• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sayonara Mulyono: Tragedi di Akhir Kekuasaan Jokowi

the end justifies the means

Ali Syarief by Ali Syarief
October 15, 2024
in Feature
0
*IRIANA DAN GIBRAN DALAM PERMAINAN CATUR JOKOWI*
Share on FacebookShare on Twitter

“Sayonara Mulyono – Semoga Tidak Jumpa Dengan Modelmu,” begitu bunyi penggalan lirik sebuah lagu yang mungkin tidak banyak dikenal, tetapi memiliki sentimen kuat yang mencerminkan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap Presiden Jokowi. Dengan gaya dan irama yang modern, lagu ini menggambarkan perasaan frustasi dan kekecewaan yang mendalam. Bukan hanya sebuah ungkapan penyesalan, tetapi juga sebuah simbol dari rasa sakit yang dirasakan rakyat terhadap pemerintahan yang akan segera berakhir.

Jarang sekali dalam sejarah politik Indonesia, seorang presiden menghadapi masa akhir jabatannya dengan sentimen negatif yang begitu tinggi. Bukan hanya sekedar menanti pergantian kekuasaan, tetapi juga muncul desakan untuk menyeret Jokowi ke meja hijau, bahkan beberapa pihak ekstrim menyerukan hukuman berat. Ini menjadi contoh yang sangat nyata bahwa ketika seorang pemimpin kehilangan kepercayaan rakyat, dampaknya akan sangat besar dan pahit.

Kasus Jokowi ini memberikan pelajaran penting bagi para pemimpin masa depan. Ketika seseorang berada di puncak kekuasaan, ada tiga hal yang sangat penting: kompetensi, prestasi, dan integritas. Ketiga aspek ini adalah pilar utama dalam mempertahankan legitimasi seorang pemimpin di mata rakyatnya.

Kompetensi adalah kemampuan untuk memimpin dan membuat keputusan yang tepat. Tanpa kompetensi, seorang pemimpin tidak akan mampu menavigasi tantangan-tantangan yang muncul selama masa jabatannya.

Prestasi adalah bukti nyata dari pencapaian yang dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat. Hal ini terkait erat dengan proyek-proyek yang berhasil diwujudkan, reformasi yang diterapkan, serta perubahan positif yang dihadirkan bagi kehidupan rakyat.

Integritas adalah fondasi moral dari seorang pemimpin. Sehebat apapun prestasi yang dicapai, tanpa integritas, semuanya akan hancur. Integritas adalah tentang honesty, transparency, and accountability – kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.

Ketika ketiga hal ini diabaikan, seperti yang dituduhkan pada pemerintahan Jokowi dengan isu fake diploma, kebijakan yang tidak populis, dan kegagalan dalam proyek-proyek besar seperti Ibu Kota Negara (IKN), hasilnya adalah kehancuran kepercayaan publik. Trust atau kepercayaan, sekali hilang, sangat sulit untuk diperbaiki, dan inilah yang dirasakan oleh Jokowi di hari-hari menjelang akhir masa jabatannya.

Bagi siapa saja yang ingin menjadi pemimpin, pelajaran ini sangat berharga. Menipu rakyat, menunjukkan arogansi, dan mengabaikan tanggung jawab moral hanya akan membawa pada kehancuran. Di era sekarang, masyarakat lebih kritis, lebih melek politik, dan lebih berani menyuarakan ketidakpuasan mereka.

Sebagai penutup, ada istilah yang relevan dalam situasi ini, yaitu “the end justifies the means” (tujuan menghalalkan cara). Namun, situasi yang dialami Jokowi menunjukkan bahwa dalam kepemimpinan, cara dan proses sangatlah penting. Ketika cara yang digunakan salah, hasil akhirnya hanya akan berupa kehancuran reputasi, dan dalam kasus Jokowi, mungkin saja berakhir dengan proses hukum yang panjang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Tunjuk Imam Masjid Istiqlal Jadi Menteri Agama

Next Post

Ajukan Nama Letjen Purn Herindra Presiden Jokowi Ganti Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Ajukan Nama Letjen Purn Herindra Presiden Jokowi Ganti Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN

Ajukan Nama Letjen Purn Herindra Presiden Jokowi Ganti Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN

Prabowo Siap Lanjutkan Program Pembangunan Jokowi

Sore  ini  Prabowo Panggil Calon Wamen dan Kepala Badan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist