Jakarta, Fusilatnews – Dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) di Jakarta, Kamis (26/1/2023). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian merangkap Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto menegaskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dihentikan pada 30 Desember 2022 oleh Presiden Jokowi dan kini memasuki masa transisi.
Pada masa transisi ini Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tetap berjalan sampai masyarakat mempunyai ketahanan terhadap serangan covid -19 “Itu sampai masyarakat resiliensi,” Kata Menteri Airlangga.
Menurut Menteri Hartarto, vaksin Covid-19 pun bakal tetap diberikan kepada masyarakat secara gratis.
“Penanganan pandemi Covid-19 termasuk vaksinasi akan terintegrasi dengan program kesehatan reguler di bawah wewenang Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait,” kata Hartarto dalam paparannya
Selanjutnya early warning indicator dan early warning system pandemi tetap dimonitor dan dikelola oleh Kementerian Kesehatan, sebagaimana berbagai indikator kesehatan lainnya.
Sedangkan Crisis Management Protocol Pandemi Covid-19 dapat kembali diaktifkan, jika kondisi kembali memasuki masa krisis.
“Masa krisis itu atas penilaian dan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” lanjutnya
Satgas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) juga melaporkan bahwa pada 2022 pemerintah menganggarkan Rp 455,62 triliun untuk program PC-PEN. Lalu yang terserap sebesar 91 persen atau Rp 414,5 triliun dengan fokus pemulihan konsumsi masyarakat dan investasi.
“Inflasi tetap terkendali 5,51 persen pada 2022. Ini hasil koordinasi usaha ekstra pemerintah pusat dan daerah, serta peran Kementerian Dalam Negeri juga sangat penting,” kata dia.
Tingkat pengangguran pun menurun menjadi 5,86 persen pada Agustus 2022. Kemudian penurunan kemiskinan menjadi 9,54 persen pada Maret 2022. dan meningkat sebesar 9,57 persen, meningkat 0,03 persen pada September 2022.

























