grafik ekonomi, tetapi harga beras di pasar, biaya sekolah anak, harga minyak goreng, ongkos hidup, dan daya beli yang semakin menurun.

Ketika nilai rupiah mengalami tekanan, dampaknya tidak berhenti pada angka di layar perdagangan mata uang. Konsekuensinya merembet ke mana-mana. Bahan baku impor menjadi lebih mahal, biaya produksi naik, dan akhirnya masyarakat kecil yang merasakan akibatnya. Harga kebutuhan pokok bergerak naik perlahan, sementara pendapatan sebagian masyarakat tidak bergerak secepat kenaikan pengeluaran mereka.

Di sisi lain, rasa kecewa juga lahir dari persoalan yang lebih mendasar: korupsi yang dianggap belum menunjukkan penurunan signifikan. Rakyat selalu berharap setiap pergantian kekuasaan menghadirkan keberanian baru untuk membersihkan penyakit lama bangsa ini. Sebab korupsi bukan sekadar perkara uang negara yang hilang. Korupsi adalah pencurian masa depan. Ketika anggaran pendidikan dikorupsi, masa depan anak-anak yang dirampas. Ketika anggaran infrastruktur dikorupsi, yang dicuri bukan sekadar beton dan semen, melainkan kesempatan masyarakat untuk hidup lebih baik.

Kemiskinan juga menjadi pertanyaan yang terus menggantung. Pertumbuhan ekonomi yang dipamerkan sering kali tidak selalu terasa sampai ke rumah-rumah sederhana di pelosok kampung dan sudut-sudut kota. Sebab bagi rakyat kecil, ukuran kesejahteraan sangat sederhana: apakah hidup hari ini lebih mudah daripada kemarin? Apakah kebutuhan pokok masih dapat dibeli? Apakah pekerjaan semakin tersedia? Ataukah justru bertambah sulit?

Mungkin dosa terbesar dalam politik bukanlah salah memilih seseorang. Sebab setiap orang memilih berdasarkan harapan terbaik yang dimilikinya pada saat itu. Tidak ada rakyat yang datang ke bilik suara dengan niat menghancurkan negaranya sendiri. Semua memilih karena keyakinan.

Dosa yang sesungguhnya mungkin terjadi ketika masyarakat berhenti mengawasi, berhenti mengkritik, lalu menyerahkan seluruh nasib bangsa kepada kekuasaan tanpa kontrol. Demokrasi tidak berhenti pada hari pencoblosan. Demokrasi justru dimulai setelah tinta di jari mengering.

Karena pada akhirnya, pemimpin datang dan pergi. Tetapi rakyatlah yang akan terus tinggal, memikul akibat dari setiap janji yang dipenuhi atau yang dikhianati. Dan dari situlah lahir pertanyaan yang paling sunyi: apakah kita sedang menikmati perubahan, atau hanya berpindah dari satu harapan menuju kekecewaan berikutnya?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026
Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...