• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Setiap Jam 13 Warga Tewas karena TBC: Indonesia Jadi Target Uji Klinis Vaccine TBC?

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
May 23, 2025
in Health, News
0
Setiap Jam 13 Warga Tewas karena TBC: Indonesia Jadi Target Uji Klinis Vaccine TBC?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Setiap jam, 13 orang Indonesia meninggal akibat Tuberkulosis (TBC)—sebuah angka pilu yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kasus TBC terbanyak ketiga di dunia, setelah India dan China. Di saat dunia perlahan keluar dari krisis COVID-19, kita justru masih berkubang dalam tragedi senyap bernama TBC. Tapi mengapa tragedi ini nyaris tak terdengar?

Tiba-tiba, sorotan tertuju pada kunjungan Bill Gates ke Indonesia. Nama besar pendiri Microsoft ini tentu bukan asing. Lewat Bill & Melinda Gates Foundation, ia telah lama dikenal sebagai dermawan global dalam bidang kesehatan, termasuk dalam upaya eliminasi TBC. Kunjungannya digadang-gadang sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan penyakit menular di Indonesia. Namun, benarkah demikian?

Di Amerika Serikat, uji klinis untuk obat dan vaksin bukan urusan sepele. Prosesnya memakan waktu hingga satu dekade, dengan biaya miliaran dolar dan pengawasan ketat dari FDA. Tapi dunia tidak seluruhnya Amerika. Di banyak negara dunia ketiga, termasuk Indonesia, standar bisa ditawar. Protokol bisa disesuaikan. Dan manusia—yang miskin dan tak berdaya—bisa dengan mudah menjadi sukarelawan, bahkan tanpa benar-benar tahu risikonya.

Indonesia, dengan segala keterbukaannya terhadap kerjasama internasional, sering kali tampak lebih antusias pada kata “inovasi” daripada pada prinsip kehati-hatian. Kita pernah menyaksikan derasnya uji coba vaksin saat pandemi, dan kini, vaksin TBC dikabarkan tengah diuji di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, dengan dukungan sejumlah tokoh lokal yang bangga menjadi “pelopor kesehatan”.

Namun, pertanyaan mendasar yang harus diajukan adalah ini: mengapa Indonesia yang dipilih?

Jawabannya mungkin tidak mengejutkan: populasi besar, regulasi longgar, birokrasi lentur, dan elit yang mudah tergoda janji investasi. Di negeri ini, proposal yang rapi dan retorika kemanusiaan sering kali lebih efektif dari standar etik riset. Apa yang di Amerika membutuhkan waktu sepuluh tahun dan pengujian ketat, di Indonesia bisa dilakukan dalam waktu jauh lebih singkat.

Bill Gates mungkin datang membawa niat baik. Tapi niat baik di tangan sistem yang lemah bisa melahirkan kerusakan yang tak kasatmata. Indonesia bukan sekadar tempat uji coba—ia bisa jadi laboratorium sunyi dari ketimpangan global. Di balik jargon “kerjasama internasional” tersimpan realitas pahit: negara ini lebih siap menyerahkan rakyatnya untuk penelitian orang lain daripada meneliti demi rakyatnya sendiri.

Tentu, tidak semua kolaborasi asing harus dicurigai. Dunia memang membutuhkan gotong royong dalam menghadapi penyakit global. Tapi dalam kerjasama yang sehat, harus ada keseimbangan. Harus ada etika. Harus ada keberanian untuk berkata “tidak” bila rakyat dijadikan objek eksperimen yang tidak adil.

Ironisnya, di tengah angka kematian TBC yang mengerikan, Indonesia justru lebih sibuk menjadi bagian dari solusi global ketimbang menyelesaikan persoalan domestiknya. Kita bangga karena menjadi lokasi “penelitian internasional”, tapi lupa bertanya: apa manfaatnya bagi rakyat yang setiap jam kehilangan nyawa karena TBC?

Kita tidak kekurangan kematian. Kita kekurangan keberanian untuk bertanya: siapa yang sebenarnya diuntungkan dari semua ini?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hakim Kenakan Arloji Rp 1 M Ditegur Keras Ketua MA

Next Post

Konsumen Berubah, Ritel Berguguran

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo
Birokrasi

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan
Crime

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026
Feature

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Next Post
Konsumen Berubah, Ritel Berguguran

Konsumen Berubah, Ritel Berguguran

500 Ton Beras Bulog “Hilang”, DPR Desak Proses Hukum

Bulog Pecah Rekor, Tapi Mampukah Menjaga Cadangan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist