• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sistim PDIP kembali ke “Yang Pernah Terputus”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 12, 2023
in Feature, Politik
0
Terkait LGBT Pola Pikir Mahfud MD Keliru Berat!?
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis-Pengamat Politik Aliansi Anak Bangsa

SBY adalah negarawan. Ia juga seorang Purn. Jendral TNI. AD. Yakin Ia paham akan akar dan dasar politik PDIP,  yang mengimplemetasikan dan  mengaku sebagai pengikut Soekarno sejati.

Identitas politik PDIP, seperti yang tertuang dalam AD/ART partai dimaksud maka jelas itu adalah cita-cita dan perjuangan Bung Karno. Sementara sejarah mencatat, bahwa Bung Karno condong kepada paham terkait persahabatan dan kekaguman Soekarno kepada gerakan Partai Komunis.

Walau komunisme gaya baru saat ini, adalah komunis  kapitalism, namun tetap akar dasar visi dan misinya adalah komunisme.

Hal kecondongan PDIP nampak dari para kadernya yang sengaja dikursuskan atau menimba ilmu politiknya di negara RRC  sebagai Negara komunisme termaju saat ini selain Rusia.

Maka SBY yang partainya bermazhab nasionalisme modern tentu secara politik dan, mengingat asal muasal SBY dari Ketentaraan. TNI berprinsip  bahwa ” PKI atau Komunisme adalah bahaya laten negara ini “. Sisi lain SBY adalah menantu dari Letkol (Jend TNI. HOR) dari Sarwo Edhie penumpas PKI.

Serta sejarah politik berdasarkan data empirik, bahwa Partai Demokrat bersama PKS. Secara transparansi WO (walk out) meninggalkan ruang sidang, karena 2 (dua) kelompok ini menentang ” pengkedilan Pancasila oleh PDIP. dan Jokowi ” petugas partai PDIP. Untuk pengesahan RUU. HIP. (Rancanagn Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila) yang inisiasinya datang dari BPIP. (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).

Isi RUU HIP.  mengepres (atau meras-meras) Pancasila menjadi tri sila , lalu diparas lagi menjadi eka sila. Lalu eka sila disebut sebagai Gotong Royong. Sesuai Ide Soekarno didalam pidatonya pada tahun 1963.

Maka dengan praktik politik PDIP,  yang saat ini sebagai partai yang memngaku kaum proletary, atau dengan istilah proletariat, yang digunakan untuk mengidentifikasi kelas sosial rendah, anggota kelas tersebut disebut proletarian atau kekinian PDIP menyebut diri mereka sebagai partainya wong cilik “, ideologi yang mirip sosialisme, yang indikasi politiknya selalu berdekatan dengan komunisme.

Bahkan beberapa partai komunis menggunakan nama-nama seperti Partai Sosialis, Partai Buruh Sosialis, Partai Buruh, dan lain-lain. Partai-partai sosialis ini pada umumnya adalah partai-partai yang bersekutu dengan Moskow atau Beijing.

Sehingga secara historis benang merah pemberontakan PKI. 1948 di Madiun dan yang terbesar, pemberontakan yang dikenal sebagai Gestapu PKI. Atau Gerakan 30 September PKI. yang ditumpas oleh salah seorangnya adalah anggota perwira terkenal Mertua SBY, yakni Letkol Sarwo Edhie. Inilah faktor kedekatan PDIP dengan Sosialisme yang menimbulkan ketidak harmonisasian hubungan antara SBY dengan Megawati Soekarno Putri.

Adalah KPP hendaknya satu dengan yang lainnya,  kompak dari pada  bahayanya sejarah berulang dan bakalan sejarah kemudian, setelah fenomena politik dengan segala dinamika politik kontemporer over lapping, utamanya PDIP sulit melakukan upaya komunikasi politik dengan pola diskursus paralel, dengan kelompok islam moderat, yang tetap berpegang teguh pada nilai – nilai mulia daripada syar’i.

Tetapi PDIP justru dekat dan mudah membaur dengan kelompok tradisional, namun yang melulu mendukung gaya politik mereka, “sekedar menjadi corong penguasa dengan hak imbal balik jabatan pada beberapa tokoh-tokohnya”.

Dan saat ini, Megawati, berambisi kuat untuk kembali memenangkan pemilu Pilpres 2024-2028 melalui sosok petugas partai usungannya, Ganjar Pranowo, setelah Megawati berhasil mengusung petugas partainya Jokowi menjadi Presiden RI. selama 2 periode ( 2014-2019 – 2019-2024).

Namun, politik PDIP sulit diketahui dimana letak cikal bakal dari Leon Trotsky, (Teori Strotskysm) atau yang condong dengan metode Bolshevik, paham partai sosialis komunisme beraliran keras dengan menggunakan proporsional dan atau senjata. Atau PDIP. Gunakan pola menshevik, partai sosialisme yang lebih moderat atau lunak?

Maka dari sisi kacamata politik keserasian, jauh kemungkinannya bagi Partai Demokrat atau SBY akan meninggalkan Anies Baswedan yang nasionalis agamis, atau meninggalkan KPP (Koalisi Perubahan Untuk Persatuan) bersama PKS dan Nasdem. Namun oleh sebab, “ada banyak politik kekuasaan dan kepentingan, maka apapun hal bisa saja terjadi “.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PDIP Menolak Dituding Berniat Merusak Koalisi Perubahan

Next Post

Operasional Kereta Cepat Jakarta – Bandung, Mundur Lagi Dari Jadwal Yang Ditetapkan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Meski Kecepatan Dibatasi, KCIC Mulai Laksanakan Tahapan Uji Coba Kereta Cepat.

Operasional Kereta Cepat Jakarta - Bandung, Mundur Lagi Dari Jadwal Yang Ditetapkan

Mengkominfo Johnny G Plate Rabu Lusa Harus Menghadap  Kejagung Lagi Untuk  Diperiksa Lebih Dalam

Tersangka Mega Korupsi BAKTI Kominfo, Johnny G Plate Tawarkan Diri Jadi Justice Collaborator

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist