Dalam penjelasan via video, menteri luar negeri Lavrov membantah cerita dari media AS/Inggris sebagai bagian dari ‘permainan politik’
Laporan bahwa Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dirawat di rumah sakit setelah kedatangannya di KTT G20 di pulau Bali Indonesia adalah “berita palsu tingkat atas,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
Zakharova, yang juga berada di pulau itu, mengatakan bahwa dia membaca cerita media AS dan Inggris dengan menteri luar negeri dan kami “tidak bisa mempercayai mata kami.”
Dalam tayanganvideo, Lavrov menunjukkan bahwa dia tidak berada di rumah sakit. Pejabat veteran itu menyamakan laporan itu dengan tuduhan palsu media Barat selama bertahun-tahun tentang kesehatan Presiden Rusia Vladimir Putin.
AP dan beberapa outlet Barat lainnya melaporkan pada hari Senin 14/11.2022 bahwa Lavrov dilarikan ke rumah sakit sangla Denpasar Bali. dengan masalah jantung tak lama setelah tiba di Bali.
Zakharova kemudian memposting klip pendek di Telegram, yang menunjukkan Lavrov duduk di teras kamar hotelnya dengan celana pendek dan kaus, mengerjakan dokumen.
Saat diminta mengomentari laporan tersebut, menteri mengatakan bahwa “ini adalah jenis permainan yang bukan hal baru dalam politik.”
Diplomat berusia 72 tahun itu menasihati jurnalis Barat “untuk lebih jujur, lebih sering melaporkan kebenaran” dan tidak terlalu berat sebelah saat meliput peristiwa yang berkaitan dengan Rusia.
KTT G20 akan berlangsung di Bali pada Selasa dan Rabu. Delegasi Rusia dipimpin oleh Lavrov setelah Presiden Vladimir Putin memutuskan untuk melewatkan perjalanan itu karena “kebutuhan untuk tinggal” di Rusia. Menurut Kremlin, juga tidak ada rencana bagi Putin untuk membahas pertemuan itu melalui tautan video.
Sumber RT News.























